Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Sunday, October 23, 2016

NAMBAH UTANG HANYA UNTUK BAYAR BUNGA UTANG.. NYESEK GAK SIH?

NAMBAH UTANG HANYA UNTUK BAYAR BUNGA UTANG.. NYESEK GAK SIH?
Kalau lihat berita yang muncul dimana-mana tentang kondisi keuangan negara kita pasti ikut nyesek! Tahun depan Indonesia harus membayar bunga utang sampai 221 Trilyuunn! Hei baca lagi.. itu hanya BUNGA-nya saja, belum pokok utangnya.. hedeeh! Kalau mau tau duit segitu ditulisnya gini: Rp. 221.000.000.000.000!! Bunganya saja... ooooh romantisss!
Makanya mentri keuangan yang sekarang 'galak' soal anggaran ya wajar saja. Pangkas anggaran sana-sini, tinggal para kepala daerah yang ketar ketir kalo jatah dari pusat dipangkasss terus.. program mereka bakal berantakan, kecuali daerah itu punya sumber daya lokal yang bisa nutup semua pengeluaran.
"Solusinya apa mas?"
Saya juga gak tau. Saya bukan pakar ekonomi nih.. itu utang sudah numpuk sejak puluhan tahun dari presiden-presiden sebelumnya.. bukan utang satu dua bulan.
"Terus maksudnya nulis ini? Komplain doang?"
Enggak kok, cuman mau ngajak intropeksi kalo itu terjadi di bisnis kita.. nambah utang hanya untuk bayar bunga utang! Pernah ngalamin?.. saya pernah!!
"Naah.. kalo ini solusinya apa mas?"
Oke dengerin.. kita mulai!
Yang bisnisnya sudah terjerat utang bertahun-tahun, apalagi utangnya penuh riba pasti merasakan hal ini:
1. Uang gak pernah kumpul, tiap bulan hanya lewat aja. Dapat duit sih kayaknya, tapi ludes lagi buat bayar cicilan dan bunga.
2. Hati gak pernah tenang, yang dipikir adalah bayar cicilan. Bukan lagi mikir pengembangan usaha dan inovasi, tapi mikir biar cicilan gak telat, biar gak ditelpon atau didatengin orang bank.
3. Ibadah gak pernah khusuk, bener deh kalau utang riba itu bikin linglung gak bisa berdiri kayak orang kemasukan syaitan dan tekanan penyakit gila (Al Baqarah 275), tiap sholat bayangan angka-angka tagihan selalu terbayang.
4. Terhina di siang hari dan gelisah di malam hari. Terbayang wajah debt collector siang malam.. Tiap ada motor berhenti di depan rumah hati langsung MAKDEG! Tiap ada telpon di HP nomer gak dikenal takut ngangkat.. kalau diangkat pas dari orang bank tiba-tiba kayak orang gagu.. ak ik uk.. aak iik uuk!
Fiuuuuuhhh!!
"Terus gimana mas solusinyaaaaa!!"
Sabar dul..
Baru mau ngetik nih..
Solusinya?
1. Taubat! Ini yang paliiiiiiing dasar dan paling utama! Minta ampuuun sama ALLAH karena udah berani mainan riba yang dilaknat oleh ALLAH. Mau sholat taubat tiap habis sholat fardu juga boleh! Mau istighfar 1000 kali sehari juga boleh, intinya minta ampun sama ALLAH. Pokoknya perbaiki ibadah total.
2. Berazzam (bercita-cita dengan sungguh-sungguh) utang lunas. Buktikan dengan sumpah tidak mau membuka akad riba lagi. Dari bank menawarkan restrukturisasi jangan mau, jadi utangmu diperpanjang waktunya, cicilannya lebih kecil tapi mundur lagi 3 tahun jangka waktunya, jatuhnya nanti lebih mahal.
3. Menutup akad-akad riba yang pernah terjadi, walaupun belum lunas. Misal kartu biang bangkrut, kartu kredit.. potong semua sekarang juga, belum lunas gakpapa. Tapi dengan memotong kartu itu berarti pintu riba sudah tertutup, kamu gak bisa memakainya lagi. Mau ada tawaran cicilan HP 0% teteep anteeeng aja gak ngefek, kan yang buat nyicil dah gak ada.. naah sambil jalan selesaikan deh satu-satu tagihan yang tersisa. Mulai dari tagihan paling kecil, bereskan! Lanjut ke tagihan-tagihan lainnya.
