Friday, March 29, 2013
beautiful concept, Coffe
"We enter a little coffeehouse with a friend of mine and give our order. While we're approaching our table two people come in and they go to the counter -
'Five coffees, please. Two of them for us and three suspended'
They pay for their order, take the two and leave. I ask my friend:
'What are those 'suspended' coffees ?'
'Wait for it and you will see'
Some more people enter. Two girls ask for one coffee each, pay and go. The next order was for seven coffees and it was made by three lawyers - three for them and four 'suspended'. While I still wonder what's the deal with those 'suspended' coffees I enjoy the sunny weather and the beautiful view towards the square in front of the café. Suddenly a man dressed in shabby clothes who looks like a beggar comes in through the door and kindly asks
'Do you have a suspended coffee ?'
It's simple - people pay in advance for a coffee meant for someone who can not afford a warm beverage. The tradition with the suspended coffees started in Naples, but it has spread all over the world and in some places you can order not only a suspended coffee, but also a sandwich or a whole meal."
Source : here
Aborsi, Wanita dan Bayi
Tapi ah.. Itu tidak masalah, Aku tetap gembira sekali, Tuhan telah memilihkan tempat ini untukku.
Aku Bisa merasakan Ibu tersenyum,
mendengarka
n suara Ibu yang lembut.
Tapi Bu, kenapa beberapa hari ini Ibu menangis..?
Malam ini Aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisanmu semakin menjadi, tiba tiba Ibu memukulku, yang masih ada dalam perut Ibu. Aku Kaget sekali Bu.. Aku ingin sekali memelukmu dan bertanya kepadamu,
kenapa Ibu bersedih..?
Siapa yang telah membuat Ibu menangis..?
Tapi Ibu terus memukulku.. sakiiiit Bu..
Ibu.. Aku ingin bertanya, kenapa hari ini Ibu mencaci maki Aku..?
Aku bahkan tidak tahu apa salahku..?
Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama Seseorang yang Ibu katakan sebagai Ayahku, Seseorang yang kemarin memukul Ibu.
Ibu.. Aku ingin membelai Wajahmu dan mengusap air matamu, Aku ingin mengatakan Aku sayang Ibu agar Ibu tenang,
tapi tanganku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajahmu Bu..
Tapi Tenanglah Bu, aku benar benar akan membahagiakan Ibu saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibuku.
SAAT ABORSI
"Ibu.. Kenapa seharian ini Ibu tetap menangis..?
Apa Aku berbuat salah..?
Ibu, hukumlah Aku jika Aku salah,
tapi tolong usir benda yang menarikku ini..!
Ibu dia jahat padaku, dia menyakitiku,
Ibu.. Tolong Aku.. sakiiiiit.. Ibu..
Kenapa Ibu tidak mendengar teriakanku, Bu..
Benda itu menarik kepalaku,
rasanya leherku ini mau putus,
dia bahkan menyakiti tanganku yang kecil ini,
dia terus menarik dan menyiksaku.. Sakiiit.. Oh Ibu...
tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini.. Ibu.. Aku sekarat...
ABORSI SELESAI
Ibuku sayang.. Kini aku telah bersama Tuhan di-
Surga, Aku bertanya kepadaNya,
apakah Aku dibunuh..? Dia menjawab Aborsi..
Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi..?
Yang Aku tahu sesuatu itu telah menyakitiku dan Aku sedih Bu.. Teman Temanku di Surga bilang, kalau Aku tidak di inginkan.
Ah.. Aku tidak percaya...
Aku mempunyai Ibu yang sangat baik
dan sayang padaku.
Mereka juga berkata, karena Aku..
Ibu merasa sangat malu !
Itu Tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu
yang akan melindungi Ibu,
kenapa Ibu harus malu..?
Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu.
Tetapi Mereka tetap bilang padaku,
kalau Ibu sendiri yang membunuhku..!
Tidak ! Ibuku tidak akan sekejam itu,
Ibuku sangat lembut dan mengasihiku..!
Maafkan Aku Ibu...
Aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.
Karena Aku ingin membahagiakan Ibu, tapi sekarang Tuhan telah membawaku kesini, karena kejadian itu...
Benda Itu telah menghisap lengan dan kakiku hingga putus...
dan akhirnya mencengkeram seluruh tubuh mungilku.
Ibu.. Aku hanya ingin Ibu tahu,
bahwa Aku sangat ingin tinggal bersama Ibu,
Aku tak ingin pergi. Aku sayang Ibu,
walaupun Aku belum sempat bernafas
dan melihat wajahmu Ibu..
Ibu... Aku sangat ingin mengatakan,
biarlah Aku sendiri yang merasakan...
sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.
