Showing posts with label partai. Show all posts
Showing posts with label partai. Show all posts

Thursday, July 17, 2014

Terima kasih Jokowi dan Selamat kepada anda Joko Widodo

Ini adalah bentuk ucapan terima kasih saya, kepada bapak Joko Widodo.
Saya sangat sangat berterima kasih.
Terima kasih Jokowi
Terima kasih Joko Widodo

1. Terima kasih Joko Widodo, berkat blusukan dan pencitraan anda, korupsi terbesar dari salah satu partai yang mengusung anda tidak muncul di permukaan. Hingga yang dibahas adalah sapi, masjid, bocor dan bocor. Nice!



2. Terima kasih Joko Widodo, berkat anda, "wayang" anda gembira. Seperti nya nanti jika anda benar terpilih menjadi presiden 2014-2019, "wayang" anda semakin senang. Nice


3. Terima kasih Joko Widodo, berkat anda umat muslim Indonesia terpecah belah. Ya gw sadar untuk nasrani, syiah, dan golongan lain gw nggak terlalu perduli. Tapi jujur aja, sampai ada "santri" yang menimbulkan kerusuhan dengan serangan ke salah satu kantor partai dari golongan bapak prabowo.

Pesantren Jokowi

4. Terima kasih Joko Widodo, berkat anda, bahkan kaum ulama tidak mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat. Padahal pilihan ulama adalah yang telah mereka pikirkan dengan baik untuk umat. Saya sangat berterima kasih.






5. Terima kasih Joko Widodo, berkat anda, jalan untuk kaum yang menentang agama anda (saya kurang faham anda non-muslim atau bukan islam, tapi ya sudahlah) akan terbuka lebar-selebarnya.



6. Terima kasih Joko Widodo, berkat anda, generasi muda Islam di Indonesia bahkan tidak faham tentang ajaran agamanya.


Lilin palestina? Penyusupan Ideologi kaum nasrani? Misa? karena jujur saya lihat ada yang beragama Islam(pakai kerudung). 

Biarlah, semoga tulisan saya dapat dibaca hingga yang mengikuti lilin itu sadar.
Munasharah atau demo disalahkan. Bukankah ada hikmah yang lebih indah dalam demo :
 Silahkan baca tulisan saya :


Dan ini untuk kalian para generasi muda yang pemahaman islam nya, (maaf) rendah hingga mau saja mengikuti tradisi nasrani

 
7. Terakhir, terima kasih joko widodo, berkat anda, saya terhindar dari dosa karena memilih pemimpin yang sebenarnya lebih menunjukkan sifat yang lebih mulia dibanding anda. Ini bukan persepsi yang datang dari masyarakat dan mempengaruhi saya. Namun, ini jujur persepsi yang datang saat saya melihat beliau menghentikan orasi nya saat adzan dzuhur. Dan itu sangat memukau karena beliau dapat membedakan antara kewajiban dunia dan akhirat.








 

Terima kasih, sangat sangat berterima kasih.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Intinya adalah, ini adalah ucapan terima kasih saya.
Jika ini fitnah, yah jasmev juga suka banyak berkata begitu.
Data diambil dari google, terutama images.
Semoga saja benar "Indonesia Hebat" seperti yang slogan anda katakan.
Semoga...



إِنَّمَا السَّبِيلُ عَلَى الَّذِينَ يَظْلِمُونَ النَّاسَ وَيَبْغُونَ فِي الأرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat dhalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat ‘adzab yang pedih” [QS. Asy-Syuuraa : 42].


Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ...
”Setiap orang di antara kalian adalah pemimpin, dan setiap orang di antara kamu akan dimintai pertanggungan jawab atas apa yang dipimpinnya...”.




