Showing posts with label perempuan. Show all posts
Showing posts with label perempuan. Show all posts

Friday, September 30, 2016

Nama Dia Adalah...

Takdir yang telah ditetapkan oleh Allah untuk manusia, salah satu nya adalah Jodoh.
Tidak ada seseorang yang memiliki wajah sama satu sama lain.
Namun apa yang gw temukan di kantor gw saat ini berbeda.

Seseorang yang mirip dengan H benar benar ada.
Really exist.
Wajah yang benar-benar mirip.
Dia pendiam. Relevant dengan tipe yang gw inginkan. atau lebih tepatnya, gw memang menyukai perempuan pendiam.
Yang gw suka dari H adalah senyum nya. Apa dia memiliki senyum yang sama dengan H?
Kalau iya...
Takdir benar-benar mengikuti gw untuk gw jadikan kenyataan.

Dan hari ini gw bisa satu lift sama dia >_<.
Berdua dalam 1 lift.
Gw coba lirik 1 kali untuk memastikan. Sebenar nya bukan memastikan. Ya gw cuma ingin melihat muka nya lebih dekat aja.
"Pandangan pertama hadiah, seterusnya musibah"
Dia membuka hp nya pas gw lirik. Harusnya dia nggak sadar. Sebaiknya begitu. 

Sebelum nya gw dan dia juga papasan setengah 8 pagi pas dia beli makan. Pas di lantai yang sama gw mau buang air dari gelas gw ke wastafel, gw papasan depan pintu. Tatap-tatapan (ngga lebay sih. ngga juga, at least gw ngga nunduk dan bisa liat seluruh muka nya). That feeling shoudl be precious...
 
Sebenarnya gw dan dia seharusnya bisa saling kenal.
Sayangnya dikarenakan gw harus pindah kelompok, gw dan dia terpisah.
Padahal sebelum nya sama.
Ini membuat segala nya sulit.

Gw pengen coba ajak ngomong.
Gw ingin bertanya banyak hal.
Dan mungkin kalo bisa, gw ingin memperbaiki kesalahan yang gw buat di masa lalu sebelumnya.
Mungkin Allah menunjukkan dia agar gw stop clinging my feeling into H.

Gw benar-benar harus ngomong.
Atau nggak, gw bakal mengalami penyesalan kedua kali nya.
Atau dia bakal menjadi milik orang lain...

Pertanyaan nya adalah...
Bisa kah seseorang introvert seperti gw mengobrol dengan seseorang yang pendiam atau secara sense mungkin introvert juga...
Kenapa gw bilang dia mungkin introvert?
Karena dia sering gw liat sendirian. Hidup terus jalan dengan tujuan yang dia inginkan tanpa perlu bergantung pada orang lain... Ahhh
Gw nggak tau.
Tapi gw harus coba...

Nama perempuan itu adalah..
F i r d a... 


Saturday, February 20, 2016

Surat Terbuka Untuk LGBT Dari Muslimah Bercadar

📝 Surat Terbuka Untuk LGBT Dari Muslimah Bercadar 🌸

Bismillah..
Kemarin pagi saya membaca di linimasa akun facebook saya yang sedang ramai membicarakan tayangan Indonesia Lawyer Club yang tayang pada tanggal 16 Februari kemarin di TVOne. Karena penasaran, akhirnya saya klik tautan rekaman tayangan tersebut di youtube. Durasi totalnya sekitar 2 jam 45 menit.

Saya simak benar-benar setiap perkataan narasumber. Lalu ketika narasumber dari komunitas LGBT membuka suara menuntut agar tidak mendapatkan diskriminasi alih-alih karena Hak Asasi Manusia, saya jadi penasaran, memang diskriminasi apasih yang mereka dapatkan?

Setelah mereka berbicara panjang lebar respon saya cuma satu, “Lho, jadi cuma gitu doang?” Kata mereka diskriminasi yang mereka dapat berupa bully, dilarang kerja di perusahaan tertentu, dilarang kuliah di kampus tertentu. Wah itu sih bagi saya hal sepele banget. Kalau hanya se sepele itu saya dan kawan-kawan saya lainnya yang bercadar juga gampang saja lapor KOMNAS HAM karena didiskriminasi.

Saya seorang mahasiswi dan bercadar dalam keseharian saya, baik ke kampus atau pergi ke mana pun. Mungkin saya adalah salah satu muslimah bercadar yang beruntung dibandingkan dengan teman-teman saya lainnya yang mengenakan cadar, keluarga saya mendukung saya dan kampus saya juga mengizinkan untuk bercadar. Banyak teman-teman saya yang bercadar mendapat pertentangan dari orang tuanya.

Tidak perlu sampai ke tahap mengenakan cadar, yang mengenakan jilbab syar’i (yang lebar) saja pun banyak yang mendapat pertentangan keras dari keluarganya. Ada yang sampai dikurung dan tidak boleh keluar-keluar. Ada yang kalau pulang ke rumah dan ketahuan punya pakaian syar’i, pakaiannya digunting-gunting lalu dibakar oleh keluarganya, itu baru keluarga inti, keluarga yang paling dekat, bagaimana sekeluarga besar? Itu baru diskriminasi dari pihak keluarga belum dari pihak masyarakat.

Di masyarakat sendiri, kami pun sering mendapatkan perlakuan diskriminatif. Dipandang secara sinis, dicaci, dimaki, dikata-katai, dipermalukan di depan umum. Ketika menjadi pembeli kami tidak mendapat perlakuan yang manis dari para pelayan, dan masih banyak lagi, di antaranya:

1. Ketika saya berada di Rumah Sakit di salah satu kawasan di Yogyakarta, ada seorang bapak yang mencaci saya dengan mengatakan “Dasar Setan” dengan intonasi dan nada penuh kebencian.

2. Bulan lalu saya diteriaki oleh seorang sales disebuah pusat perbelanjaan “WOI ISIS”. Saya juga pernah diteriaki “TERORIS” ketika sedang berjalan di tengah keramaian Malioboro.

3. Ketika saya sedang naik Commuter Line, saya malah dijadikan bahan ancaman oleh seorang ibu-ibu untuk menakut-nakuti anaknya agar anaknya diam, “Kalau kamu gak mau diam, Ibu kasih kamu ke dia.” Memangnya saya semenyeramkan itu?

