Showing posts with label negara. Show all posts
Showing posts with label negara. Show all posts

Friday, September 26, 2014

Pilkada Langsung akhirnya dihapuskan!!

ALHAMDULILLAH, PILKADA LANGSUNG
AKHIRNYA DIHAPUSKAN...
 
Setelah sebelumnya fraksi demokrat sendirian

dengan opsi 3, 'Pilkada langsung dengan
syarat 10 opsi' yg harus dipenuhi adalah
suatu langkah cerdas dari demokrat untuk
menghindari konfrontasi politik kekuasaan,
indikasinya demokrat bermain aman dengan
melakukan aksi wall out (abstain) walaupun
ada 6 orang dari fraksi demokrat memilih
pilkada langsung dan suara GOLKAR terpecah
11 orang memilih pilkada langsung... 226
anggota DPR memilih pilkada via DPRD versus
135 anggota DPR via pilkada langsung...
Saatnya fraksi demokrat yg mengaku sebagai
penyeimbang pemerintahan bergabung
dengan "KOALISI MERAH PUTIH"...31 kursi
kepala daerah akan direbut jika FRAKSI
DEMOKRAT BERGABUNG DENGAN KOALISI
MERAH PUTIH, KOALISI MERAH PUTIH
HARUS KEMBALI SOLID, 31 kepala daerah
akan dikuasai kubu merah putih untuk
menyeimbangkan kekuatan pemerintah..
NEGARA BISA MENGHEMAT 50-100 TRILYUN,
dan bisa dialihkan untuk pembangunan
infrastruktur, kesehatan, pendidikan, bayar
gaji pegawai, subsidi petani, nelayan,
pembelian alutsista, dsb....
ALLAHUAKBAR......
Siapa saja sih yang PROTES dan Terganggu,
jika Pilkada Tidak langsung?
1. Ketua Umum partai, duitnya jadi ga ada
2. Lembaga-lembaga Survey jadi ga ada
Kerjaan lagi (duitnya ilang)
3. Media Mass, Koran dan Televisi juga
Duitnya ilang
4. Mafia2 Politik ilang penghasilannya
5. Broker Suara, Oknum KPU, Partai dan
Panwaslu Duitnya Ilang
6. Para Cukong Sulit untuk Memeras Pejabat
terpilih untuk menguasai SDA maupun Lahan
milik Pemda
7. Hakim2 MK, Ga bisa Meres Pejabat utk
menangkan dirinya
8. Mafia Anggaran Pilkada duitnya Ilang
9. KPU, PANWASLU dan MK Hanya kerja 5
Tahun sekali
10. Mafia Sumber Daya Alam dan Lahan2
milik Pemda
(Hahaha.. ternyata cukup banyak yah dan
umumnya pemilik Modal semua, makanya
Berisiklah mereka itu )
Indonesia memiliki 414 kabupaten dan 92
kota, serta 33 Propinsi, sedangkan 1 Tahun
hanya ada 365 hari, dan massa jabatan tiap2
kepala daerah berbeda2 massa Expirednya
Jadi selama 5 Tahun, bisa setiap bulannya itu
adalah PILKADA
Dengan demikian bagaimana Pemerintahan
bisa Berjalan Optimal? jika setiap bulan
selalu ada PILKADA, dan BERAPA BESAR UANG
NEGARA yang Harus Dikeluarkan untuk
Menyelenggarakan PILKADA?
Selain PEMBOROSAN KEUANGAN NEGARA,
Juga Menciptakan KORUPTOR2 dan MONEY
POLITICS karena Perhitungan untuk
PENGEMBALIAN MODAL atau PINJAMAN utk
DANA KAMPANYE Asesories Kampanye dlsb
Jika BERHASIL MENANG menjadi Pejabat
Negara, jadi HAMPIR TIDAK ADA WAKTUNYA
Untuk MEMIKIRKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT
dan NEGARA Selain dirinya Pribadi !!!
Jadi dengan Pemilihan Langsung konsep
Liberalis, hanya Menciptakan Masyarakat
MATERIALISTIK dan KAPITALIS yang Hasilnya
tidak menguntungkan bagi Negara dan
bangsa.