Tulisan yang bagus : here



Wednesday, July 2, 2014

Pendukung Jokowi Brutal di Yogyakarta





Protes keras Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap tvOne memicu massa Partai Banteng itu untuk bertindak sendiri. Massa PDIP segel kantor tvOne Yogyakarta.
Pantauan merdeka.com pukul 22.15 Wib, Rabu (2/7), ratusan kader dan simpatisan PDIP berbondong-bondong mendatangi kantor tvOne di Jl Kenari, Perumahan Timoho. Massa menyegel kantor tersebut dengan menggunakan bambu yang melintang di pintu depan.
Sambil berorasi, massa yang marah atas pemberitaan tvOne juga meluapkan kekesalannya dengan mencorat-coret tembok kantor tvOne dengan cat semprot warna merah. Salah satunya, mereka menulis 'Jokowi bukan kader PKI', 'JKW-JK', 'tvOne anj**g', dan sebagainya.
Sampai berita ini diturunkan, polisi masih berjaga-jaga di lokasi tersebut. Dalam kerumunan massa tersebut terdapat juga elemen mahasiswa.
Sebelumnya, Sekjen Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo menyatakan protes keras terhadap salah satu program tvOne. Lewat seorang narasumbernya, kata Tjahjo, televisi milik Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie itu telah menyebut PDIP kumpulan orang-orang PKI. "tvOne yang melalui nara sumbernya mengatakan bahwa PDI Perjuangan merupakan partainya kumpulan orang-orang Partai Komunis Indonesia (PKI) dan kumpulan orang-orang yang tidak disukai oleh TNI," kata Tjahjo yang juga Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK usai memberi pengarahan di depan struktur partai Ketua 35 Kabupaten/Kota DPC PDI Perjuangan se-Jateng di Gedung Panti Marhen, Jalan Brigjen Katamso, Kota Semarang, Jawa Tengah Rabu (2/6) sore tadi.
Tjahjo menilai siaran tvOne itu merupakan fitnah dan mencederai harga diri partai. Selain itu, anggota Komisi I DPR ini menilai penyiaran seputar Pilpres 2014 yang dilakukan tvOne sudah tidak sesuai dengan kaidah-kaidah serta kode etik penyiaran.
"Sebut nama siapa yang merupakan kader PKI jangan asal sebut nantinya malah timbul fitnah," ungkapnya.

Sumber : here

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Remember, dont go full retard.
Orang Indonesia itu banyak yang bodoh, baik bodoh dari sisi akhlak maupun pikiran mereka.
Pemimpin dilambangkan dari tingkah laku pendukungnya.
Semoga orang-orang seperti ini memperoleh balasan setimpal dari yang maha kuasa.

ngomong2 tentang fitnah, itu metro, tribun, kompas, dsb nya nggak mau ikut diserbu?
oh ya, mereka mah nggak nyerang jokowi ya. fumu, fumu, begitu tho..


 

Saturday, June 28, 2014

Isi Surat Terbuka Tasniem Fauzia

Berhubung cari di google nggak ketemu. Saya akan share tulisan Tasniem Fauzia, anak dari bapak amien rais di blog saya. Semoga bermanfaat.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jika anda, siapa saja yang membaca ini kenal dengan Bapak Jokowi, Mohon sampaikan surat ini kepada beliau.

Suratku untuk Yang Terhormat Bapak Jokowi,

Yang saya hormati Bapak Jokowi calon presiden Indonesia,

Dear Pak Jokowi, ini adalah surat dari salah satu anak bangsa Indonesia, yang ingin menyatakan beberapa hal kepada bapak, semoga ketika bapak membaca surat ini, bapak sedang sendiri, dan bisa menggunakan surat ini untuk perenungan bapak secara pribadi.

Yang terhormat bapak Jokowi, ketika anda mengucapkan sumpah di bawah Al-Quran untuk menjadi gubernur DKI Jakarta, apakah anda masih ingat itu Pak? Mengapa bapak seolah-olah lupa dengan janji bapak kepada masyarakat dan juga janji bapak kepada Tuhan YME untuk melaksanakan tugas bapak hingga Jakarta beres?Saya hanya berharap Bapak masih ingat janji dan sumpah itu. Sebuah sumpah dan janji bukankah harus ditepati Pak…

Yang terhormat bapak Jokowi, apakah menurut bapak, menurut hati nurani bapak yang paling terdalam, bapak mampu memimpin 250juta manusia dan rakyat Indonesia? Sedangkan tanggung jawab di Jakarta saja belum terpenuhi, Bapak malah mau mencoba mengemban tanggung jawab yang lebih berat lagi? apakah anda yakin MAMPU mengemban amanat 250 juta rakyat Indonesia yang kebanyakan masih kelaparan ini bapak? Saya mohon bapak bisa menggunakan hati nurani Bapak,pikiran jernih Bapak, bertanya kepada diri sendiri “Apakah saya mampu? Apakah saya punya kapabilitas untuk menjadi pemimpin dari tugas dan amanah yang tidak main-main ini?”

Yang terhormat bapak Jokowi, saya mohon anda mau menanyakan kepada batin bersih dan batin suci bapak, untuk bertanya kepada diri sendiri, apakah jika nanti anda terpilih menjadi presiden, tidak akan ada lagi pengaruh dari Ibu Megawati di mana Bapak punya keterikatan yang sangat besar dengan beliau, bahkan kita semua tahu ketika beliau menyuruh anda menjadi capres, anda pun harus nurut kepada Ibu Megawati, dan melanggar sumpah bapak ketika menjadi gubernur Jakarta?