4. Ketika di bandara saya diperiksa dengan pemeriksaan super ketat yang itu TIDAK DILAKUKAN KEPADA CALON PENUMPANG PESAWAT LAINNYA. Ketika masuk Mall tas saya diperiksa padahal pengunjung yang lain tidak.

5. Saya juga pernah dikatai oleh seorang Waria di Sunmor UGM, “Iii ada Mbak Ninja”, lha kaum kalian teriak-teriak tidak mau didiskriminasi lho kok malah mendiskriminasi orang lain?

Lalu sang narasumber ILC juga menyampaikan bahwa banyak kaum LGBT yang dilarang bekerja di suatu perusahaan tertentu dan dilarang kuliah di kampus tertentu. Walah, hal yang seperti ini tidak hanya kalian yang merasakan, kami para muslimah bercadar dan/atau berjilbab lebar pun demikian.

Seandainya dibuat sebuah penelitian tentang mana yang lebih banyak jumlah diskriminasi, terhadap kaum LGBT ataukah terhadap muslimah bercadar dan/atau berjilbab lebar, saya yakin hasilnya perusahaan yang membolehkan pekerjanya dari kaum LGBT lebih banyak daripada perusahaan yang membolehkan karyawatinya bercadar.

Dalam ranah universitas pun, masih banyak universitas-universitas yang melarang Mahasiswinya bercadar. Banyak sekali. Bahkan teman-teman saya memakai masker untuk menutup wajah pun dilarang sampai pihak kampus memerintahkan petugas keamanan untuk memberi peringatan kepada mahasiswi yang berjilbab panjang dan mengenakan masker untuk menanggalkan maskernya.

Ada pula teman saya yang disindir oleh dosennya, “Kamu pake masker karena keimanan yang kamu percaya atau karena sakit? Kalau karena imanmu, semoga kamu masuk surga deh.”

Salah satu narasumber dari pakar komunikasi UI, Bapak Ade Armando, menyampaikan bahwa ada mahasiswanya yang ketika ia berangkat dari rumahnya ia harus mengenakan pakaian laki-laki, lalu di tengah jalan ia berganti pakaian menjadi pakaian wanita, dan ketika di kampus ia berdandan seperti wanita, padahal aslinya ia adalah pria. Pak Ade, kasus seperti ini juga banyak sekali kami alami. Bahkan terjadi kepada mahasiswi bapak juga.

Teman-teman saya ketika liburan kuliah dan pulang ke rumah terpaksa menanggalkan cadarnya, atau memendekkan jilbabnya agar tidak dicap ekstremis oleh orang tua dan tetangga-tetangganya di kampung. Lalu ketika kembali lagi ke kota tempatnya menimba ilmu, di tengah jalan ia harus berganti pakaian juga.

Diskriminasi lainnya yang tidak akan para LGBT rasakan dan hanya kami yang merasakan adalah sulitnya mau keluar negeri karena berbelit-belit di imigrasi, diinterogasi panjang lebar, dituduh sebagai teroris dan sebagainya. Tentu berbeda dengan kalian yang mudah saja ketika mau ke luar negeri. Jika kalian tidak diterima di negeri ini, kalian masih bisa ke luar negeri karena di luar negeri, khususnya negara barat, bisa menerima kalian. Tetapi berbeda dengan kami. Kami tetap saja menjadi bahan 'bullying' baik dalam negeri maupun luar negeri.

Barangkali kalian pun tidak pernah masuk ke tempat-tempat umum seperti mall atau bandara lalu diperiksa dengan pemeriksaan super ketat, bukan? Kami sering mengalaminya! Seakan-akan kami ini selalu dicurigai membawa bom atau akan melakukan aksi teror.

Dan satu lagi, jika kalian hanya akan di-bully saat menunjukkan "identitas" kalian, lain halnya dengan kami. Kami para muslimah bercadar dan/atau berjilbab lebar ini jadi korban bully sepanjang waktu.

Jelas apa yang kami dapatkan itu adalah bentuk-bentuk diskriminasi.
Tapi apakah ada yang dengan gigih membela kami dari kalangan aktivis HAM? Mengapa justru membela sesuatu yang jelas-jelas menyimpang seperti LGBT?

Para aktivis HAM, ketika bicara tentang ajaran Islam, maunya islam dengan konsep Islam Nusantara, alasannya karena kearifan lokal. Namun ketika bicara urusan LGBT, maunya seperti luar negeri seperti Amerika, alasannya karena persamaan hak. Standar Ganda.

Intinya tidak perlu berlebihan. Kalian merasa menjadi pihak yang paling terzalimi sejagad Indonesia Raya dan merasa yang paling banyak mendapatkan perlakuan diskriminatif dibanding rakyat Indonesia lainnya.

Masih banyak orang lain yang diperlakukan diskriminatif lebih parah daripada kalian, hanya saja mereka tidak koar-koar di media dan tidak menuntut belas kasih KOMNAS HAM.

Lagipula jika kalian mendapatkan perlakuan yang berbeda, itu wajar dan sah-sah saja. Karena LGBT adalah penyakit, ancaman, penuh propaganda, menular, dan bertentangan dengan segala macam tinjauan baik secara medis, psikologis, agama, sosial, kemanusiaan, maupun tinjauan akal sehat manusia sehingga perlu mendapatkan perlakuan berbeda ketika muncul di tengah masyarakat.

Adapun kami sebagai muslimah bercadar dan berjilbab, diskriminasi yang kami terima semata karena beberapa elemen masyarakat belum teredukasi dengan aturan ajaran Islam tentang jilbab.

Cadar dan jilbab yang kami kenakan bukanlah sebuah penyakit, bukan pula ancaman, tidak mengandung propaganda, tidak menular, tidak pula bertentangan dengan tinjauan apapun baik sosial, medis, psikologis, apalagi agama.

Kami yang semestinya tidak pantas diperlakukan diskriminatif hanya karena lembaran kain gelap yang kami kenakan tidak mengemis belas kasihan masyarakat luas, apalagi Komnas HAM, agar bersikap wajar terhadap kami.

Adapun kalian kaum LGBT, perlakuan diskriminatif masyarakat terhadap kalian memang sudah sewajarnya demi kebaikan kalian sendiri agar kembali menjadi manusia yang berorientasi seksual yang normal sehingga tidak lagi menjadi ancaman bagi masyarakat.