----------------------------------------------------------------------------------------
ini gw copy paste dari salah satu komentar dan isi nya cukup menarik. anyway, ty for reading

Suscribe on my channel : youtube.com/dota2ind

Monday, July 7, 2014

Fakta-fakta Gaza Yang Mengagumkan di Gaza




Ustadz Salim A. Fillah berkesempatan mengantarkan dana untuk bantuan Gaza dari Sahabat Al-Aqsa.
Di Gaza beliau tinggal 10 hari. Dalam kunjungannya itu ustadz Salim mendapatkan fakta-fakta Gaza yang mengagumkan sebagai berikut:
1. Al-Quran memuliakan Gaza, Anak2 dan penduduk Gaza mencintai Al-Qur’an dengan membaca dan menghafalkannya di toko, mall, apotek, saat orang
antri membayar ada fasilitas setor hafalan Al-Qur’an.
Anak2 di Gaza saat ditanya, cita2nya adalah syahid. Mereka tahu caranya adalah dengan menghafal Quran, karena Hamas hanya menempatkan orang2 yang terbaik Quran nya untuk menempati posisi2 strategis yang dekat dengan syahid.
2. Ismail Haniya, orang yang paling diburu Israel ternyatat sangat mudah ditemui di Gaza. Dia pemimpin seperti Umar bin Khattab. Pagi ngantor, sore mengunjungi rumah2 rakyat dan makan
bersama mereka, malam menemui tamu2nya.
3. Cover boy majalah remaja di Gaza adalah gambar para syuhada mereka, penduduk Gaza yang mati syahid.
4. Setiap mendengar tembakan, penduduk Gaza akan bertanya, "Siapa yg mendapat kemuliaan dr
Allah untuk syahid hari ini?"
5. Universitas Islam Gaza, adalah sebuah universitas yang sangat bagus, didirikan oleh Syeikh Ahmad Yasin. Anak beliau bekerja di
universitas tersebut sebagai tukang kebun, merawat kampus dan kebun yang dulu dibangun ayahnya dengan kursi rodanya (mengangkati batu dg kursi roda).
6. Rumah2 para syuhada Gaza sangat sederhana meski negara memuliakan ahli warisnya dengan
tunjangan uang yang besar. Para ahli waris itu hanya mengambil seperlunya, sisanya dikembalikan ke rakyat. Seperti ahli syeikh
Ahmad Yasin yang mengembalikan uangnya ke umat dengan cara membuat sumur untuk rakyat
“…. Saya jd teringat cerita John Mahoney, staff kementrian Kesehatan UK (sahabat supervisor
saya) yang pernah tinggal di Gaza a.n UN….”bayangan HAMAS yg teroris itu tdk ada jika bertemu sendiri dengan mereka…. Mereka sangat santun, bersih, dan terpelajar…. “.
[ Sallim-Fillah/

Wednesday, April 16, 2014

Sebuah komentar menarik tentang pemilu

Saya menemukan komentar menarik dari salah seorang agan kaskus terkait hot thread hari ini 4/16/2014.

Link kaskus nya adalah sebagai berikut :
http://www.kaskus.co.id/thread/534757f818cb17b9408b46c4/rekap-pemilu-legislatif-2014/

Update sedikit tentang acara yang dimaksud link tersebut :

Acara yang dimaksud


Tanggapan yang diberikan agan Hansip.01 sangat menunjukkan alasan mengapa pemilu sampai sekarang tidak berubah. Berikut alasan beliau :

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kok sotoy sih? Narsumnya gak terkenal. Ini goal dan kepentingannya apaan ya? Lagipula seupdate apa nanti analisanya. Politik kan cepat berubah, mendingan ama berita online uang selalu update?