Bapak, mohon tanyakan kepada sanubari bapak yang terdalam, dari mana anda dan team anda akan mendapatkan dana yang begitu besar untuk melakukan program-program yang nanti akan anda implementasikan jika menjadi presiden, semua program yang bapak sebutkan ketika debat beberapa waktu silam, seperti pembelian drone, program kesehatan, pendidikan, dan lainnya itu semua, butuh dana, dan dari mana asalnya selain dari menaikkan pajak Pak? Kalau dari Pak Prabowo sudah sangat jelas, akan diamankannya kekayaan alam bangsa Indonesia yang bocor yang nilainya ribuan trilyun itu per tahunnya untuk dijadikan modal program-program kebaikan pendidikan dan kesehatan. Kalau dari Bapak, dari mana Pak dananya? Sedangkan sekarang APBN kita sudah dalam kondisi defisit?

Pak Jokowi, mohon anda tanyakan ke lubuk hati anda yang paling terdalam pertanyaan ini, "Apakah saya bisa berjanji kepada diri saya sendiri dan Tuhan YME untuk membela NKRI dari penjajahan asing dalam bentuk penguasaan kekayaan alam kita, sumber daya minyak, gas, tembaga, emas,semua tambang mineral kita, kekayaan darat, laut, udara Indonesia?" dan "Apakah saya sanggup dan punya keberanian untuk melakukan renegosiasi dengan pihak asing yang mengklaim pulau-pulau Indonesia sebagai daerah wilayah mereka?Apakah saya yakin saya punya kemampuan untuk memimpin dan mempertahankan keutuhan bangsa kita ini?"

Bapak Jokowi yang saya hormati, anda begitu disanjung-sanjung oleh Amerika, anda dimasukkan di majalah Fortune misalnya, dan kita tahu kebanyakan penguasa kekayaan alam di Indonesia ini adalah negara Amerika yang selalu memuji-muji anda. Apakah jika nanti anda harus duduk berdiplomasi dengan negara amerika atau negara adidaya mana pun yang telah menguasai hajat hidup kami orang banyak ini, anda bisa LEBIH mengutamakan kepentingan kami sebagai rakyat Indonesia? Pak Jokowi, ada satu hal yang Amerika lupa, Founding Father kita pernah berpesan kepada kita semua bangsa Indonesia: "Ingatlah...ingatlah...ingat pesanku lagi: Jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, atau dicacimaki asing, karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuja-puja asing, karna ia akan memperdayaimu"

Bapak Jokowi yang terhormat, ada satu pertanyaan yang sangat mengganjal batin kami, dalam karir Pak Jokowi beberapa tahun terakhir ini, Bapak sering blusukan ke tempat-tempat, dan sering diikuti dan diliput oleh wartawan. Pak Jokowi juga sempat masuk got dalam suatu acara, dan di situ banyak sekali wartawan meliput. Yang ingin saya tanyakan pak, dan ini mohon di jawab dengan hati nurani saja, apakah tidak terbesit sama sekali, bapak kemana-mana, sering ada wartawan yang meliput termasuk ketika masuk got ini, apakah ini ikhlas seutuhnya, atau karna di situ ada media supaya bisa jadi bahan cerita Pak? Bukankah akan lebih terpuji Pak jika blusukan-blusukan itu tidak perlu diliput dan disiarkan di semua media massa?

Bapak Jokowi yang saya hormati, kemarin di debat terakhir tentang Pertahanan bangsa, bapak bilang, “Akan kita bikin rame kalo ada yang mau ngeclaim wilayah kita jadi wilayah mereka”, dengan bapak bilang seperti ini, mohon tanyakan kepada hati bapak : "Apakah saya sanggup untuk mengorbankan jiwa dan raga saya sendiri untuk tumpah darah Indonesia seperti yang telah pak Prabowo lakukan berkali-kali dalam jejak hidupnya?"

Bapak Jokowi, semoga bapak mau merenungkan pertanyaan-pertanyaan, semoga anda berkenan menjawab surat ini dengan hati nurani bapak. Surat ini tidak perlu dibalas, surat ini hanya untuk perenungan pribadi anda sebagai bangsa Indonesia yang tentunya ingin Indonesia ini menjadi negara yang bermartabat, berdaulat, adil, makmur, dan rakyatnya tidak terjajah lagi oleh bangsa asing. Sekali lagi, tanyakan kepada diri sendiri "Apakah saya mampu?"

Surat tulus dari anak bangsa Indonesia,
Nijmegen,
26 Juni 2014
Tasniem Fauzia


 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Netizen di Indonesia belum sepenuhnya siap dengan Keran kebebasan yg melimpah yg berisikan perbedaan.
Setiap yg beda atau ada kritik, dibully atau dicaci krn dianggap telah menjelek2an atau menyebar fitnah meski dgn segudang data dan fakta... tentu bullyan dan cacian dilakukan atas nama kebebasan.. kebebasan yg kebablasan.
Hasbunallah wa ni mal wakiil...