Selama kalian menyalahi fitrah kalian sebagai pria atau wanita yang diciptakan oleh Allah secara heteroseksual, jangan pernah berharap masyarakat akan sepenuhnya menerima kondisi kalian yang secara nyata telah menjadi ancaman dan bertentangan dengan berbagai tinjauan apapun.

Hadanillahu wa iyyakum.

Semoga Allah memberi hidayahNya kepada saya dan kita semua.

Yogyakarta, 19 Februari 2016

📝 Penulis: Sheren Chamila Fahmi

===============================================================
Sumber : Group WA.
Karena itulah gw suka perempuan bercadar. Manis, anggun dan pemalu >_<
Secara gw tipe orang yang malu-malu jg (ato malu-maluin *plak* )

Kalau seandainya LGBT dilegalkan di ranah indonesia, semoga secepatnya adzab diturunkan bagi negara ini.

Wednesday, January 13, 2016

Catatan Singkat - Siapa Suruh Jadi Cewe!!

‪#‎SiapaSuruh‬

Perempuan mengandung anaknya dengan ikhlas, dan saat ia kesusahan, dijawab, "Siapa suruh?"

Melahirkan dengan cara apapun, rasanya tetap menyakitkan.
Dia bilang, "Siapa suruh?"

Belum hilang lagi nyeri melahirkan, ia harus menyusui dan mengurusi dirinya, anaknya, dan suaminya.
Catatan: jangan coba2 mengeluh!
Kalau mengeluh, akan dijawab, "Siapa suruh?"

Kurang tidur, kurang istirahat, masih ditanya ngapain aja sampe rumah selalu berantakan?
Berusaha menjelaskan kalau si anak selalu minta gendongan, perlu perhatian.
Gak menghibur, ga memberi bantuan, lagi2 nanya doank, "Siapa suruh?"

9 bulan menahan godaan makanan,
Supaya anak terlahir sehat dan rupawan.
Bertahun2 hidup dengan badan acak acakan.
Bertahan dengan uang pas pasan, tanpa penghasilan tambahan.
Gak peduli payudara dan perut kedodoran.

Bersorak dalam daster ketika si Bapak dipromosikan.
Turut hadir ketika rumah baru diresmikan.
Turut senang ketika BPKB roda 4 terlunaskan.
Nyengar nyengir gak pernah minta bagian.

Giliran nanti, sudah di'cap' membosankan,
Dihina dina bagai perempuan murahan.
Sengaja membuat istri terlihat memalukan.
Mengais2 pembenaran.
Mendustakan semua kenangan.

Ya.
Kami perempuan.
Jauh dari kesempurnaan.
Tidak selalu lemah lembut bagai bidadari kahyangan

Saat kami kerepotan dan hilang kesabaran
Kami tidak minta bayaran.
Hanya perlu pengertian yang dihiasi dengan senyuman.

Bolehkah atas yang kami lakukan
Anda berikan sedikit saja penghargaan?

Hilang sudah 1.000 malam yang penuh pengorbanan.
Bila dia sudah bosan.
Satu kesalahan bisa berakhir pengusiran
Tak ada disana, yang menjadi milik seorang perempuan.

Bisakah darah dan daging kembali menjadi perawan?
Oh ya saya lupa...

"Siapa suruh?"
Katanya demikian.
Dijawab dengan sangat cekatan.

Please feel free to like and share.
Ga perlu ijin formal.. Makasi teman2.

==================================================

Balik lagi ke pemikiran yang dulu2 pernah gw tulis.
Apa ketika gw nikah sama perempuan, lalu perempuan itu bakalan transformasi jadi emak2 gembrot yang menyeramkan?
Kalau itu terjadi, masihkah gw mencintai perempuan itu? (ya ilah, cinta - sometimes hear this kind of word, make me wanna puck and kill myself )
Gw rasa enggak.
Gw rasa gw nggak bakal mencintai perempuan itu lagi...
Kalo...
Cinta gw pada perempuan itu karena nafsu, karena wajahnya yang cantik di masa muda.

Karena cinta sejati, adalah yang berasal dari hati.

Karena cinta kepada seorang lawan jenis bagi gw, yang gw pikirkan..
Harta yang banyak suatu saat akan habis.
Kedudukan yang tinggi suatu saat akan tergeser.
Kecantikan suatu saat akan tergerus oleh usia.
Namun Allah itu kekal dan abadi..
Karena itu, gw bakal mencintai perempuan yang menjadi istri gw nanti karena Allah.

Semoga...

Sunday, October 25, 2015

Grebek Emak-Emak

Jadi belakangan ini banyak banget ojek-ojek online yang bisa dibahas melalui hp ato smartphone2 kesayangan anda.
gw nggak mau bahas hp dan ojek2 nya.
Tp ada percakapan menarik yang gw dapet pas ngelewati sekumpulan emak-emak yang sedang bergosip ria pas gw berangkat ke kantor.

Sederhananya, gw mendengar secara nggak sengaja.

semula gosip memang seperti biasa, not interesting especially for me, secara gosip emak-emak emang nggak jauh-jauh dari hal-hal umum.
Tapi semua berubah saat negara api menyerang.

salah satu emak ngomong "kalo GREBEK mah nggak kek begitu".
grebek..
grebek...
cara bacanya seperti huruf e  pada kata 'bebek' dan bukan pada kata 'gendut'..

Gw mikir selama 5 detik baru gw sadar kalo maksud ntu emak-emak adalah "GRAB-BIKE".
Oh well...

Rasanya gw langsung sadar kalo cewe yang udah berubah jadi emak-emak, akalnya agak luntur beberapa persen dari IQ nya.
Keknya sih..
 