4. Lihat asset-asset yang ada dibisnismu, mana yang bisa dijual cepat dan tidak produktif ya jual saja, gak usah sayang-sayang. Bahkan jika ada bahan baku yang mandeg terlalu lama jual juga, produk jadi yang numpuk lama gak laku. Jual juga! Obral gakpapa! Pokoknya semua yang bisa dijadikan duit ya jadikan! Uangnya buat membayar pokok utang.
5. Efisiensi semua hal, jika ada pos-pos yang boros di usahamu saatnya diamputasi, bahkan jika ada pemborosan karyawan ya terpaksa dirumahkan, mana mungkin kamu membayar gaji 10 orang tapi hasilnya sama dengan jika dikerjakan oleh 7 orang. Naah kamu harus lakukan analisa sendiri diusahamu! Kalau perlu kamu terjun langsung lagi, gak usah malu gak usah gengsi. Kerja lagi bareng karyawan lainnya demi efisiensi.
6. Tambah ilmunya! Kumpul di komunitas wirausaha. Ikuti seminar-seminar dengan ilmu baru, praktekkan! Jangan puas dengan yang sekarang.. bahaya kalau terlena. Ada kawan punya warung dengan omzet 60 juta sebulan, dia santai saja.. sampai dikasih tau temannya dengan cara A,B,C,D maka bisa naik dua-tiga kali lipat. Dia hajarrrrr habis-habisan ilmunya itu, capek iya.. kesel iyaa.. tapi hasilnya? Dalam sebulan omzetnya naik jadi 150 juta! Tanpa nambah warung.. hanya nambah 3 karyawan saja! Ayo belajar! Gaul! Banyakin ilmunya!
7. Lakukan bisnis lain! Bagi waktu yang 24 jam ini, kurangi tidur 6 jam, masih ada 18 jam untuk mencoba hal-hal baru. Bisa jadi marketing (makelar is everything), jual produk orang lain! Gak usah mikir produksi.. produk udah jadi kok! Kamu tinggal jual.. jual.. jual.. jual.. jual! Jual! ambil untungnya untuk bayar utang yang masih ada!
8. Tunda semua kesenangan! Walaupun dapat uang berlebih karena omzet naik jangan tergoda untuk beli hal-hal yang gak urgent dan gak dibutuhkan! Ini hanya godaan keinginan! Pokoknya tiap dapat uang bayar buat bayar utang.. titik!
9. Banyakin sedekahnya, dekati anak-anak yatim dan duafa, kamu tidak pernah tau dari mulut siapa doamu akan dikabulkan.. banyak kawan-kawan yang ngasih testimoni, mau jual asset gak laku-laku, tapi setelah rutin ngasih makan anak-anak yatim dan orang miskin, tiba-tiba ada orang yang datang membeli rumahnya atau mobilnya, cash! Tanpa ditawar!
10. Doa orang tua. Terutama ibu.. sungguh powerfull! Minta doa dari mereka, kalau perlu cium kaki mereka.. dulu kita masih bayi belum tau apa-apa, belum punya beban utang, mereka yang melindungi kita, balik lagi ruh kita ke masa bayi.. minta doa mereka agar sekarang menguatkan ikhitiar bebas utang!
Daah itu urutan caranya! Jangan lupa selalu jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu.. nih ayatnya!
"Jadikanlah SABAR dan SHALAT sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu" (Al-Baqarah:45)
Sabaaar.. mainan riba 5 tahun, baru taubat 1 bulan minta semua cepet beresss! Ya ambil kaca deh biar tau diri.. nikmati prosesnya biar taubatnya makin manteb! Makin dekat dengan ALLAH
Sholaaaatt!
denger adzan sholat..
denger adzan sholat..
denger adzan sholat..
Yang Maha Pemilik Solusi sudah manggil, masak kamu terus mau cuekin? Ya gak bakal selesai-selesai masalahmu kalau terus bersandar ke makhluk!
Bersandar total ke ALLAH sadja!
Daah gitu yaaa!
Sudah ribuan orang yang membuktikan bisa hidup tenang tanpa utang...
Kamu kapan?
@Saptuari