Banyak yang protes kenapa muka lama2 dan partai 'busuk' masih banyak dapat suara. Berbeda dengan persepsi media dan socmed. Itu karena pergaulan kita di socmed tidak merepresentasikan rakyat, masih jauh lebih banyak orang2 tua dan rakyat di pelosok yang tahunya cuman partai lama. Kemudian jangan lupakan satu lagi, money.
---

Btw, pemilu kali ini sama saja dengan pemilu2 sebelumnya, tidak bisa membawa indonesia keluar dari penjajahan ekonomi bank dunia. Indonesia, negara yang sejatinya kaya raya dipaksa berhutang, sda tergadaikan, pemimpin korup difasilitasi, media ditunggangi, pemikiran rakyat diserang lewat fun, kesehatan diserang lewat food, negara diserang lewat fund.

Roschild, pendiri cikal bakal bank dunia pada 1790 berkata : "biarkan aku mengurus ekonomi sebuah negara, maka tidak peduli siapa yang menulis hukum di negara tersebut"

Saat ini salut dengan presiden Rusia yang berani menolak dollar dan hutang bank dunia. Langkah yang sama, sejarah mencatat banyak tokoh yang dibunuh / digulingkan. Misalnya :
- JF Kennedy yang ditembak karena ingin pindah sistem dari uang berbasis hutang menuju uang berbasis emas
- Hittler dikeroyok Eropa pada PD2 karena mengusir bankir yahudi dan kembali ke uang berbasis emas. Perubahan sistem itu menyebabkan jerman menjadi negara besar pasca keruntuhan di pd1. Namun merrka akhirnya diperangi
- bung Karno ingin agar BNI menjadi Bank Central. Langkah ini menyebabkan bank dunia marah dan bung karno digulingkan melalui soeharto (cek aja sampai sekarang, Bank Indonesia itu tidak diatur oleh pemerintah, itu bukan milik Indonesia, cob baca sejarah dan peraturannya)
- gaddafi, saat ingin menghapuskan uang berbasis hutang, akhirnya pecah arab spring, digulingkan.
- Libya yang menolak bank central, diserang. Pasca kekalahan Libya, langsung berdiri bank sentral disana.
- Saddam Husein yang mencetuskan uang berbasis emas (bukan hutang/riba) juga masuk dalam list

Walaupun diancam perang oleh Amerika, Mudah2an langkah rusia bisa bertahan lama dan membuktikan kepada warga dunia bahwa lepas dari riba adalah yang terbaik, termasuk Indonesia.
---

Kenapa Indonesia dengan pemilu begitu2 aja? Ya karena sistem demokrasi ini alat amerika untuk mengontrol negara.

Demokrasi pada ranah filosofi sebenarnya punya cacat karena keputusan ada ditangan orang banyak, harusnya keputusan itu harus selaras dengan kebenaran. Di demokrasi suara 1 perampok sama dengan suara 1 professor. 2 suara mucikari mengalahkan 1 suara ulama. Itulah demokrasi.

Efek demokrasi, kalau mayoritas setuju, ya zina dilegalkan. Nikah sejenis disahkan negara (cek amerika, ntar akan mrnjalar ke kita). Di kita udah mulai terasa, zina mulai dihalalkan, kalau pasangan ga menuntut pidana ya orapopo, dsb dsb.

Lagipula demokrasi ga jujur2 amat. Buktinya mesir, pemenangnya ga sesuai ama selera amerika, ya diturunkan paksa dengan militer. 150 pendemo yang menolak kudeta dihukum mati massal. Padahal mereka bukan penjahat, bukan maling, bukan kriminil. Saat2 menunggu eksekusi, mereka sholat berjamaah, tadarrus quran, dll. Lalu mengapa mereka ditangkap dan dieksekusi massal. Begitukah paham demokrasi?

So, masih berharap banyak akan demokrasi?
Bahkan dedengkotnya demokrasi ga bisa menjamin kesejahteraan rakyatnya. Cek aja tingkat kriminalitas dan kejahatan seksual di negara kiblat demokrasi sana. Bahkan pimpinannya dikendalikam oleh segelintir orang. Warganya saja sudah gerah, coba lihat di youtube, demo mengenai penjajahan ke negara2 lain (jangan ikut campur maksudnya), demo mengenai sistem riba perbankan, konspirasi, dll.

Balik lagi, Demokrasi = keputusan berdasar suara terbanyak. Sedangkan di Indonesia, suara bisa dibeli dengan murah. Jadi, dimana nilai kebenaran ditempatkan dalam demokrasi?