 

Saturday, December 13, 2014

Gadis Abg yang Meninggal



 Kemaren malam saya buka FB. Tiba-tiba mata saya langsung tertuju kepada salah satu status teman yang mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya seseorang.
Ternyata yang bikin status adalah anak remaja yang mengucapkan selamat jalan untuk selamanya kepada salah seorang temannya yang baru meninggal beberapa jam sebelumnya karena kecelakaan tunggal di sebuah tempat.
Di sana diseratakan foto jenazah yang hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Cukup tragis. Semoga Allah menyelamatkan kita dari hal demikian.
Saya langsung saja klik pada bagian nama teman yang disebutkan. Tidak lama muncullah dinding FB kepunyaan orang yang dikatakan sudah meninggal tersebut.
Subhanallah, yang punya FB masih sangat muda. ABG yang masih duduk di bangku SMP.
Dindingnya dipenuhi foto-foto. Ada yang sendirian, ada yang dengan teman-temannya, dan ada yang dengan orang tuanya sendiri.
Namun sayang, semua fotonya memamerkan aurat dan kecantikan. Kelihatan riang sekali, tidak ada tanda-tanda akan meninggal di usia sebelia itu.
Dan ada beberapa foto yang baru 4 hari yang lalu dijadikan sebagai foto profil. Kondisinya tidak pantas disebut di sini. Foto yang akan membuat darah anak muda mengalir kencang.
Sayang beribu sayang, dibawahnya ada foto dia duduk berdua di sebuah taman dengan mamanya, di mana keduanya sama-sama menggunakan celana yang hanya sejengkal dari pinggang.
Seluruh komentar di bawah fotonya memuji kecantikannya. Baik dari laki-laki, maupun perempuan. Dari komen balasannya dia kelihatan sangat senang dan bangga atas pujian itu.
Namun apa daya, kemaren siang malaikat Maut datang mengambil tanpa peduli umurnya yang masih amat belia. Tidak mau tahu kalau dia baru mencicipi nikmatnya dunia. Masa bodoh kalau dia lagi riang gembira dengan kecantikan dan kemudaannya.
Kalau tidak ada yang tahu pasword FBnya, siapa yang akan menghapus foto-foto yang tidak pantas dilihat orang itu? Apakah mungkin dengan penyebab amalannya di FB itu akan mendatangkan kiriman pahala kepadanya di dalam kubur sebagai amal jariah?
Wahai para pemuda yang berbahagia dengan kemudaannya! Wahai pemudi yang terlena dengan kecantikannya! Wahai ABG yang lupa daratan dengan keasyikan canda tawanya!
Tidakkah hal ini jadi pelajaran bagimu? ﺮﻫﺪﻟا ﻢﻛو ﻦﻣ ﺢﻴﺤﺻ تﺎﻣ ﻦﻣ ﺮﻴﻏ ﺔﻠﻋ ﻢﻛو ﻦﻣ ﻢﻴﻘﺳ شﺎﻋ ﺎﻨﻴﺣ ﻦﻣ ﻢﻛو ﻦﻣ سوﺮﻋ ﺎﻫﻮﻨﻳز ﺎﻬﺒﺣﺎﺼﻟ ﺪﻗو ﺖﻀﺒﻗ ﻢﻬﺣاورأ ﺔﻠﻴﻟ رﺪﻘﻟا يرﺪﻳ ﻢﻜﻓ ﻦﻣ ﻰﺘﻓ ﻰﺴﻣأ ﻰﺤﺿأو ﺎﻜﺣﺎﺿ ﺪﻗو ﺖﺠﺴﻧ ﻪﻧﺎﻔﻛأ ﻮﻫو ﻻ دوﺰﺗ ﻦﻣ ىﻮﻘﺘﻟا ﻚﻧﺈﻓ ﻻ يرﺪﺗ اذإ ﻦﺟ ﻞﻴﻟ ﻞﻫ ﺶﻴﻌﺗ ﻰﻟإ ﺮﺠﻔﻟا
“Berbekallah dengan taqwa karena engkau tidaklah tahu, apabila malam kian kelam apakah engkau masih hidup keesokan pagi.”
“Berapa banyak pemuda yang tertawa riang pagi dan sore hari, sementara kain kafannya telah ditenun dan ia tiada mengetahui.”
“Berapa banyak mempelai wanita yang dirias untuk suaminya, akan tetapi malaikat maut datang mencabut nyawanya di malam hari.”
“Dan berapa banyak orang sehat meninggal tanpa penyakit yang mendahuluinya, dan berapa banyak orang yang sakit namun ia hidup dalam waktu lama.”
Ustadz Zulfi Akmal, Lc. MA.

Sumber : Spirit of PKS Dakwah Forever 

Monday, July 28, 2014

Arti Jilbab yang kamu pakai

"Jilbab sebagai pakaian adat, jilbab sebagai pakaian agama."
Jilbab sebagai pakaian adat dalam pengertian, jilbab adalah pakaian, pakaian adat, pakaian tradisi, adat adalah hal hal yg dilestarikan dalam suatu lingkungan masyarakat tertentu.
Dalam ilmu ushul kita harus membedakan antara adat dengan 'urf.
Jilbab sebagai mana yg dimaksudkan pakaian agama adalah Pakaian yg bukan hanya menutup aurat,
Perhatikan ayat berikut ini:
ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ
Dan hendaklah mereka (mu'minat) menutupkan kain kudung kedadanya,
Perhatikan ayat diatas, kalimat diatas memakai lam sukun berdiri sebagai perintah (الأمر)
Esensi dari memanjangkan khimar, kerudung, jilbab, apa aja namanya terserah, adalah perintah Allah kepada mu'minat (perempuan yg beriman kepada Allah) bukan yg islam saja,
Kita kan harus bedain mana muslim mana mu'min.
Seyogyanya orang yg beriman mentaati perintahnya dan menjauhi larangannya.
Hikmahnya baru, menutup aurat, mencegah dari perbuataan tercela, seperti di ganggu oleh lawan jenis, menundukkan hawa nafsu, dll atau bahkan sebagai identitas seorang mu'minah, tapi itu hanya hikmah dari perintah Allah swt. Bukan esensi.
Esensinya adalah perintah, perintah Allah sebagai tuhan, tidak berkaitan dengan hikmah pensyariatannya.
Jadi jika ditanya atau ada statement " jilbab sebagai pakaian adat, jilbab sebagai pakaian agama"
jawablah,
"ini adalah perintah tuhan yg aku imani yaitu Allah, terlepas dari sebagai pakaian adat atau pakaian agama, selama aku mengikuti perintahnya, maka aku tidak bermaksiat kepadanya"

Monday, September 9, 2013

MISS WORLD, Wanita, dan Pertanyaan

Sekarang sedang marak tentang penentangan Miss World yg akan diadakan di Indonesia.
Dan barusan gw membaca artikel yang cukup menarik.
Here artikel 
So ini tanggapan gw;
Seandainya berpikir begini;
Miss world adalah salah satu jalan dari berbagai jalan yang dilakukan oleh kaum barat untuk menyisipkan budaya mereka ke indonesia. Membuat 'perubahan' pada budaya dan remaja indonesia. Siapa yang akan bertanggung jawab?
See the fact, anak remaja sekarang mengikuti budaya dari barat melalui media yang mereka lihat!! dan kebanyakan dari televisi.
Yah, saya tahu mungkin di agama kristen untuk hal-hal seperti itu mungkin diperbolehkan. Face the fact! coba lihat bali dan kelakuan remaja disana. Sebenarnya bukan masalah ke Islam saja, tp masalah di moral bagi bangsa ini. Saya rasa anda harus melihat kenyataan.
Mencoba menampilkan budaya indonesia di Miss World?