Ibu...Maafkan Aku...
karena gagal menjadi jagoan kecil...
yang akan melindungi Ibu...
Selamat tinggal Ibu..
Saturday, January 5, 2013
HARI GINI PACARAN GAK ML ...?! APA KATA DUNIA ...?!
--------------------------------------------------xXx-----------------------------------------------------
Bismillahi Minal Awwali wal Akhiri ... Mungkin Anda pernah membaca artikel-artikel ini. Miris sekali rasanya melihat fenomena dan kenyataan yang terjadi.
97,05% Mahasiswi Di Yogyakarta Hilang Kegadisannya
51,5% Mahasiswi Bandung Melakukan Hubungan Seks Di Rumah Kost.
Seperti inikah potret generasi penerus bangsa ini? Pergaulan bebas merajalela tiada henti. Hubungan seks pranikah kini dianggap sebagai hal biasa. Sebagian besar mereka beralasan karena dalih cinta. Para gadis itu tak ragu menyerahkan ‘mahkota’nya kepada kekasihnya. Tak pernahkah terpikirkan sedikitpun di benak mereka dampak dari perbuatan mereka itu?
Teringat perbincangan dengan rekan pria saya (sebut saja Agus) ketika membahas masalah tersebut. Jumat lalu Agus menceritakan tentang seorang teman prianya (sebut saja Marko).
Marko dengan bangganya mengatakan sudah sering melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan kekasihnya. Saya terperangah mendengarnya. Bukan karena perilakunya itu, tapi justru kaget dengan apa yang dituturkan Marko itu. Ia dengan santainya mengatakan pacarnya sudah ‘diperawani’.
Sungguh tak habis pikir dengan perilaku Marko itu. Tak terbayang bagaimana reaksi kekasihnya bila mengetahui pujaan hatinya itu menceritakan ‘aib’ mereka kepada teman-temannya. Apalagi bila teman-teman Marko itu juga mengenal dirinya. Agus masih terus mengorek keterangan dan bertanya lebih detil kepada Marko.
“Loe gak takut cewek loe hamil dan minta dinikahi?” tanya Agus kepada Marko.
Marko malah tertawa mendengar pertanyaan Agus.
“Gue kan gak bodoh bro! Pake pengaman lah!” jawab Marko.
“Tujuan loe ML sama dia apa bro? Semata-mata Karena cinta?” tanya Agus lagi.
Marko kemudian menjawab “Hari gini pacaran gak pake ML? Apa kata dunia? Kalo soal cinta sih jangan loe tanya deh! Kami melakukannya suka sama suka koq. Gue gak kuatir dia bakalan minta putus sama gue. Soalnya dia udah gue pake! Gak mungkinlah dia ninggalin gue. Emangnya dia bisa nyari pacar baru yang mau nerima dia udah gak perawan lagi”
Waduuh! Kali ini saya makin termehek-mehek mendengarnya. Sungguh terlalu Marko itu! Tega sekali dia! Dia sengaja melakukan itu dengan tujuan agar kekasihnya tak bisa ke lain hati dan mencari pacar lain.
Belum tentu juga Marko setia dan mengawini kekasihnya itu. Bagaimana bila yang terjadi sebaliknya? Bagaimana bila Marko yang ternyata meninggalkan kekasihnya itu? Bukan tidak mungkin kekasihnya itu menghiba-iba agar dirinya tidak ditinggalkan.
Kalau sudah begitu kejadiannya, siapa yang rugi? Tentunya perempuan khan? Oleh karena itu teman, sebelum melakukan perbuatan itu, pikirkanlah 1000x daripada menyesal belakangan. Godaan dan rayuan kekasih yang minta berhubungan intim dengan alasan cinta itu hanya jebakan semata! Lihatlah fakta di depan mata seperti kisah Marko ini.
Sebuah fakta lagi terjadi saat hendak menuju kediaman rekan saya di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Rekan saya itu memberitahukan di wilayah itu beberapa waktu yang lalu seorang bayi berumur beberapa hari ditemukan oleh warga setempat di dalam kardus. Bayi malang itu sudah tak bernyawa lagi! Tentu saja hal itu langsung membuat gempar warga sekitar.
Sungguh kenyataan yang sangat memprihatinkan. 2 perbuatan nista telah tercipta. Pertama, bisa jadi bayi itu adalah hasil hubungan seks di luar nikah dan kedua, perbuatan membunuh! Ya Tuhan, kemanakah perginya naluri kemanusiaan si pelaku?
Menjelang malam pergantian tahun dan hari valentine yang banyak dirayakan pasangan muda, waspadalah akan momen-momen seperti itu. Biasanya momen tersebut banyak pasangan muda menghabiskan waktu bersama-sama. Waspadalah terhadap bujuk rayu kekasih anda. Atas dalih cinta mereka meminta anda untuk menyerahkan keperawanan anda.