================================================== 
Jangan menunda
Jangan banyak membuat alasan
Jangan mudah percaya

Monday, January 4, 2016

Pembaca Al Quran yang Dilaknat Allah swt

Di satu malam, Imam Ali bin abu thalib as
berjalan bersama sahabatnya, Kumayl bin ziyad.
Di sebuah lorong, Kumayl mendengar seseorang
yang sedang membaca Alquran. Bacaannya
sangat bagus dengan suara yang merdu,
sehingga yang mendengarnya terasa sesak
dadanya. Kumayl kemudian berkata kepada Imam
Ali as, "Sungguh bagus bacaan orang itu.
Sungguh aku ingin menjadi rambut dan badan
pembaca itu. Tentu menyenangkan.."
Imam Ali as berkata, "Wahai Kumayl, tidak perlu
engkau berbicara begitu. Karena rahasia Tuhan
akan ditampakkan padamu.."
Waktu berlalu, dan sampailah pada peristiwa
besar di masa kekhalifahan Imam Ali as.
Pasukannya memberontak dan dikenal dengan
nama perang Nahrawan. Imam Ali as berhasil
mempertahankan kota dan ia memandang ke
penjuru dimana mayat2 bergelimpangan.
Ia menuju ke salah satu mayat dan memanggil
Kumayl bin Ziyad. "Wahai Kumayl, kenalkah
engkau dengan orang ini ?" Kumayl menggeleng.
Imam Ali as berkata, "Ini adalah orang yg sama
yang membaca Alquran dengan suara merdu
dimana kau ingin menjadi rambut dan badannya.
Apakah sudah ditampakkan rahasia Tuhan
kepadamu ?"
Dalam riwayat2 hadis banyak ditemukan perkatan
Nabi bahwa ada zaman dimana banyak manusia
yang membaca Alquran sedangkan Alquran itu
sendiri melaknat perbuatannya. Bacaan itu
bahkan tidak sampai dikerongkongannya.
Ia menjadi sombong dan zolim karena merasa
paling beragama. Pandangannya dibutakan dan
hatinya mengeras. Ia sibuk dengan ritual2 tanpa
sedikitpun mengisi akal dan hatinya dengan
spiritual. Yang mengenaskan, ia bahkan menjual
ayat2 itu dengan bahasa sedekah, bahasa
keimanan dan banyak bahasa lainnya. Tujuannya
apa ? Keuntungan duniawi bagi dirinya.
Banyak dari kita yang lupa, kalau masalah
keimanan, iblis lah jagonya. Ibadahnya ratusan
tahun lamanya. Pakaiannya tauhid, tapi Tuhan
tahu bahwa ia tidak bisa melepaskan
kesombongannya.
Terkadang saya merasa bahwa secangkir kopi
jauh lebih jujur dari seorang manusia. Ia pahit
dan tidak menyembunyikan kepahitannya. Ia
hitam dan tidak menyembunyikan warnanya. Tapi
dari semua yang tampak sebagai kekurangan
dimata sebagian orang, disitulah sebenarnya
kelebihannya.
Sudah lama saya meninggalkan mengikuti
pemikiran manusia berdasarkan baju agamanya,
karena lebih mulya belajar dari manusia yang
mampu mengedepankan ahlaknya.

Thursday, November 5, 2015

Dr Ahli Bedah dan Pesawat

KISAH nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal bernama Dr. Ishan tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tibs diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: “Saya ini dokter spesial, tiap menit nyawa manusia bergantung pada saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?”
Pegawai menjawab: “Wahai dokter, jika Anda terburu-buru Anda bisa menyewa mobil, tujuan Anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.”
Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.
Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. Terdengar suara seorang wanita tua: “Silahkan masuk, siapa ya?”
Terbukalah pintunya.
Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam teleponnya. Ibu itu tersenyum dan berkata: “Telepon apa Nak? Apa Anda tidak sadar ada dimana? Di sini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan untuk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan Anda.”
Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak di atas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do’a yang panjang.
Dokter mendatanginya dan berkata: “Demi Allah, Anda telah membuat saya kagum dengan keramahan Anda dan kemuliaan akhlak Anda, semoga Allah menjawab do’a-do’a Anda.”
Berkata ibu itu: “Nak, Anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do’a-do’a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.”
Bertanya Dr. Ishan: “Apa itu do’anya?”
Ibu itu berkata: “Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada di sini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo’a kepada Allah agar memudahkannya.”
Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: “Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do’a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah swt telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mu-min dengan do’a.
Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.”

Sumber : Islampos

Friday, September 11, 2015

Hijrah





HIJRAH

Proses hijrah itu memang berat. Prosesnya pun bertahap. Orang yang berhijrah adalah orang yang dipilih oleh Allah mendapatkan hidayah. Maka berbahagialah jika sudah ada kemauan dan tekad kuat untuk berhijrah, karena itu adalah bibit hidayah yang sudah muncul. Jagalah ia karena itu adalah anugrah Allah yang sangat berharga.

Tinggal kita harus berusaha dan sabar. Pelan tapi istiqomah. Meninggalkan masa lalu yang kelam menuju cahaya Allah yang terang.

Orang yang sudah berhijrah, maka Allah tidak akan memandang bagaimana ia dulu. Tapi Allah akan melihat bagaimana ia sekarang.

Tetap semangat menuju kebaikan. Semoga perjuangan hijrah kita mendapat pahala besar di sisiNya. Dan menjadi hujjah yang kuat buat lita nanti di akhirat. Aamiin

Instagram @kartun.muslimah

Share dan tag sahabat ukhti. Mari saling menyemangati 


Sumber : source 

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semoga gw makin istiqamah dalam jalan Nya.

kemabli menemukan makna hidup yang sebenarnya.

Semoga..

Monday, March 30, 2015

Apa itu Mental Blok?