Apa Miss World itu adalah sebuah kontes menjual wanita? Sebenarnya dari dulu saya selalu berpikir, kemana rasa malu kaum wanita tersebut? Meminta keadilan ini itu. Contoh : ada ruang khusus bagi wanita ketika masuk bus way, diadakan karena terjadi pelecehan terhadap wanita tersebut. Apa ajang kontes 'penjualan' wanita di acara-acara tersebut bukan hal yang menyebabkan pelecehan itu terjadi?

Tapi sudahlah, tiap orang memiliki pendapat masing masing. Sebenarnya gw penasaran; makna hidup mereka, apa?

Tuesday, April 9, 2013

6 GOLONGAN WANITA YANG KURANG LAYAK DI JADIKAN SEORANG ISTRI

Silahkan luangkan waktu sejenak untuk membacanya

1). Al -Anaanah
Banyak keluh kesah. Yang selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah tak cukup, diberi motor tak cukup, diberi mobil tak cukup, dll. Selalu ingin memenuhi kehendak nafsu sendiri, tanpa memperhatikan perasaan suami, tak hormat kepada suami apalagi berterima kasih pada suami. apa yg suami beri pun tak pernah puas. Ada saja yang tak cukup.

2). Al-Manaanah
Suka mengungkit. Kalau suami melakukan hal yg dia tak berkenan maka diungkitlah segala hal tentang suaminya itu. sangat senang membicarakan suami: tak ingat budi, tak bertanggung jawab, tak sayang, dll. Padahal suami sudah memberi perlindungan macam-macam padanya.

3). Al -Hunaana
Ingin pada suami yg lain atau berkenan kepada lelaki yg lain. sangat suka
membanding-bandingkan suaminya dengan suami/lelaki lain. Tak ridha dengan suami yangada. (Naudzubillah)

4). Al- Hudaaqah
Suka memaksa. Bila ingin sesuatu maka dipaksa suaminya melakukan. Pagi, petang malam asyik menekan dan memaksa suami. Adakalanya dengan berbagai ancaman: ingin lari, ingin bunuh diri, ingin membuat malu suami, dll. Suami dibuat seperti budaknya, bukan sebagai pemimpinnya. Yang dipentingkan adalah kehendak dan kepentingan dia saja.

5). Al-Hulaaqa
Sibuk bersolek atau tidur atau santai-santai dll hingga lalai dengan ibadah-ibadah asas, seperti shalat berjamaah, wirid zikir, mengurus rumah-tangga, berkasih sayang dengan anak-anak, dll.

6). As-Salaaqah
Banyak berbicara, menggosip. Siang malam, pagi petang asik menggosip terus. Apa saja yg suami kerjakan selalu tidak benar dimatanya.

Zaman sekarang bergosip bukan saja berbicara di depan suami, tapi dengan telfon, SMS, internet (facebook), BBM dan macam-macam cara yang lain.

Kesimpulan:
Isteri lebih asyik menyusahkan suami dengan kata-katanya yang menyakitkan, istri lebih asik dengan dirinya sendiri.
Demikianlah yang harus kita perhatikan dari 6 golongan wanita yang kurang layak dijadikan Istri.

Semoga bermanfaat saudaraku untuk kaum adam maupun kaum hawa semoga bisa dijadikan catatan permanent dalam hati kita.

Friday, March 29, 2013

Aborsi, Wanita dan Bayi

Saat ini Aku gembira sekali, Aku berada ditempat yang hangat dan nyaman walaupun gelap.
Tapi ah.. Itu tidak masalah, Aku tetap gembira sekali, Tuhan telah memilihkan tempat ini untukku.
Aku Bisa merasakan Ibu tersenyum,
mendengarka
n suara Ibu yang lembut.
Tapi Bu, kenapa beberapa hari ini Ibu menangis..?
Malam ini Aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisanmu semakin menjadi, tiba tiba Ibu memukulku, yang masih ada dalam perut Ibu. Aku Kaget sekali Bu.. Aku ingin sekali memelukmu dan bertanya kepadamu,
kenapa Ibu bersedih..?
Siapa yang telah membuat Ibu menangis..?
Tapi Ibu terus memukulku.. sakiiiit Bu..
Ibu.. Aku ingin bertanya, kenapa hari ini Ibu mencaci maki Aku..?
Aku bahkan tidak tahu apa salahku..?
Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama Seseorang yang Ibu katakan sebagai Ayahku, Seseorang yang kemarin memukul Ibu.
Ibu.. Aku ingin membelai Wajahmu dan mengusap air matamu, Aku ingin mengatakan Aku sayang Ibu agar Ibu tenang,
tapi tanganku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajahmu Bu..
Tapi Tenanglah Bu, aku benar benar akan membahagiakan Ibu saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibuku.

SAAT ABORSI

"Ibu.. Kenapa seharian ini Ibu tetap menangis..?
Apa Aku berbuat salah..?
Ibu, hukumlah Aku jika Aku salah,
tapi tolong usir benda yang menarikku ini..!
Ibu dia jahat padaku, dia menyakitiku,
Ibu.. Tolong Aku.. sakiiiiit.. Ibu..
Kenapa Ibu tidak mendengar teriakanku, Bu..
Benda itu menarik kepalaku,
rasanya leherku ini mau putus,
dia bahkan menyakiti tanganku yang kecil ini,
dia terus menarik dan menyiksaku.. Sakiiit.. Oh Ibu...
tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini.. Ibu.. Aku sekarat...