Berhubung ada tanggapan yang sangat-sangat kasar, akan saya tuliskan dan masukkan disini






Sebegitu kasarnya kah tanggapannya?
Apa karena "hanya" capres yang didukungnya ditampakkan fakta sebenarnya, lantas hanya cacian yang diperoleh?
Luar biasa bangsa ini.

Lalu ada komentar yang menarik :
"......Tulis surat sana utk para pelaku koruptor..koruptor"


Mungkin dia belum lihat ini.
Yang ia dukung adalah calon yang diusung oleh partai terkorup.
Cerdas ya.

Mungkin para pendukung jokowi banyak yang terbutakan oleh fakta sebenarnya. Entahlah.

Apa anda membenci jokowi?
Oh tidak, secara jujur saya tidak membenci jokowi. Saya menyenangi pribadi beliau yang terlihat lebih sederhana sebagai pemimpin. Namun, kondisi diatas membuat saya mengurungkan keputusan saya untuk mendukung bapak calon presiden nomor 2 ini.

Boleh dibaca tulisan saya sebelumya :
koplakisme

Salam dua jari, salam copet :)

Thursday, June 12, 2014

Kata Ulama Mengenai Jokowi dan PDIP



Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah K.H.Tengku Zulkarnaen mengaku sangat kecewa dengan umat Islam yang memilih PDIP !!! .

“Saya sangat kecewa dgn ketidaktahuan masyarakat kita yang memilih PDIP dalam pemilu kemarin.

PDIP itu partai yang anti Islam.

“Semua RUU yang kita ajukan ke DPR dan berbau Islam, pasti PDIP menolak. UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah,UU Ekonomi Syariah mereka tidak setuju, UU Pornografi juga mereka tidak setuju.

Nah sekarang UU Jaminan Produk Halal untuk makanan dan obat-obatan mereka juga tidak setuju.”.

ini Partai Anti Islam !!!. Kenapa banyak Umat Islam yang tidak tahu?.

Kita semua harus ngomong,” jelas beliau.!

MUI yg memberi catatan utk PDIP, dg maksud utk mberi info kaitannya dgn Pilpres...

Jokowi yg mengusung PDIP, ada agenda di balik itu tentunya...

Ideologiny Sosialis, sangat tdk menguntungkan buat ummat Islam di Indonesia, bahkan sempat ada wacana kalau Jokowi jadi Presiden, Menteri Agamanya Jalaludin Rahmat, tokoh besar Syi'ah yg sekarang juga sdh masuk Parlemen.

Jika berkenan, mohon untuk keluarga kita diarahakn untuk tidak salah memilih pemimpin/Presiden sejak sekarang.

Memang diantara kedua calon belum ada yg ideal, yg membawa aspirasi ummat Islam dg total, tp paling tidak kita bisa memilih yg lebih berpihak kepada ummat Islam.

Kita bisa bayangkan jika Syi'ah mendapat tempat di Indonesia, umat Islam akan terpecah belah. Sebabnya MUI sdh memfatwakan bahwa Syi'ah itu sesat.

Kalau kita/umat Islam memilih Golput justru menguntungkann pihak PDI/Jokowi utk berkuasa, krn tdk dapat mengimbangi suara mereka, suka tidak suka, umat Islam baik yg Golput maupun yg memilih tetap dipimpin Sosialis.

Teruskan pesan ini ke sesama muslim.

Semua untuk INDONESIA MENJADI LEBIH BAIK.
***

Ya Allah, jangan biarkan NKRI jatuh ke tangan pemimpin yang tak amanah...

Hanya kepada-Mu kami bermunajat, mengemis untuk ummat Islam NKRI...

Kabulkanlah do'a kami ya Rabb


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Karena sebenarnya bukan dari sisi jokowi yang saya tidak suka, namun saya benci dengan partai di belakangnya. Yang banyak korupsi, banyak kebijakan yang bertentangan dengan Islam, dan sayangnya, masih banyak orang bodoh yang menutup mata terhadap fakta yang ada.
Entah karena kurangnya informasi, atau termakan oleh media-media sekuler.

Semoga bapak Jokowi tetap  menjadi gubernur Jakarta dan bapak Prabowo menjadi presiden Indonesia.

Ada sebuah gambar yang mencengangkan memang. Dan untuk validasitas nya silahkan anda cari di google karena banyak yang menyatakan seperti itu

 

Wednesday, April 16, 2014

Sebuah komentar menarik tentang pemilu

Saya menemukan komentar menarik dari salah seorang agan kaskus terkait hot thread hari ini 4/16/2014.

Link kaskus nya adalah sebagai berikut :
http://www.kaskus.co.id/thread/534757f818cb17b9408b46c4/rekap-pemilu-legislatif-2014/

Update sedikit tentang acara yang dimaksud link tersebut :

Acara yang dimaksud


Tanggapan yang diberikan agan Hansip.01 sangat menunjukkan alasan mengapa pemilu sampai sekarang tidak berubah. Berikut alasan beliau :

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kok sotoy sih? Narsumnya gak terkenal. Ini goal dan kepentingannya apaan ya? Lagipula seupdate apa nanti analisanya. Politik kan cepat berubah, mendingan ama berita online uang selalu update?