::: MENTAL BLOCK :::
apa itu MENTAL BLOCK.?...
definisi secara tepatnya saya kurang paham
tapi sederhananya MENTAL BLOCK saya artikan dengan:

"Pikiran Negatif yang selalu melihat masalah pada suatu peluang yang hadir"
sebagai contoh:
peluang jualan baju gamis hadir dihadapan,
tapi yang langsung terlintas adalah
PIKIRAN NEGATIF
diantaranya:
-. Takut ga laku
-. Saingannya berat
-. Gak punya modal
-. Malu sama keluarga, saudara atau teman
-. Gak tau caranya
-. dll
PIKIRAN-PIKIRAN NEGATIF tersebut merupakan
MENTAL BLOCK yang menghalangi seseorang
untuk segera BERTINDAK memulai langkah awal
menindaklanjuti Peluang yang Hadir dihadapannya
jadi INTI SOLUSInya adalah:
"Kalo mau sukses itu jalani apa yang kita mampu dan ada di hadapan kita saat ini detik ini, intinya ACTION dulu jangan mikirin HASIL..
jika saat ini ada peluang jualan baju gamis dihadapan kita,
maka langsung lakukan langkah awalnya,
kalo sekarang yg bisa dilakukan cuma add teman tertarget di fb satu2,
ya udah lakukan saja itu,
sambil terus mencari cara cepat lainnya sambil jalan,,
bertahap,
setelah punya akun fb dengan teman tertarget lanjut nyari barang,
setelah dapet barang lanjut promosi,
dan seterusnya dan seterusnya"
logikanya:
"kalo kita rumah di bandung lalu pengen pergi ke jakarta,
tapi didepan rumah ga ada bis dan kita hanya bisa jalan kaki aja,
ya udah jalan kaki aja ke terminal bis,
nanti di terminal baru naik bis,,
kalo kita berharap bis yang nyamperin dateng kerumah,
mau sampai kapan menunggu.???"
Silahkan SHARE
MLM = Multi Level Manfaat
(Saya Berkah Anda Berkah)
Insya Allah
smile emotikon
‪#‎ImSuperNewbie‬

Monday, January 26, 2015

Fahri Hamzah - Korupsi Soal Gampang

"Fahri: Korupsi Soal Gampang"
1. Kalau kita mau jujur berpikir pasti ketemu jawabannya....
2. Korupsi soal gampang...kapasitas aparatnya aja yang belum memadai...jadi jangan nakut2in...
3. Kita lahir ke dunia ini dengan standar manusia..yang jahat manusia yang baik juga manusia...
4. Dalam teori kurva normal...pada dasarnya yang normal itu mayoritas...yang tidak normal itu ekstrem minoritas..
5. Masih ingat kan ini? (gbr curva)
6. Aplikasinya gini: manusia super baik itu minoritas dan manusia super jahat itu minoritas. Kebanyakan normal.
7. Maka jangan salah membaca peta masyarakat...penjahat itu minoritas..
8. Jangan bikin kita seolah hidup dan dikepung kejahatan...nanti bisa jadi teroris Sampeyan...
9. Jangan juga berharap manusia harus kayak malaikat...mustahil...
10. Manusia hanya perlu terus belajar...makanya tugas terpenting manusia itu ya belajar...
11. Kembali ke cerita lama..perintah membaca diturunkan pertama kali sebelum yg lain..
12. Di dalam cerita belajar itulah nanti muncul orang pintar yang sangat baik...dan kita berharap demikian..
13. Orang2 baik yang kapasitasnya di atas rata2 memang diperlukan...
14. Merekalah yang harus memimpin...bukan orang baik yang bodoh...
15. Bahkan dalam pandangan sebagian ahli dan ulama Islam..orang "biasa" yang tegas lebih utama dari orang sangat baik yg lemah..
16. Orang terlalu baik tapi lemah itu nanti kebaikannya hanya bagi diri sendiri tapi kelemahannya akan diderita oleh rakyat.
17. Dan sebaliknya orang yg biasa tapi tegas, yg biasa bagi dirinya tapi ketegasannya akan menyelamatkan bangsanya...
18. Kita sepertinya mengalami trend yang beda...orang tegas kita anggap sombong...
19. Tapi orang yang secara simbolik "sangat alim" kita anggap segalanya..
20. Sehingga suatu urusan diserahkan kepada bukan ahlinya..datanglah bencana...
21. Jangan ada yg tersinggung ya..karena ini semua diskusi..bahwa bukan masalah yg banyak..tapi kapasitas kita rendah.
22. Nanti kalau kapasitas pemimpinnya bagus...ini soal kecil semua. Sangat sederhana.
23. Mari kita doakan agar pemimpin kita kapasitasnya tambah baik. Agar masalah jadi kecil.
24. AMIIN...
*dari twit @Fahrihamzah, Senin malam (26/1/2015)

====================================================================

Nggak usah dihubung2kan sama, "Ah Fahri Hamzah kan orang PKS, yang korupsi sapi itu kan", dsb.
Yang mau gw tekankan disini adalah, bagaimana cara hidup kita agar menjadi orang yang baik. Atau apakah kita secara tak sadar adalah orang yang tidak "baik" ?
Apapun dan bagaimanapun pilihan anda, andalah yang menentukan. Hidup-hidup anda........
Gw nggak perduli jika anda mengambil jalan lain setelah membaca ini.
Yang gw lakukan adalah menuliskan ini, menyebarkan ini agar pikiran anda terbuka.

Jika hati kotor, maka seluruh tubuh juga kotor (rangkuman Hadist Nabi Muhammad Saw)





Ah,
Gw benci polisi,
Gw benci orang-orang bodoh..