ABORSI SELESAI

Ibuku sayang.. Kini aku telah bersama Tuhan di-
Surga, Aku bertanya kepadaNya,
apakah Aku dibunuh..? Dia menjawab Aborsi..
Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi..?
Yang Aku tahu sesuatu itu telah menyakitiku dan Aku sedih Bu.. Teman Temanku di Surga bilang, kalau Aku tidak di inginkan.
Ah.. Aku tidak percaya...
Aku mempunyai Ibu yang sangat baik
dan sayang padaku.
Mereka juga berkata, karena Aku..
Ibu merasa sangat malu !
Itu Tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu
yang akan melindungi Ibu,
kenapa Ibu harus malu..?
Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu.
Tetapi Mereka tetap bilang padaku,
kalau Ibu sendiri yang membunuhku..!
Tidak ! Ibuku tidak akan sekejam itu,
Ibuku sangat lembut dan mengasihiku..!
Maafkan Aku Ibu...
Aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.
Karena Aku ingin membahagiakan Ibu, tapi sekarang Tuhan telah membawaku kesini, karena kejadian itu...
Benda Itu telah menghisap lengan dan kakiku hingga putus...
dan akhirnya mencengkeram seluruh tubuh mungilku.
Ibu.. Aku hanya ingin Ibu tahu,
bahwa Aku sangat ingin tinggal bersama Ibu,
Aku tak ingin pergi. Aku sayang Ibu,
walaupun Aku belum sempat bernafas
dan melihat wajahmu Ibu..
Ibu... Aku sangat ingin mengatakan,
biarlah Aku sendiri yang merasakan...
sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.
Ibu...Maafkan Aku...
karena gagal menjadi jagoan kecil...
yang akan melindungi Ibu...
Selamat tinggal Ibu..

Wednesday, February 20, 2013

Perlakukan ia dengan baik

Suatu ketika ada perumpuan hamil karena zina yg datang kepada Nabi untuk bertaubat dan minta agar diberi hukuman,

lantas Nabi memanggil wali perempuan tsb dan berkata(yg artinya):

"PERLAKUKANLAH IA DGN BAIK! Jika ia telah melahirkan bawalah ia ke Saya".

Lantas ia (wali perempuan tsb) selesai melaksanakannya. Dan nabi membuat perintah, kemudian pakaiannya dikencangkan(badannya diikat) dan ia di Rajam, setelah itu Nabi MENSHOLATI jenazahnya.

Lantas Sahabat Umar (bin khottob) menanggapi: "Engkau menSolatinya Ya Rosulallah?? dia kan telah zina?"

maka Beliau menjawab:" ia telah melakukan taubat, yg seandainya taubatnya tsb dibagikan di antara 70 penduduk madinah niscaya taubatnya lebih buat mereka.

Dan apakah engkau pernah dapati yg lebih utama dari seorang yg baik dgn dirinya sendiri demi Allah Azza Wa Jalla??"

(HR imam Muslim, Riyaadus shoolihiin, Hal 26, bab Taubat, hadis ke 10)

Wednesday, January 30, 2013

Fenomena Para Gadis Menangis Karena Idola Tampan Boyband Korea

Wahai adik-adikku yang dirahmati Allah, tidak tahukah kalian bila Nabi Muhammad sebelum ajalnya menangisi dan memanggil kita? "Ummati, Ummati..." lirih suara Nabi.
Beliau khawatir kepada kita, umatnya..
Beliau menangisi kita..
...
Wahai adik-adikku yang dirahmati Allah, tahukah siapa yang menjadi perhiasan dunia sekaligus tiang negara ? Ya, kalian adik-adik perempuan yang kelak akan menjadi ibu bagi putra-putri kalian..

Lantas mengapa kalian rela berdesak-desakan di bandara menunggu kehadiran para pemuda tampan dari Korea itu?
Kalian menangis saat mereka tidak menemui kalian..

Tahukah adik-adiku, sebenarnya mereka sama sekali tidak peduli dengan nasib kalian kelak di akhIrat. MEREKA TIDAK MENGENALI KALIAN DI ALAM AKHIRAT. Dan mereka tidak bisa memberi keselamatan saat api neraka menjilat memanggil kita..

Berilah satu ruang kosong di hati kalian, khusus hanya untuk satu idola kalian, Nabi Muhammad. Mengapa harus Nabi, bukan Super Junior, atau Justin Bieber?

Allah menjawab :
"Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah"
(Surah Al Ahzab 33:21)

Suju, Justin, Smash, Seven Icon, Super Seven, Coboy Junior, Cherrybelle, Princess dan manusia itu hanyalah makhluk biasa. Jangan beri kepada mereka sikap cinta berlebih karena mereka cute, kata kalian.. Ke-cute-an mereka tidak akan menyelamatkan kalian dari neraka dan ke-ciut-an mereka juga tidak menyebabkan kalian dimasukkan ke dalam rahmat Allah..

Perbanyak shalawat pada nabi, pakailah jilbab, jaga kehormatan, kerjakan shalat dan puasa, itulah tanda kalian mengidolakan Nabi Muhammad .. yang super, super, dan lebih super jutaan kali dari manusia-manusia itu...

Sadarlah adik-adikku..

Semoga bermanfaat :))

Sumber : here 

--------------------------------------------------------------xXx-----------------------------------------------
penulis perempuan ya, dari sumber nya adalah perempuan. dan hal ini tidak membuat saya menjadi seorang perempuan. hanya share..untuk kebangkitan akal dan pikiran muslimah

Wednesday, January 9, 2013

Aku Hanya Wanita Biasa Duhai Suamiku

Kepadamu yang akan menjadi pendampingku kelak...

Terima kasih karena telah memilihku di antara ribuan bidadari di luar sana yang siap untuk kau pilih....

Padahal kau begitu tahu begitu tahu, aku hanya wanita biasa, yang sangat jauh dari sempurna.

Karenanya ku ingin kau tau,aku bukan wanita yang sempurna, aku begitu banyak kekurangan.
Maka ketahuilah...

Kepadamu yang akan memilihku kelak...
Aku tak sebijak bunda Khadijah, karenanya ku ingin kau tau,
aku bisa saja berbuat salah dan begitu membuatmu marah.
Maka ku mohon padamu, bijaklah dalam menghadapiku, jangan marah padaku,
nasihati aku dengan hikmah, karena bagiku kaulah pemimpinku, tak akan berani ku durhaka kepadamu...