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

jujur ane benci dengan apa yang terjadi terhadap indonesia dan penghuninya sekarang.
Banyak orang yang bodoh dan kolot hingga untuk mencari informasi tidak ada perkembangan dari dulu hingga sekarang.
Entahlah, mungkin pindah ke luar negeri adalah sebuah pilihan.
Entahlah, entah sampai kapan orang-orang yang tak berpengetahuan dapat diberikan pemahaman lebih jauh mengenai apa yang terjadi terhadap negeri ini.

Ane publish tulisan ini untuk anda;
Yang pikirannya sudah tertutup,
Yang pikirannya tidak menyadari realita yang terjadi,
Yang pikirannya kolot dan hanya mengangguk-angguk tanpa alasan.



Monday, April 14, 2014

Kenapa ada nama Jokowi di soal UN?

Sumber : kaskus.co.id


udah curang di lembar C1 ....eh sekarang malah nyusup ke soal UN

ckckckckkckck


UPDATE

untuk sementara baru ada berita ini doank...tumben yang ginian media mainstream agak lama ngeberitain ...

BSNP: semestinya tidak ada soal UN tentang Jokowi

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Prof Dr Edy Baskoro mengatakan seharusnya tidak ada soal mengenai politik praktis pada soal Ujian NasionaL (UN).

"Semestinya tidak ada soal mengenai Jokowi itu," ujar Edy di Jakarta, Senin.

Di berbagai jejaring sosial seperti Twitter ramai diberitakan mengenai soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia yang membahas mengenai biografi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi.

"Prinsipnya soal itu harus netral," kata dia.

Dalam membuat soal, kata dia, ada kisi-kisi mengenai soal UN tersebut. Kemudian dilakukan seleksi kembali.

"Saya akan melakukan pengecekan terhadap hal itu," jelas dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh juga mengatakan akan segera melakukan pengecekan terhadap hal itu.

"Nanti saja komentarnya, kami akan cek dulu," kata Mendikbud.

UN tingkat SMA/SMK/MA dilangsungkan dari Senin (14/4) hingga Rabu (16/4).

Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Biologi untuk IPA dan Geografi untuk IPS.

Sebelumnya, saat ujian akhir SMA di Tangerang juga terdapat nama partai politik yakni Partai Keadilan Sejahtera.

Dalam soal ujian itu, nama PKS menjadi salah satu jawaban dari soal mata pelajaran IPS.
Editor: Fitri Supratiwi

UPDATE JOKOWI NGELES

Jokowi Tak Tahu Ada Soal UN tentang Dirinya

Jakarta - Siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) menghadapi Ujian Nasional (UN) secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, hari ini, Senin (14/4).

Pada hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Biologi untuk IPA dan Geografi untuk IPS.

Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, terselip pertanyaan berkaitan dengan partai politik dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pertanyaan tersebut ada dalam soal ujian di Jawa Tengah.

Ketika ditanya mengenai adanya soal bahasa Indonesia yang menyangkut dirinya, pria yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan tidak tahu menahu mengenai hal itu. Justru dia meminta wartawan untuk menanyakan langsung pada pihak yang membuat soal-soal tersebut.

“Nggak tahu saya. Nggak tahu, tanya yang buat. Siapa yang buat soal itu, ya tanya yang buat lah,” kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (14/4).

Mantan Wali Kota Solo ini menyayangkan adanya soal yang menyangkut tentang dirinya. Dia lebih setuju, soal-soal dalam mata pelajaran bahasa Indonesia tersebut lebih mengarah pada pahlawan nasional.

“Tapi mestinya pertanyaan itu kalau masalah tokoh. Sebenarnya lebih bagus yang berkaitan dengan pahlawan nasional. Ya kan, apa dari Aceh, Maluku, dari daerah yang lain. Saya kira lebih relevan. Sehingga jejak sejarah lebih tertanggap oleh anak-anak kita,” ujarnya.

Dalam soal mata pelajaran di Jawa Tengah terdapat teks kutipan biografi Jokowi dalam naskah soal UN SMA. Teks ini menjadi bahan untuk dua pertanyaan.