 

Sunday, January 25, 2015

Semangat, Motivasi, Ilmu

Himmah (semangat) adalah gejolak yang terus bergelombang, angin puyuh yang bergulung-gulung. Dia adalah lompatan ke puncak, dan terbang ke angkasa. Himmah adalah hati yang bergolak, cita-cita yang memandang jauh ke depan. Barangsiapa yang dikarunia himmah, maka semangatnya akan membawa dirinya berkelana walaupun dia tinggal di tempatnya. Dengan bermodalkan himmah seseorang akan mampu melakukan perjalanan jauh, walaupun dia duduk dirumah.
Kerenanya, belajarlah untuk berpacu dengan waktu, berkompetisi dengan malam-malam yang terus berlalu. Segeralah, segeralah, karena anda tergerus malam dan tertelan siang.
Jalan yang panjangnya satu mil, bisa ditempuh hanya dengan satu langkah. Kura-kura bisa menang atas serigala karena di terus melakukan perjalanan dengan tekun walaupun dia melangkah sangat lambat. Sebab serigala menggantungkan diri pada kecepatan langkahnya sehingga dia terpaku diam.
Tali itu memberi bekas pada batu, karena terus menerus digoreskan. Gunung menjadi berlubang karena air itu terus menetes. Barangsiapa yang tekun dan rajin, maka dia akan tumbuh berkembang.
Manusia itu bentuknya, dalam rupanya, dagingnya, darahnya sama. Mereka hanya berbeda dengan semangat. Sehingga satu dari mereka dianggap sama dengan ribuan manusia.
Sungguh mengherankan jika ada orang yang menghabiskan hidupnya hanya untuk membersihkan kecoa di rumah dan nyamuk atau hanya menonton TV mengikuti berita gosip, menonton sepak bola.
Hendaknya kita dalam hidup ini kita mempunyai semangat tinggi yang tidak mengenal lelah. Semua tenaga dan kemampuan yang kita miliki, kita gunakan untuk melakukan hal-hal yang berfaedah. Sama sekali tidak pantas apabila ada seorang mukmin yang kehilangan semangat untuk meraih cita-cita tinggi.
Motivasi adalah semangat yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Orang yang mempunyai motivasi kuat jika ia merasa dirinya masih belum sampai cita-cita mulia yang menjadi targetnya.
Ibnu Qayyim berkata, “Tanda-tanda benarnya keinginan keras adalah jika keinginan dan perhatian seseorang adalah Ridha Rabbnya dan bersiap siaga setiap saat untuk berjumpa dengan-Nya, dia akan menyesal atau gusar apa bila waktu berlalu bukan dalam keridhaan Dia. Segala hal urusannya, kesibukannya adalah dia tidak menaruh perhatian dan harapan kepada selain Allah baik dikala siang atau malam.”
Kesadaran dan semangat tinggi bukanlah monopoli para intelektual, pejabat, guru atau ustad saja, setiap orang mempunyai potensi yang sama untuk menumbuhkan kesadaran dan semangat yang tinggi, mungkin pada hari ini anda menjadi murid seseorang, namun besok anda bisa juga sudah menyamai guru anda dan lusa anda sudah mengungguli kemampuan guru anda.
Rasulullah saw memberi semangat agar mempunyai motivasi (semangat) yang tinggi yaitu agar manusia mendapatkan surga firdaus
“Sesungguhnya di surga ada seratus tingkatan yang dipersiapkan oleh Allah swt untuk mujahidin fisabilillah. Jarak antara satu tingkatan dengan tingkatan yang lain adalah sejauh jarak langit dan bumi. Bila kalian memohon kepada Allah swt, mohonlah untuk dianugerahi surga al-firdaus karena ia adalah tingkatan surga terbaik dan tertinggi. Saya melihat di atasnya ada 'arsy Tuhan dan ia menjadi sumber mata air sungau-sungai yang ada di surga (HR Bukhari & Ahmad)
Makanya tak heran begitu semangatnya pasukan Hamas melawan tentara-tentara Israel, karena ingin mendapatkan surga terbaik dan tertinggi. Dan banyak berbondong-bondong pergi ke Suriah untuk berjihad membela Islam.
Motivasi tinggi menutupi amal yang kurang sempurna
“Sesungguhnya Allah telah menetapkan mana hal-hal yang termasuk kebaikan dan mana hal-hal yang termasuk keburukan. Kemudian Dia menerangkan bahwa barang siapa berkehendak melakukan satu kebajikan kemudian ia tidak jadi melakukannya, maka Allah menetapkan satu pahala kebajikan secara utuh kepada orang tersebut. Apabila ia berkehendak melakukan kebajikan kemudian melakukannya, maka Allah menetapkan pahala sepuluh hingga tujuh ratus kebajikan, bahkan pahala yang berlipat-lipat kepada orang tersebut. Dan barangsiapa berkehendak melakukan keburukan, namun ia tidak jadi melakukannya, maka Allah menetapkan satu pahala kebajikan secara penuh untuknya. Apbila ia berkhendak melakukan keburukan dan kemudian melakukannya, maka Allah menetapkan satu ganjaran dosa kepadanya (QS HR Bukhari, Muslim dan Ahmad)
“Barangsiapa dengan tulus hati memohon mati syahid kepada Allah maka Allah akan menempatkannya pada derajat orang-orang yang mati syahid, meskipun nantinya ia mati di atas kasur (HR Mulsim)
Allah swt berfirman, “Siapa pun yang berhijrah di jalan Allah, niscaya ia akan mendapatkan peluang yang sangat besar dan rezeki yang sangat banyak di muka bumi ini. Siapa pun yang keluar dari rumahnya untuk berhijrah di jalan Allah dan Rasul-Nya, kemudian ia mati dalam perjalanan hijrah, maka pasti Allah akan memberikan pahala kepadanya. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada para hamba-Nya yang berhijrah (QS An-Nisaa[4]100)