Duhai kau yang yang telah memilihku kelak....
Ingatlah, tak selamanya aku dapat tampak cantik di matamu,
ada kalanya aku akan terlihat begitu kusam dan jelek.

Mungkin karena aku begitu sibuk berjibaku di dapur,
untuk menyiapkan makan untukmu dan malaikat-malaikat kita nanti
InsyaAllah
Maka, aku akan tampak kotor dan bau asap.

Atau karena seharian ku harus membenahi istana kecil kita,
agar kau dan malaikat kita dapat tinggal dengan nyaman dan sehat.

Maka mungkin aku tidak sempat berdandan untuk menyambutmu sepulang bekerja.

Ataukah kau akan menemukanku terkantuk-kantuk saat mendengar keluham dan ceritamu,
bukan karena aku tak suka menjadi tempatmu menumpahkan segala rasamu,
tapi semalam saat kau tertidur dengan nyenyak,
aku tak sedetikpun tertidur kerana harus menjaga malaikat kecil kita yang sedang rewel,
dan ku tau kau letih mengais rezeki untuk kami maka tak ingin ku mengusik sedikit pun lelapmu..

Jadi jika esok pagi kau mendapatiku begitu letih dan ada lingkaran hitam di mataku,
maka tetaplah tersenyum padaku, karena kau adalah kekuatan ku...
Padamu yang menjadi nahkoda dalam hidupku kelak...
Ketahuilah, aku tak sesabar Fatimah, ada kalanya kau akan menemukanku begitu marah,
menangis dan tak terkontrol, bukan karena ku membangkang padamu, tapi aku hanya wanita biasa,
aku juga butuh tempat untuk menumpahkan beban di hatiku, tempat untuk melepaskan penatku,
dan mungkin saat itu aku tak menemukanmu, atau kau begitu sibuk dengan pekerjaanmu,
maka bersabarlah, yang ku butuhkan hanya belaianmu...

Karena bagiku kau adalah tetesan embun yang mampu memadam segala resahku...
Padamu yang menjadi imam dalam hidupku kelak...

Ketahuilah, aku tak secerdas Aisyah..
Maka jangan pernah bosan mengajariku, membimbingku ke arah-NYA..
Jangan segan membangunanku di sepertiga malam untuk bersamamu bermunajat pada Kekasih yang Maha Kasih..

Jangan letih mengingatkanku untk terus bersamamu mendulang pahala dalam amalan-amalan sunnah..

Bimbing tanganku ke Jannah-NYA agar kau dan aku tetap bersatu di dalamnya...
Padamu yang menjadi kekasih hati dan teman dalam hidupku...

Seiring berjalanya waktu,kau akan menemukan rambutku yang dulu hitam legam dan indah,
akan menipis dam memutih. Kulitku yang bersih akan mulai keriput. Tanganku yang halus akan menjadi kasar...

Dan kau tak akan menemukanku sebagai wanita cantik, yang kau khitbah puluhan tahun yang lalu...
Bukan wanita muda yang selalu menyenangkan matamu...
Maka jangan pernah berpaling dariku...

Karena satu yang tak pernah berubah,
bahkan sejak dulu akan terus bertambah dan kian membuncah,
yaitu rasa cintaku padamu...

Ketahuilah... Tiap harinya, tiap jam, menit dan detiknya, telah aku lewati dengan selalu jatuh cinta padamu.
Maka cintailah aku karena-NYA, dengan apa adanya aku...
Jangan berharap aku menjadi wanita sempurna...
Maafkan aku karena aku bukan istri Nabi...

Aku hanya wanita biasa....... 
 
Sumber : here

Saturday, January 5, 2013

HARI GINI PACARAN GAK ML ...?! APA KATA DUNIA ...?!

Aku rasa harus posting hal seperti ini, karena bermasalah sekali terhadap aqidah, keimanan, dan masa depan kita.
--------------------------------------------------xXx-----------------------------------------------------

Bismillahi Minal Awwali wal Akhiri ... Mungkin Anda pernah membaca artikel-artikel ini. Miris sekali rasanya melihat fenomena dan kenyataan yang terjadi.

97,05% Mahasiswi Di Yogyakarta Hilang Kegadisannya
51,5% Mahasiswi Bandung Melakukan Hubungan Seks Di Rumah Kost.

Seperti inikah potret generasi penerus bangsa ini? Pergaulan bebas merajalela tiada henti. Hubungan seks pranikah kini dianggap sebagai hal biasa. Sebagian besar mereka beralasan karena dalih cinta. Para gadis itu tak ragu menyerahkan ‘mahkota’nya kepada kekasihnya. Tak pernahkah terpikirkan sedikitpun di benak mereka dampak dari perbuatan mereka itu?

Teringat perbincangan dengan rekan pria saya (sebut saja Agus) ketika membahas masalah tersebut. Jumat lalu Agus menceritakan tentang seorang teman prianya (sebut saja Marko).

Marko dengan bangganya mengatakan sudah sering melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan kekasihnya. Saya terperangah mendengarnya. Bukan karena perilakunya itu, tapi justru kaget dengan apa yang dituturkan Marko itu. Ia dengan santainya mengatakan pacarnya sudah ‘diperawani’.

Sungguh tak habis pikir dengan perilaku Marko itu. Tak terbayang bagaimana reaksi kekasihnya bila mengetahui pujaan hatinya itu menceritakan ‘aib’ mereka kepada teman-temannya. Apalagi bila teman-teman Marko itu juga mengenal dirinya. Agus masih terus mengorek keterangan dan bertanya lebih detil kepada Marko.

“Loe gak takut cewek loe hamil dan minta dinikahi?” tanya Agus kepada Marko.

Marko malah tertawa mendengar pertanyaan Agus.
“Gue kan gak bodoh bro! Pake pengaman lah!” jawab Marko.

“Tujuan loe ML sama dia apa bro? Semata-mata Karena cinta?” tanya Agus lagi.

