Showing posts with label ibu. Show all posts
Showing posts with label ibu. Show all posts

Monday, January 12, 2015

Perbedaan Emak-Emak dan Ibu-Ibu

Apa sih beda nya emak-emak dan Ibu-ibu?
Itu semua menurut gw adalah misteri bahasa yang diciptakan Tuhan untuk didalami secara mendalam sedalam-dalamnya.
Jadi kali ini gw akan membahas tentang perbedaan "Emak-emak" dan "Ibu-Ibu"..

NOTE THAT : TULISAN INI HANYALAH TULISAN DENGAN UNSUR FUN YANG JANGAN DIAMBIL HATI. BACALAH DENGAN OTAK, JANGAN PAKAI EMOSI 

Sebelumnya gw bertanya dahulu ke adek gw yang masih duduk di kelas 4 SD sekarang.

***

Gw : Ki (Panggilan gw ke adek gw), apa beda nya emak-emak dan ibu-ibu?
Adek Gw (AG) : *mikir sejenak* beda kata-katanya kak.
Gw : *gw menghela nafas, susahnya punya adek agak rada-rada otak herp* Ya iyalah, selain itu?
AG : Kalo Emak-emak itu ibu-ibu yang tinggal nya di kampung, kalo ibu-ibu itu yang nggak terlalu kampung.
Gw : ......

***


Setelah gw melakukan penelitian, dan gw yakin sudah teruji di ITB dan IPB, maka gw mengambil beberapa kesimpulan ilmiah demi memecahkan perbedaan Emak-emak dan Ibu-ibu. Kata Emak-emak dan Ibu-ibu tolong jangan dipecah sendirian menjadi EMAK saja atau IBU saja. Karena konotasi nya berbeda.

2 Kesimpulan yang gw dapat bisa kalian baca di paraghraf berikut :

1. Bentuk yang "sedikit" berbeda

Emak-emak

ini bukan emak-emak, tapi nenek. Kalaupun emak, emaknya si brewok di foto itu

Ini Ibu-ibu, makanya kalo ibu ini jaga warung, dipanggilnya ibu-ibu warung, bukan emak-emak warung. 

kalo ini "Ummi", beda kan bentuk dan parasnya. AWAS DIA SUDAH PUNYA SUAMI!

2. Deskripsi yang berbeda sedikit namun pasti

Emak-emak : Wajah sewaktu muda dan saat sudah "tidak muda" (aku ingin pakai kata Tua, tapi nggak tega) berbeda lumayan jauh. Entah apa yang menyebabkan emak-emak's face bisa berbeda jauh dibandingkan ketika ia masih gadis belia. Tubuhnya juga sudah berisi (Tubuhku dulu, tak begini, la la la la ) alias G*MB*OT (kata sengaja disensor). Jilbab nya pun (kalau ia makai jilbab) akan memperlihatkan dengan jelas apa arti "berisi" itu. Kalau punya perhiasan, make nya berlebihan. Wajah sumringah bak putri raja, padahal sih kagak.

Ibu-ibu : kulitnya mulai terlihat kerutan, karena dimakan usia. Jilbab yang sederhana. Tubuhnya dibalut oleh pakaian sederhana yang mulai kehilangan warnanya (tidak semua). Paras wajah muda nya masih tampak terlihat padanya, seakan umur berjalan lambat pada anggota tubuhnya.

 *** 

Jadi kalo disuruh milih EMAK-EMAK atau IBU-IBU, mana yang kalian pilih?



Kalo gw sih, gw milih yang masih gadis la :), dan tentunya harus Jilbab Lebar PKS *plak*
Yang pasti, di sepanjang doa gw (lebay), gw berharap Calon Istri gw di masa depan nggak evolusi jadi emak-emak, juga nggak jadi ibu-ibu, tapi jadi Ummi :p

Friday, March 29, 2013

Aborsi, Wanita dan Bayi

Saat ini Aku gembira sekali, Aku berada ditempat yang hangat dan nyaman walaupun gelap.
Tapi ah.. Itu tidak masalah, Aku tetap gembira sekali, Tuhan telah memilihkan tempat ini untukku.
Aku Bisa merasakan Ibu tersenyum,
mendengarka
n suara Ibu yang lembut.
Tapi Bu, kenapa beberapa hari ini Ibu menangis..?
Malam ini Aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisanmu semakin menjadi, tiba tiba Ibu memukulku, yang masih ada dalam perut Ibu. Aku Kaget sekali Bu.. Aku ingin sekali memelukmu dan bertanya kepadamu,
kenapa Ibu bersedih..?
Siapa yang telah membuat Ibu menangis..?
Tapi Ibu terus memukulku.. sakiiiit Bu..
Ibu.. Aku ingin bertanya, kenapa hari ini Ibu mencaci maki Aku..?
Aku bahkan tidak tahu apa salahku..?
Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama Seseorang yang Ibu katakan sebagai Ayahku, Seseorang yang kemarin memukul Ibu.
Ibu.. Aku ingin membelai Wajahmu dan mengusap air matamu, Aku ingin mengatakan Aku sayang Ibu agar Ibu tenang,
tapi tanganku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajahmu Bu..
Tapi Tenanglah Bu, aku benar benar akan membahagiakan Ibu saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibuku.