Banyak yang protes kenapa muka lama2 dan partai 'busuk' masih banyak dapat suara. Berbeda dengan persepsi media dan socmed. Itu karena pergaulan kita di socmed tidak merepresentasikan rakyat, masih jauh lebih banyak orang2 tua dan rakyat di pelosok yang tahunya cuman partai lama. Kemudian jangan lupakan satu lagi, money.
---

Btw, pemilu kali ini sama saja dengan pemilu2 sebelumnya, tidak bisa membawa indonesia keluar dari penjajahan ekonomi bank dunia. Indonesia, negara yang sejatinya kaya raya dipaksa berhutang, sda tergadaikan, pemimpin korup difasilitasi, media ditunggangi, pemikiran rakyat diserang lewat fun, kesehatan diserang lewat food, negara diserang lewat fund.

Roschild, pendiri cikal bakal bank dunia pada 1790 berkata : "biarkan aku mengurus ekonomi sebuah negara, maka tidak peduli siapa yang menulis hukum di negara tersebut"

Saat ini salut dengan presiden Rusia yang berani menolak dollar dan hutang bank dunia. Langkah yang sama, sejarah mencatat banyak tokoh yang dibunuh / digulingkan. Misalnya :
- JF Kennedy yang ditembak karena ingin pindah sistem dari uang berbasis hutang menuju uang berbasis emas
- Hittler dikeroyok Eropa pada PD2 karena mengusir bankir yahudi dan kembali ke uang berbasis emas. Perubahan sistem itu menyebabkan jerman menjadi negara besar pasca keruntuhan di pd1. Namun merrka akhirnya diperangi
- bung Karno ingin agar BNI menjadi Bank Central. Langkah ini menyebabkan bank dunia marah dan bung karno digulingkan melalui soeharto (cek aja sampai sekarang, Bank Indonesia itu tidak diatur oleh pemerintah, itu bukan milik Indonesia, cob baca sejarah dan peraturannya)
- gaddafi, saat ingin menghapuskan uang berbasis hutang, akhirnya pecah arab spring, digulingkan.
- Libya yang menolak bank central, diserang. Pasca kekalahan Libya, langsung berdiri bank sentral disana.
- Saddam Husein yang mencetuskan uang berbasis emas (bukan hutang/riba) juga masuk dalam list

Walaupun diancam perang oleh Amerika, Mudah2an langkah rusia bisa bertahan lama dan membuktikan kepada warga dunia bahwa lepas dari riba adalah yang terbaik, termasuk Indonesia.
---

Kenapa Indonesia dengan pemilu begitu2 aja? Ya karena sistem demokrasi ini alat amerika untuk mengontrol negara.

Demokrasi pada ranah filosofi sebenarnya punya cacat karena keputusan ada ditangan orang banyak, harusnya keputusan itu harus selaras dengan kebenaran. Di demokrasi suara 1 perampok sama dengan suara 1 professor. 2 suara mucikari mengalahkan 1 suara ulama. Itulah demokrasi.

Efek demokrasi, kalau mayoritas setuju, ya zina dilegalkan. Nikah sejenis disahkan negara (cek amerika, ntar akan mrnjalar ke kita). Di kita udah mulai terasa, zina mulai dihalalkan, kalau pasangan ga menuntut pidana ya orapopo, dsb dsb.

Lagipula demokrasi ga jujur2 amat. Buktinya mesir, pemenangnya ga sesuai ama selera amerika, ya diturunkan paksa dengan militer. 150 pendemo yang menolak kudeta dihukum mati massal. Padahal mereka bukan penjahat, bukan maling, bukan kriminil. Saat2 menunggu eksekusi, mereka sholat berjamaah, tadarrus quran, dll. Lalu mengapa mereka ditangkap dan dieksekusi massal. Begitukah paham demokrasi?

So, masih berharap banyak akan demokrasi?
Bahkan dedengkotnya demokrasi ga bisa menjamin kesejahteraan rakyatnya. Cek aja tingkat kriminalitas dan kejahatan seksual di negara kiblat demokrasi sana. Bahkan pimpinannya dikendalikam oleh segelintir orang. Warganya saja sudah gerah, coba lihat di youtube, demo mengenai penjajahan ke negara2 lain (jangan ikut campur maksudnya), demo mengenai sistem riba perbankan, konspirasi, dll.

Balik lagi, Demokrasi = keputusan berdasar suara terbanyak. Sedangkan di Indonesia, suara bisa dibeli dengan murah. Jadi, dimana nilai kebenaran ditempatkan dalam demokrasi?