Orang yang telah menyiapkan diri untuk berjihad, tetapi terlebih dahulu meningal dunia, oleh Rasulullah saw juga dianggap sebgaai syahid. Beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah azza wa jalla memberikan pahala kepadanya sesuai dengan kadar niatnya (HR Abu Dawud, an-Nasai, Ibnu Majah, Ahmad)
Barangsiapa akan melakukan shalat malam, tetapi ia tertidur, maka ia mendapat kan pahala shalatnya tersebut dan tidurnya dianggap sebagai dispensasi (HR Abu Dawud, Ahmad)
Semangat para salafus sholeh
Al-Mutabbi berkata, “Jika kamu mempunyai kemampuan untuk mengungguli ulama dan ahli zuhud, maka lakukanlah. Mereka adalah laki-laki biasa, kamu juga seperti mereka (laki-laki biasa). Orang yang hanya duduk-duduk saja tidak mau berusaha meningkatkan kualitas dirinya disebabkan rendahnya semangat dan rendahnya kemauan. Sadarlah kamu berada di tengah-tengah medan kompetisi waktu berjalan begitu cepatnya janganlah kamu terus-terusan bermalas-malasan! Segala hal yang terlepas dan terlewat hanyalah disebabkan kamu ini malas-malasan, segala sesuatu yang kamu gapai itu karena kamu mau berusaha dan bersungguh-sungguh. Perumpamaan semangat dalam hati seperti gejolak air dalam tungku yang dipanaskan.
Ketika kematian datang menghampiri, Ibnu Taimiyah berkta kepada orang yang membacakan al-Qur'an di sisinya, “Bacakan al-Qur'an. Syahkhul Islam tersebut meninggal ketika al-Qur'an yang dibacakan untuknya sampai pada ayat “Orang-orang yang bertakwa kepada Allah masuk kedalam surga yang mempunyai taman-taman dan sungai-sungai. Penghuni surga duduk di tempat-tempat yang disenangi di sisi Allah, Maharaja yang memiliki kekuasaan tak terkira besarnya (QS Al-Qamar [54]54-55)
Imam Ahmad pernah ditanya sama sesorang, kapan anda beristirahat? Jawab beliau, “Aku beristirahat saat aku berada di surga.
Amir bin Qais hendak meninggal dunia ia menangis. Ada seseorang yang bertanya kepadanya, “Apa yang menyebabkanmu menangis? Imam amir menjawab, “Bukannya saya menangis karena takut mati atau karena cinta dunia. Akan tetapi, tangisanku ini karena (tidak bisa lagi) berpuasa di siang hari yang panas dan sholat tahajud di malam yang dingin. Beginilah semangat mereka disaat kematian datang ingin sekali mereka melakukan amal-amal kebaikan.
Pernah suata saat Ibnu Taimiyah lari-lari di pegunungan Dasmakus di suriah, di tanya sama seseorang kenapa anda berlari-lari, beliau menjawab saya mempersiapkan diri, sewaktu-waktu musuh-musuh Allah menyerang kesini. Perhatikan bagaimana semangatnya beliau disaat tidak perang, beliau mempersiapkan diri. Bagaimana dengan kita sudahkah mempersiapkan diri untuk berjihad?
Ibrahim bin  Adham berkata, “Aku pernah mengunjungi orang ahli ibadah yang menderita sakit. Maka, ketika melihat kedua kakinya, ia menangis. Lalu, aku bertanya, “Kenapa kamu menangis? Ia menjawab, “Kedua kaki ini belum pernah terkena debu medan perang. Lalu ia menangis lagi maka ditanyakan kepadanya, “Apa yang yang membuatmu menangis? Ia menjawab, “Aku menangis hariku yang berlalu tidak puasa dan menangisi malamku berlalu tidak qiyamulail. Wahai saudaraku pernah kita menangis saat sakit karena tidak bisa melakukan amal ibadah, ataukah kita manangis karena sakit saja?  
Abu Muslim al-Khulani sengaja menempatkan cambuk di dinding rumahnya, jika dia merasa malas melakukan ibadah. Beliau mengambil cambuknya dan memukul-mukul ke betisnya sambil berkata, “Kamu lebih pantas dipukul daripada hewan ternakku.”
Beliau juga pernah berkata, “Mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw bukanlah monopoli para sahabat saja. Demi Allah, saya akan berusaha untuk bergabung dan mengikuti jejak mereka hingga mereka tahu bahwa di belakang mereka ada generasi tangguh yang mulia. Lihatlah saudaraku semangatnya.
Imam al-Hasan berkata, “Barangsiapa menyaingimu dalam urusan agamamu saingilah ia! Akan tetapi, bila ada orang yang menyaingi mu dalam masalah duniawi, hendaknya kamu melemparkan dunia itu kelehernya.”
Imam Syafi'i pernah ditanya, “Seperti apakah kecintaanmu terhadap ilmu? Imam Syafi'i menjawab, “Saya akan selalu mendengar kan ilmu layaknya orang yang belum pernah mendengarkannya. Sampai-sampai semua anggota tubuhku ingin mempunyai telinga supaya bisa merasakan kenikmatan yang dirasakan oleh telinga.” Ketika ditanya lagi, “Seperti apa obsesimu terhdap ilmu? Ia menjawab, “Saya ingin merasakan dan mengumpulkan semua ilmu serta merasakan kenikmatan sebagaimana orang-orang ingin merasakan kenikmatan dan mengumpulkan beragam bentuk gemerlap duniawi. Ia ditanya kembali, “Seperti apakah semangatmu mencari dalam mencari ilmu? Ia menjawab, “Seperti usaha seorang ibu dalam mencari anak satu-satunya yang hilang. “ Subhanallah
Menjelang kematiannya, Abu Musa al-Asy'ariy selelu berusaha meningkatkan ibadahnya hingga ada orang yang menyarankan kepadanya, “Hendaknya anda mengasihi diri anda sendiri!
Abu musa menjawab, “Tahukah anda? Apakah kuda teleh dilepas dan mendekat tujuannya, ia akan mengeluarkan semua tenaga yang dimilikinya, sisa umurku sangat sedikit.