Wahai adik-adikku yang cantik, bila kekasih anda membujuk melakukan perbuatan itu dengan iming-iming janji akan menikahi anda, yakinlah bahwa itu hanya upayanya agar hati anda luluh.
Sekali anda mengiyakan permintaannya, bersiaplah menghadapi kenyataan pahit. Sekalipun tidak menyebabkan anda hamil, namun keperawanan anda takkan kembali lagi. Belum lagi rasa malu yang akan anda tanggung bila kekasih anda menceritakan perbuatan itu kepada rekan-rekannya.
Tulisan ini sekedar mengingatkan kaum remaja. Jangan terbuai kata-kata cinta yang memabukkan. Bila kekasih anda benar mencintai anda, bukan dengan cara merenggut keperawanan anda. Bila ia benar cinta, justru ia akan menjaga diri anda dan kehormatan anda. Jangan ragu untuk berkata TIDAK pada kekasih anda. Pikirkanlah masa depan anda. Pikirkanlah, bila takdir berkata lain ternyata anda tak berjodoh dengannya. Aib dan rasa malu itu akan anda bawa sepanjang hayat anda. Pikirkanlah bagaimana hancurnya perasaan orangtua anda mengetahui anak gadisnya tak suci lagi.
Semoga 2 fakta di atas bisa menjadi perenungan bagi para gadis dan kita para orangtua agar selalu tetap waspada. Memiliki anak gadis memang harus ekstra perhatian. Tanamkan selalu keimanan kepada buah hati kita sejak dini. Jadilah sahabat bagi anak gadis anda agar mereka bisa menemukan kenyamanan dalam keluarganya sendiri. Bersikaplah terbuka dalam segala hal. Berilah pengertian akan pentingnya menjaga keperawanan.
Sumber : here
Saturday, March 19, 2011
Jangan berkata TIDAK
Jangan pernah berkata TIDAK.
Kenapa pula kita harus berkata “tidak”? Apakah saat kita menjumpai problem yang sulit dan kita sudah mencapai puncak kemampuan lalu berkata tidak kepada diri sendiri “saya tidak bisa “ ? atau kata-kata lain dalam keadaan-keadaan “saya tidak mampu”,“saya tidak mau”,” saya tidak perlu” dan beragam macam kata Tidak yang kita rangkai dalam sebuah kalimat?
Ketika pikiran negative( “TIDAK” ) melingkupi pikiran kita, maka ketika kita menjumpai hal yang sama atau sejenis dengan problem yang kita lewati maka pikiran negative itu akan datang dan menghalangi kita dari perkembangan semestinya. Kita tidak akan pernah melewati batasan kita dalam berpikir. Karena pikiran negative itu dapat datang dari lingkungan atau diri anda sendiri. Dan hal yang paling kuat untuk mempengaruhi anda adalah pikiran “tidak” dari dalam diri anda sendiri.
Pikirkan pikiran positive. Hilangkan kata “tidak” dari dalam kata-kata kita. Kita bukanlah manusia dengan pikiran-pikiran negative yang hanya membuat kita terhalang dari kemajuan. Kita bisa dan pasti selalu mampu, karena kita adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan.
Jangan berkata TIDAK
Jangan pernah berkata TIDAK.
Kenapa pula kita harus berkata “tidak”? Apakah saat kita menjumpai problem yang sulit dan kita sudah mencapai puncak kemampuan lalu berkata tidak kepada diri sendiri “saya tidak bisa “ ? atau kata-kata lain dalam keadaan-keadaan “saya tidak mampu”,“saya tidak mau”,” saya tidak perlu” dan beragam macam kata Tidak yang kita rangkai dalam sebuah kalimat?
Ketika pikiran negative( “TIDAK” ) melingkupi pikiran kita, maka ketika kita menjumpai hal yang sama atau sejenis dengan problem yang kita lewati maka pikiran negative itu akan datang dan menghalangi kita dari perkembangan semestinya. Kita tidak akan pernah melewati batasan kita dalam berpikir. Karena pikiran negative itu dapat datang dari lingkungan atau diri anda sendiri. Dan hal yang paling kuat untuk mempengaruhi anda adalah pikiran “tidak” dari dalam diri anda sendiri.
Pikirkan pikiran positive. Hilangkan kata “tidak” dari dalam kata-kata kita. Kita bukanlah manusia dengan pikiran-pikiran negative yang hanya membuat kita terhalang dari kemajuan. Kita bisa dan pasti selalu mampu, karena kita adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan.