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

jujur ane benci dengan apa yang terjadi terhadap indonesia dan penghuninya sekarang.
Banyak orang yang bodoh dan kolot hingga untuk mencari informasi tidak ada perkembangan dari dulu hingga sekarang.
Entahlah, mungkin pindah ke luar negeri adalah sebuah pilihan.
Entahlah, entah sampai kapan orang-orang yang tak berpengetahuan dapat diberikan pemahaman lebih jauh mengenai apa yang terjadi terhadap negeri ini.

Ane publish tulisan ini untuk anda;
Yang pikirannya sudah tertutup,
Yang pikirannya tidak menyadari realita yang terjadi,
Yang pikirannya kolot dan hanya mengangguk-angguk tanpa alasan.



Monday, April 14, 2014

Kenapa ada nama Jokowi di soal UN?

Sumber : kaskus.co.id


udah curang di lembar C1 ....eh sekarang malah nyusup ke soal UN

ckckckckkckck


UPDATE

untuk sementara baru ada berita ini doank...tumben yang ginian media mainstream agak lama ngeberitain ...

BSNP: semestinya tidak ada soal UN tentang Jokowi

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Prof Dr Edy Baskoro mengatakan seharusnya tidak ada soal mengenai politik praktis pada soal Ujian NasionaL (UN).

"Semestinya tidak ada soal mengenai Jokowi itu," ujar Edy di Jakarta, Senin.

Di berbagai jejaring sosial seperti Twitter ramai diberitakan mengenai soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia yang membahas mengenai biografi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi.

"Prinsipnya soal itu harus netral," kata dia.

Dalam membuat soal, kata dia, ada kisi-kisi mengenai soal UN tersebut. Kemudian dilakukan seleksi kembali.

"Saya akan melakukan pengecekan terhadap hal itu," jelas dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh juga mengatakan akan segera melakukan pengecekan terhadap hal itu.

"Nanti saja komentarnya, kami akan cek dulu," kata Mendikbud.

UN tingkat SMA/SMK/MA dilangsungkan dari Senin (14/4) hingga Rabu (16/4).

Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Biologi untuk IPA dan Geografi untuk IPS.

Sebelumnya, saat ujian akhir SMA di Tangerang juga terdapat nama partai politik yakni Partai Keadilan Sejahtera.

Dalam soal ujian itu, nama PKS menjadi salah satu jawaban dari soal mata pelajaran IPS.
Editor: Fitri Supratiwi

UPDATE JOKOWI NGELES

Jokowi Tak Tahu Ada Soal UN tentang Dirinya

Jakarta - Siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) menghadapi Ujian Nasional (UN) secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, hari ini, Senin (14/4).

Pada hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Biologi untuk IPA dan Geografi untuk IPS.

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, terselip pertanyaan berkaitan dengan partai politik dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pertanyaan tersebut ada dalam soal ujian di Jawa Tengah.

Ketika ditanya mengenai adanya soal bahasa Indonesia yang menyangkut dirinya, pria yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan tidak tahu menahu mengenai hal itu. Justru dia meminta wartawan untuk menanyakan langsung pada pihak yang membuat soal-soal tersebut.

“Nggak tahu saya. Nggak tahu, tanya yang buat. Siapa yang buat soal itu, ya tanya yang buat lah,” kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (14/4).

Mantan Wali Kota Solo ini menyayangkan adanya soal yang menyangkut tentang dirinya. Dia lebih setuju, soal-soal dalam mata pelajaran bahasa Indonesia tersebut lebih mengarah pada pahlawan nasional.

“Tapi mestinya pertanyaan itu kalau masalah tokoh. Sebenarnya lebih bagus yang berkaitan dengan pahlawan nasional. Ya kan, apa dari Aceh, Maluku, dari daerah yang lain. Saya kira lebih relevan. Sehingga jejak sejarah lebih tertanggap oleh anak-anak kita,” ujarnya.

Dalam soal mata pelajaran di Jawa Tengah terdapat teks kutipan biografi Jokowi dalam naskah soal UN SMA. Teks ini menjadi bahan untuk dua pertanyaan.

Inilah kutipan teks biografi tersebut :

“Ir. H. Joko Widodo lahir di Surakarta, 21 Juni 1961, merupakan alumnus UGM. Sejak 15 Oktober, Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI. Tokoh yang jujur dan selalu bekerja keras ini dikenal dengan gaya blusukannya ke pelosok ibu kota. Berbagai penghargaan telah beliau raih, antara lain ia termasuk salah satu tokoh terbaik dalam pengabdiannya kepada rakyat.”