Monday, January 19, 2015

3 Pertanyaan dari Pemuda Shalih untuk Calon Istri



 Ini adalah sebuah kisah tentang seorang pemuda shalih yang sedang mencari calon pendamping hidupnya. Meskipun belum diketahui pasti apakah ini kisah nyata atau fiktif, namun semoga pelajaran yang terkandung di dalamnya dapat bermanfaat bagi para muslimah terutama yang belum menikah. Semoga kisah ini dapat menginspirasi dan menjadi renungan bagi para muslimah untuk selalu memperbaiki diri.
Ada seorang pemuda yang shalih, tampan, pendidikannya baik dan umurnya telah mencukupi untuk menikah. Kedua orangtuanya telah memberikan usulan calon istri padanya, namun semuanya ditolak oleh sang pemuda shalih. Tiap kali ada wanita yang dihadirkan di rumahnya, namun jawabannya selalu sama, “Dia bukanlah orangnya!”
Pemuda itu mengatakan bahwa kriteria yang diinginkannya adalah sosok muslimah yang religius dan taat menjalankan agamanya (shalihah). Kemudian orangtuanya menemukan sosok wanita yang dirasa memenuhi kriteria pemuda itu. Wanita yang dimaksud memang terlihat religius dan juga cantik.
Akhirnya wanita itu dipertemukan dengan pemuda shalih tersebut. Kemudian mereka berbincang-bincang dan pemuda tersebut mempersilakan sang gadis untuk bertanya apa saja pada dirinya. Kemudian, dengan semangat sang gadis banyak bertanya tentang pemuda tersebut. Tak satupun pertanyaan yang tidak dijawab oleh pemuda itu dengan ramah dan sopan, sehingga wanita itu merasa gembira. Namun, setelah cukup lama mengobrol si wanita mulai bosan dan berharap pemuda itu ganti menanyainya.
Lalu, pemuda itu berkata, “Aku hanya akan menanyakan tiga hal padamu,”
Sang Wanita cukup girang, hanya tiga? Okelah, silakan.
“Siapakah yang paling kamu cintai, yang kamu cintai melebihi siapapun yang ada di dunia ini?”
Wanita itu menjawab dengan mantap,”Ibuku,” Ini pertanyaan yang mudah, pikir si gadis.
“Kamu bilang, kamu banyak membaca Al-Qur’an, bisakah kamu memberitahuku surat mana yang kamu ketahui artinya?”
Wanita itu tersipu malu, dia tidak yakin akan menjawab karena dia belum banyak belajar tentang arti surat-surat dalam Al Qur’an yang dibacanya karena sibuk. Dia berjanji akan memelajarinya nanti.
“Aku telah dilamar untuk menikah, dengan gadis-gadis yang jauh lebih cantik dan pintar daripada dirimu, Mengapa saya harus menikahimu?”
Mendengar pertanyaan ketiga ini, sang wanita meradang dan mengadukan hal itu kepada orangtuanya perihal pertanyaan sang pemuda. Ia mengatakan pada orangtuanya bahwa dia tidak ingin menikahi pemuda itu karena dia telah menghina kecantikan dan kepintarannya.
Kemudian orangtua pemuda itu bertanya mengapa pemuda itu menyinggung perasaan gadis itu dan membuatnya sedemikian marah? Pemuda itu telah menyiakan jawabannya sendiri.
Pertanyaan pertama, gadis itu mengatakan bahwa yang paling dia cintai adalah ibunya. Orangtuanya bertanya, “Apa yang salah dengan hal itu?” Pemuda itu menjawab, “Tidaklah dikatakan Muslim, hingga dia mencintai Allah dan RasulNya (shalallahu’alaihi wa sallam) melebihi siapapun di dunia ini”. Jika seorang wanita mencintai Allah dan Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) lebih dari siapapun, dia akan mencintaiku dan menghormatiku, dan tetap setia padaku, karena cinta itu, dan ketakutannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kami akan berbagi cinta ini, karena cinta ini adalah yang lebih besar daripada nafsu untuk kecantikan.