SAAT ABORSI

"Ibu.. Kenapa seharian ini Ibu tetap menangis..?
Apa Aku berbuat salah..?
Ibu, hukumlah Aku jika Aku salah,
tapi tolong usir benda yang menarikku ini..!
Ibu dia jahat padaku, dia menyakitiku,
Ibu.. Tolong Aku.. sakiiiiit.. Ibu..
Kenapa Ibu tidak mendengar teriakanku, Bu..
Benda itu menarik kepalaku,
rasanya leherku ini mau putus,
dia bahkan menyakiti tanganku yang kecil ini,
dia terus menarik dan menyiksaku.. Sakiiit.. Oh Ibu...
tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini.. Ibu.. Aku sekarat...

ABORSI SELESAI

Ibuku sayang.. Kini aku telah bersama Tuhan di-
Surga, Aku bertanya kepadaNya,
apakah Aku dibunuh..? Dia menjawab Aborsi..
Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi..?
Yang Aku tahu sesuatu itu telah menyakitiku dan Aku sedih Bu.. Teman Temanku di Surga bilang, kalau Aku tidak di inginkan.
Ah.. Aku tidak percaya...
Aku mempunyai Ibu yang sangat baik
dan sayang padaku.
Mereka juga berkata, karena Aku..
Ibu merasa sangat malu !
Itu Tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu
yang akan melindungi Ibu,
kenapa Ibu harus malu..?
Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu.
Tetapi Mereka tetap bilang padaku,
kalau Ibu sendiri yang membunuhku..!
Tidak ! Ibuku tidak akan sekejam itu,
Ibuku sangat lembut dan mengasihiku..!
Maafkan Aku Ibu...
Aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.
Karena Aku ingin membahagiakan Ibu, tapi sekarang Tuhan telah membawaku kesini, karena kejadian itu...
Benda Itu telah menghisap lengan dan kakiku hingga putus...
dan akhirnya mencengkeram seluruh tubuh mungilku.
Ibu.. Aku hanya ingin Ibu tahu,
bahwa Aku sangat ingin tinggal bersama Ibu,
Aku tak ingin pergi. Aku sayang Ibu,
walaupun Aku belum sempat bernafas
dan melihat wajahmu Ibu..
Ibu... Aku sangat ingin mengatakan,
biarlah Aku sendiri yang merasakan...
sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.
Ibu...Maafkan Aku...
karena gagal menjadi jagoan kecil...
yang akan melindungi Ibu...
Selamat tinggal Ibu..

Monday, October 29, 2012

Aku dan Ibu-sebuah surat-






Bismillah .. Aku mempunyai pasangan hidup ...
Saat senang aku cari pasanganku ..
Saat sedih aku cari ibu ....


Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku ..
Saat gagal aku ceritakan pada ibu ...

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku ..
Saat sedih aku peluk erat ibuku ...

Saat liburan aku bawa pasanganku ..
Saat aku sibuk anak dianter ke rumah ibu ...

Saat sambut valentine slalu beri hadiah pada pasangan ..
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu" ...

Selalu aku ingat pasanganku ..
Selalu ibu yg ingat aku ...

Setiap saat aku akan telpon pasanganku ..
Kalau inget saja aku akan telpon ibu ...

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku ..
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu ...

Renungkanlah ..:

"Kalau kau sudah gajian saat berkerja ...
sudahkah kau kirim uang untuk ibu ..?

Ibu tidak minta banyak... lima puluh sebulan pun "cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya ........

Tapi kalau ibu sudah tiada ..........
Ibu aku RINDU....... AKU RIIINDDUU ... SANGAT RINDU ....

Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya dikala beliau sakit ....?
berapa banyak yang sanggup melap muntah ibunya .....?

berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya .....?
berapa banyak yang sanggup. membuang nanah dan membersihkan luka ibunya ..?

berapa banyak yang sanggup cuti kerja untuk menjaga ibunya yg sedang sakit ...?
Dan akhir sekali berapa banyak yang menshalati JENAZAH ibunya ......?