Marko kemudian menjawab “Hari gini pacaran gak pake ML? Apa kata dunia? Kalo soal cinta sih jangan loe tanya deh! Kami melakukannya suka sama suka koq. Gue gak kuatir dia bakalan minta putus sama gue. Soalnya dia udah gue pake! Gak mungkinlah dia ninggalin gue. Emangnya dia bisa nyari pacar baru yang mau nerima dia udah gak perawan lagi”

Waduuh! Kali ini saya makin termehek-mehek mendengarnya. Sungguh terlalu Marko itu! Tega sekali dia! Dia sengaja melakukan itu dengan tujuan agar kekasihnya tak bisa ke lain hati dan mencari pacar lain.

Belum tentu juga Marko setia dan mengawini kekasihnya itu. Bagaimana bila yang terjadi sebaliknya? Bagaimana bila Marko yang ternyata meninggalkan kekasihnya itu? Bukan tidak mungkin kekasihnya itu menghiba-iba agar dirinya tidak ditinggalkan.

Kalau sudah begitu kejadiannya, siapa yang rugi? Tentunya perempuan khan? Oleh karena itu teman, sebelum melakukan perbuatan itu, pikirkanlah 1000x daripada menyesal belakangan. Godaan dan rayuan kekasih yang minta berhubungan intim dengan alasan cinta itu hanya jebakan semata! Lihatlah fakta di depan mata seperti kisah Marko ini.

Sebuah fakta lagi terjadi saat hendak menuju kediaman rekan saya di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Rekan saya itu memberitahukan di wilayah itu beberapa waktu yang lalu seorang bayi berumur beberapa hari ditemukan oleh warga setempat di dalam kardus. Bayi malang itu sudah tak bernyawa lagi! Tentu saja hal itu langsung membuat gempar warga sekitar.

Sungguh kenyataan yang sangat memprihatinkan. 2 perbuatan nista telah tercipta. Pertama, bisa jadi bayi itu adalah hasil hubungan seks di luar nikah dan kedua, perbuatan membunuh! Ya Tuhan, kemanakah perginya naluri kemanusiaan si pelaku?

Menjelang malam pergantian tahun dan hari valentine yang banyak dirayakan pasangan muda, waspadalah akan momen-momen seperti itu. Biasanya momen tersebut banyak pasangan muda menghabiskan waktu bersama-sama. Waspadalah terhadap bujuk rayu kekasih anda. Atas dalih cinta mereka meminta anda untuk menyerahkan keperawanan anda.

Wahai adik-adikku yang cantik, bila kekasih anda membujuk melakukan perbuatan itu dengan iming-iming janji akan menikahi anda, yakinlah bahwa itu hanya upayanya agar hati anda luluh.

Sekali anda mengiyakan permintaannya, bersiaplah menghadapi kenyataan pahit. Sekalipun tidak menyebabkan anda hamil, namun keperawanan anda takkan kembali lagi. Belum lagi rasa malu yang akan anda tanggung bila kekasih anda menceritakan perbuatan itu kepada rekan-rekannya.

Tulisan ini sekedar mengingatkan kaum remaja. Jangan terbuai kata-kata cinta yang memabukkan. Bila kekasih anda benar mencintai anda, bukan dengan cara merenggut keperawanan anda. Bila ia benar cinta, justru ia akan menjaga diri anda dan kehormatan anda. Jangan ragu untuk berkata TIDAK pada kekasih anda. Pikirkanlah masa depan anda. Pikirkanlah, bila takdir berkata lain ternyata anda tak berjodoh dengannya. Aib dan rasa malu itu akan anda bawa sepanjang hayat anda. Pikirkanlah bagaimana hancurnya perasaan orangtua anda mengetahui anak gadisnya tak suci lagi.

Semoga 2 fakta di atas bisa menjadi perenungan bagi para gadis dan kita para orangtua agar selalu tetap waspada. Memiliki anak gadis memang harus ekstra perhatian. Tanamkan selalu keimanan kepada buah hati kita sejak dini. Jadilah sahabat bagi anak gadis anda agar mereka bisa menemukan kenyamanan dalam keluarganya sendiri. Bersikaplah terbuka dalam segala hal. Berilah pengertian akan pentingnya menjaga keperawanan.

Sumber : here

Saturday, July 7, 2012

Jilbab dan Perempuan-Opini Pribadi


“Aku sering banget liat perempuan jilbab, tapi akhlaknya kok nggak kayak orang yang pake jilbab”


“Aku belum sanggup make jilbab, shalat aja masih bolong-bolong”


****


Banyak sekali alasan yang dilontarkan sama beberapa teman saya yang “belum” mau memakai jilbab. Inilah, itulah, apa-lah, apa ini, apa itu, udah seperti anak SD, banyak alibi. Oke, sebenarnya saya nggak bisa menghakimi begitu saja, selain karena saya bukan hakim, saya juga bukan siapa-siapa. Terus saya siapa?


Setiap muslim memiliki kewajiban untuk saling mengingatkan sesamanya. Mengingatkan keburukan dan kesalahan yang diperbuat muslim lainnya.


Kenapa sih perempuan harus memakai jilbab? Pertanyaan itu pernah dilontarkan sama teman saya. Saya hanya jawab :


1. Mendatangkan rasa aman.


Entah kenapa rasanya tenteram sekali melihat seorang wanita yang mengenakan jilbab. Kalau saya lihat, jilbab itu seakan seperti sebuah peti untuk sebuah gundukan harta. Sangat berharga.


2. Menampakkan keanggunan.


Ini opini saya. Hehe. Wanita itu adalah simbol keanggunan. Pakaian yang ia pakai akan menampakkan keanggunan itu sendiri. Semakin rapi, semakin anggun. Indah sekali.


3. Membatasi diri



Jilbab bukanlah suatu halangan bagi suatu aktifitas. Bukan pembatas antara seorang perempuan dengan dunia luar. Jilbab menurut saya adalah suatu identitas. “ini Gue, Gue adalah muslim. Seorang perempuan muslim”.


Jilbab secara tak langsung membatasi perempuan dalam melakukan perbuatan buruk terhadap lingkungan luarnya.


Terus, kalau memakai jilbab tapi masih berkelakuan buruk? Maka inilah tugas kita sebagai muslim untuk saling mengingatkan. Manusia adalah tempat khilaf dan kesalahan. Itu pasti.


Intinya. Memakai jilbab itu tidak harus menunggu kita shaleh terlebih dahulu. Ketika suatu kemauan ada, maka laksanakanlah.



“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.”(Al-Ahzab 39)




Muhammad Luthfan Mursyidan