“Sebagai tokoh seni dan budaya, beliau dinilai paling bersih dari korupsi. Namun demikian, usahanya di bidang Upah Minimun Provinsi (UMP) mengalami kendala oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya saat sidang berlangsung. Buah dari pertemuan tersebut dewan pengupahan menetapkan UMP sebesar Rp2,2 juta”

Dua pertanyaan yang harus dijawab peserta UN, adalah, pada nomor 15, tertulis “Keteladanan Jokowi pada kutipan wacana tersebut adalah” dan “Masalah yang dihadapi tokoh Joko Widodo berdasarkan paragraf tersebut adalah”.

http://www.beritasatu.com/nasional/1...g-dirinya.html

UPDATE KEMENDIKBUD DAN MENTRI PENDIDIKAN NGGA TAU ??

VIVAnews - Beredarnya foto yang menunjukkan sebuah soal ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk tingkat SLTA/sederajat dengan isi narasi yang menyanjung-nyanjung sosok calon presiden PDIP, Joko Widodo, cukup mengejutkan.

Bila benar, maka soal tersebut bisa diindikasikan sebagai kampanye terselubung. Karena siswa-siswa yang mengerjakan soal tersebut secara usia sudah mempunyai hak pilih dalam Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mohammad Nuh mengaku belum melihat soal UN yang diindikasikan sebagai sebagai kampanye terselubung tersebut.
"Saya belum lihat itu. Nanti saya lihat dulu. Kita akan membuat itu sebagai catatan bagi pembuat soal. Oleh karena itu beri waktu kita. Sebenarnya ada standarnya dalam pembuatan soal itu," kata M Nuh saat sidak pelaksanaan UN Kejar Paket C di Lapas Anak Pria Tangerang, Senin, 14 April 2014.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Furqon, yang juga ikut mendampingi dalam sidak pelaksanaan ke Lapas Anak Tangerang juga mengaku belum melihat isi soal UN yang dipermasalahkan itu. "Nanti kita coba lihat dulu ya. Saya belum bisa bekerja sebelum saya melihat langsung," ujar Furqon.

Furqon mengatakan, dalam menyusun soal untuk UN seharusnya bersikap netral dan mengambil materi dari buku-buku pelajaran maupun soal ujian siswa. Disamping itu Ia menegaskan soal dalam UN juga harus bebas dari apapun yang berbau politik praktis.

"Dalam menyusun soal kita punya kisi-kisi. Penyusunan soal itu semuanya mengacu pada kisi-kisi yang telah disepakati, kemudian dibuat soalnya oleh tim yang dibentuk BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Jadi sebenarnya harusnya bebas dari politik praktis," tegasnya.

Ia sendiri belum mengetahui mengapa soal tersebut bisa lolos ke naskah soal UN. "Kita belum tahu, ya makanya nanti akan saya analisis dulu mengenai persoalan ini. Mau kita analisis kenapa bisa terjadi. Kita belum bisa ambil kesimpulan saat ini," ujarnya.

Perihal narasi Jokowi dalam soal ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia diunggah pertama kali ke situs jejaring sosial twitter oleh @AliPopalia. Sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan belum bisa dihubungi. (umi)

http://nasional.news.viva.co.id/news...ujian-nasional


****
Bodoh ya. Lelah juga melihat banyak makar dan permasalahan negeri ini. Kalaupun ini bukan makar, maka maafkan saya karena menyebarkan tuduhan tanpa sebab. Namun jika ini makar, semoga sang pembuat makar mendapat ganjaran setimpal atas apa yang telah diperbuatnya. 

Monday, September 24, 2012

Sebuahh Kutipan dari Ustadz Rahmat Abdullah

Foto diambil dari Islamedia

Berikut ana mau share tentang suatu perkataan dari ust. Rahmat Abdullah(Alm.)
Semoga dengan membaca ini semakin memperkokoh kita di jalan dakwah yang semakin berliku..


Aku rindu zaman ketika halaqoh
adalah keperluan,
bukan sekedar sambilan apalagi
hiburan …

Aku rindu zaman ketika mambina
adalah kewajiban
bukan pilihan apalagi beban dan
paksaan …

Aku rindu zaman ketika dauroh
menjadi kebiasaan,
bukan sekedar pelangkap pengisi
program yang dipaksakan …

Aku rindu zaman ketika tsiqoh
menjadi kekuatan,
bukan keraguan apalagi
kecurigaan …

Aku rindu zaman ketika tarbiyah
adalah pengorbanan,
bukan tuntutan, hujatan dan
obyekan….