Inilah kutipan teks biografi tersebut :

“Ir. H. Joko Widodo lahir di Surakarta, 21 Juni 1961, merupakan alumnus UGM. Sejak 15 Oktober, Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI. Tokoh yang jujur dan selalu bekerja keras ini dikenal dengan gaya blusukannya ke pelosok ibu kota. Berbagai penghargaan telah beliau raih, antara lain ia termasuk salah satu tokoh terbaik dalam pengabdiannya kepada rakyat.”

“Sebagai tokoh seni dan budaya, beliau dinilai paling bersih dari korupsi. Namun demikian, usahanya di bidang Upah Minimun Provinsi (UMP) mengalami kendala oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya saat sidang berlangsung. Buah dari pertemuan tersebut dewan pengupahan menetapkan UMP sebesar Rp2,2 juta”

Dua pertanyaan yang harus dijawab peserta UN, adalah, pada nomor 15, tertulis “Keteladanan Jokowi pada kutipan wacana tersebut adalah” dan “Masalah yang dihadapi tokoh Joko Widodo berdasarkan paragraf tersebut adalah”.

http://www.beritasatu.com/nasional/1...g-dirinya.html

UPDATE KEMENDIKBUD DAN MENTRI PENDIDIKAN NGGA TAU ??

VIVAnews - Beredarnya foto yang menunjukkan sebuah soal ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk tingkat SLTA/sederajat dengan isi narasi yang menyanjung-nyanjung sosok calon presiden PDIP, Joko Widodo, cukup mengejutkan.

Bila benar, maka soal tersebut bisa diindikasikan sebagai kampanye terselubung. Karena siswa-siswa yang mengerjakan soal tersebut secara usia sudah mempunyai hak pilih dalam Pemilihan Presiden 9 Juli 2014.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mohammad Nuh mengaku belum melihat soal UN yang diindikasikan sebagai sebagai kampanye terselubung tersebut.
"Saya belum lihat itu. Nanti saya lihat dulu. Kita akan membuat itu sebagai catatan bagi pembuat soal. Oleh karena itu beri waktu kita. Sebenarnya ada standarnya dalam pembuatan soal itu," kata M Nuh saat sidak pelaksanaan UN Kejar Paket C di Lapas Anak Pria Tangerang, Senin, 14 April 2014.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Furqon, yang juga ikut mendampingi dalam sidak pelaksanaan ke Lapas Anak Tangerang juga mengaku belum melihat isi soal UN yang dipermasalahkan itu. "Nanti kita coba lihat dulu ya. Saya belum bisa bekerja sebelum saya melihat langsung," ujar Furqon.

Furqon mengatakan, dalam menyusun soal untuk UN seharusnya bersikap netral dan mengambil materi dari buku-buku pelajaran maupun soal ujian siswa. Disamping itu Ia menegaskan soal dalam UN juga harus bebas dari apapun yang berbau politik praktis.

"Dalam menyusun soal kita punya kisi-kisi. Penyusunan soal itu semuanya mengacu pada kisi-kisi yang telah disepakati, kemudian dibuat soalnya oleh tim yang dibentuk BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Jadi sebenarnya harusnya bebas dari politik praktis," tegasnya.

Ia sendiri belum mengetahui mengapa soal tersebut bisa lolos ke naskah soal UN. "Kita belum tahu, ya makanya nanti akan saya analisis dulu mengenai persoalan ini. Mau kita analisis kenapa bisa terjadi. Kita belum bisa ambil kesimpulan saat ini," ujarnya.

Perihal narasi Jokowi dalam soal ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia diunggah pertama kali ke situs jejaring sosial twitter oleh @AliPopalia. Sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan belum bisa dihubungi. (umi)

http://nasional.news.viva.co.id/news...ujian-nasional


****
Bodoh ya. Lelah juga melihat banyak makar dan permasalahan negeri ini. Kalaupun ini bukan makar, maka maafkan saya karena menyebarkan tuduhan tanpa sebab. Namun jika ini makar, semoga sang pembuat makar mendapat ganjaran setimpal atas apa yang telah diperbuatnya.