Aku rindu zaman ketika nasihat
menjadi kesenangan
bukan su’udzon atau
menjatuhkan …

Aku rindu zaman ketika kita
semua
memberikan segalanya untuk
da’wah ini …

Aku Rindu zaman ketika nasyid
ghuroba
manjadi lagu kebangsaan…

Aku rindu zaman ketika hadir liqo
adalah kerinduan
dan terlambat adalah kelalaian …

Aku rindu zaman ketika malam
gerimis
pergi ke puncak mengisi dauroh
dengan uang yang cukup2
dan peta tak jelas …

Aku rindu zaman ketika seorang
ikhwah
benar-benar berjalan kaki 2 jam
di malam buta sepulang tabligh
da’wah di desa sebelah …

Aku rindu zaman ketika pergi liqo
selalu membawa infaq, alat tulis,
buku catatan
dan qur’an terjemah ditambah
sedikit hafalan …

Aku rindu zaman ketika binaan
menangis
karena tak bisa hadir di liqo …

Aku rindu zaman ketika tengah
malam pintu diketuk
untuk mendapat berita kumpul di
subuh harinya …

Aku rindu zaman ketika seorang
ikhwah
berangkat liqo dengan wang
belanja esok hari untuk
keluarganya …

Aku rindu zaman ketika seorang
murobbi
sakit dan harus dirawat,
para binaan patungan
mengumpulkan dana apa adanya


Aku rindu zaman itu …

Ya Rabb …
Jangan Kau buang kenikmatan
berda’wah dari hati-hati kami …

Ya Rabb …
Berikanlah kami keistiqomahan di
jalan da’wah ini …

KH RAHMAT ABDULLAH

Thursday, August 9, 2012

PKS(PK) engkau dulu dan kini.-Sebuah kritik dari saya untukmu para kader-

PKS, sebuah partai  dengan basis dakwah dan merupakan singkatan dari Partai Keadilan Sejahtera. Partai yang mengusung tag, “bersih, peduli dan professional”. Partai yang berlambang padi dan berwarna hitam dan kuning. Partai dengan ikhwan dan akhwatnya yang berpakaian rapi, setidaknya yang sering aku lihat di sekitar saya. Dan terakhir, partai yang aku kagumi.




 
Secara jujur, judul diatas bukanlah untuk menyudutkan para ikhwah PKS sendiri, namun semoga menjadi teguran dan pencerminan kita untuk intropeksi di masa mendatang.

Aku melihat PKS sekarang seakan haus akan jabatan, ghirahmu kurasakan hilang. Dimana kesederhanaan itu?. Aku tahu figur-figur macam Ustadz Hidayat Nur Wahid yang memang aku akui beliau bijaksana, ustadz Nur Mahmudi Ismail yang aku suka senyumnya yang tenang, dan berbagai kader lain yang tidak dapat aku sebut, tolong maafkan. Aku merasa kesederhanaan mu memudar wahai PKS. Aku merindukan saat-saat dulu, ketika kampanye dirasa dengan semangat yang berkobar. Indah aku rasa. 

Aku juga ingin menyampaikan keluhanku kepada para kader yang mengisi posisi jabatan di kursi DPR. Janganlah kamu lupa wahai para kader bahwa jabatan itu akan dipertanyakan oleh Allah swt kelak. Kebenaran dan kesalahannya, pertanggungjawaban mu akan dimintai di akhirat. Pertanyaan ku adalah apakah kalian sudah merasa bahwa kinerja kalian sudah benar? Aku tidak berkata bahwa kerja kalian salah, tapi kumohon untuk intropeksi diri. Aku mohon. 

Taukah kalian wahai kader-kader yang hidup berkecukupan bahkan lebih? Aku ingin bertanya, apakah kalian tau bagaimana nasib kawan-kawan kader lain yang memasang spanduk, baliho hingga jam 2 malam. Apakah kalian tau nasib mrk apakah mrk sudah makan hari ini atau belum? Ataukah kalian sudah memuliakan tetangga kalian yang hidup dibawah rata-rata?. Harta itu tidak akan dibawa mati, hanya itu yang ingin kusampaikan. Rasulullah Saw, kemuliaan hanya untuknya, bahkan tidak meninggalkan sepeserpun harta ketika beliau meninggal. Beliau hidup dalam kesederhanaan. Ketika aku baca Sirah Nabi Muhammad Saw, aku tertegun. Sudahkan kita hidup sebagaimana beliau? Padahal beliau adalah suri tauladan kita.

Aku merindukan pemimpin seperti  Umar bin Khattab yang tegas, namun jiwanya lebut ketika dibacakan Al-Quran. Aku juga merindukan pemimpin seperti Umar bin Abdul Aziz yang memiliki kisah kesederhanaan yang luar biasa. Padahal beliau tidak bertemu baginda Rasulullah Saw. 

Aku berharap para kader membaca ini, agar menjadi teguran bagi kita semua. Semoga Allah swt tetap merestui jalan dakwah kita, agar Islam Berjaya, agar islam menjadi rahmatan lilalamin bagi kita semua. Insya Allah. 


Wallahualam..

Muhammad Luthfan Mursyidan
mursyidanluthfan@gmail.com