Pertanyaan kedua, wanita itu bilang dia sibuk sehingga tidak sempat belajar Al Qur’an. Maka aku pikir semua manusia itu mati, kecuali mereka yang memiliki ilmu. Dia telah hidup selama 20 tahun dan tidak menemukan waktu untuk mencari ilmu, mengapa Aku harus menikahi seorang wanita yang tidak mengetahui hak-hak dan kewajibannya, dan apa yang akan dia ajarkan kepada anak-anakku, kecuali bagaimana untuk menjadi lalai, karena wanita adalah madrasah (sekolah) dan guru terbaik. Dan seorang wanita yang tidak memiliki waktu untuk Allah, tidak akan memiliki waktu untuk suaminya.
Pertanyaan ketiga, wanita itu marah ketika aku bertanya apa yang membuatnya pantas untuk aku nikahi sedangkan telah banyak wanita yang datang lebih cantik lagi pintar daripada dia. Orangtanya berkata bahwa itu sesuatu yang menyebalkan bagi seorang wanita. Pemuda itu menjawab, “Nabi (shalallahu’alaihi wa sallam) mengatakan ‘Jangan marah, jangan marah, jangan marah’, ketika ditanya bagaimana untuk menjadi shalih, karena kemarahan adalah datangnya dari setan. Jika seorang wanita tidak dapat mengontrol kemarahannya dengan orang asing yang baru saja ia temui, apakah kalian pikir dia akan dapat mengontrol amarah terhadap suaminya?
Pelajaran yang dapat diambil dari kisah diatas adalah dalam sebuah pernikahan hendaknya orang lebih mementingkan ilmu, bukan kecantikan. Beramal, bukan hanya berceramah atau membaca. Mudah memaafkan dan tidak gamang marah. Keshalihan dan ketaatan kepada Allah, bukan hanya nafsu.
Sedangkan memilih pasangan hendaknya adalah orang yang mencintai Allah SWT di atas segalanya yang ada di dunia ini, mencintai Rasulullah Saw di atas manusia yang lain, Memiliki ilmu islam dan mau beramal dengan ilmu tersebut, dapat mengontrol kemarahan, dan mudah diajak musyawarah atau berkomunikasi.
Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Wanita dinikahi karena empat hal, (pertama) karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang agamanya baik, jika tidak maka kamu akan tersungkur fakir”. (HR. Bukhori no. 5090, Muslim no. 1466)
Semoga kisah diatas dapat memberi hikmah dan manfaat bagi kita semua. Aamiin.

Sumber : here

Monday, December 15, 2014

Mensyukuri Nikmat Allah Swt

Seorang mandor bangunan yang ada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang sedang bekerja di bawah ..
Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil ,, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan ..
Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas ,, di lemparnya uang Rp 1.000 - yang jatuh tepat di sebelah si pekerja ..
Si pekerja hanya memungut uang Rp 1.000 tersebt dan melanjutkan pekerjaannya ..
Sang mandor akhirnya melemparkan uang Rp 100.000 dan berharap si pekerja mau menengadah 'sebentar saja' ke atas ..
Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang Rp 100.000 dan kembali asyik bekerja ..
Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja .. Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor ..
Cerita tersebut di atas serupa dengan kehidupan kita ,, اَللّهُ selalu ingin menyapa kita ,, akan tetapi kita selalu sibuk mengurusi 'dunia' kita ..
Kita diberi rejeki sedikit maupun banyak ,, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur kepada NYA...
Bahkan lebih sering kita tidak mau tahu dari mana rejeki itu datang ,,
Bahkan kita selalu bilang ..
kita lagi 'HOKI'
Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabur dengan rejeki milik اَللّهُ
Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan 'batu kecil' yg kita sebut musibah ..
Agar kita mau menoleh kepada-NYA ..
Sungguh اَللّهُ sangat mencintai kita ,, marilah kita selalu ingat untuk menoleh kepada NYA .. Sehingga tak perlu lagi lemparkan batu kecil lagi saat IA rindu dan ingin berkomunikasi dengan kita ..
# Semoga bermanfaat
Selamat beraktifitas!

Tuesday, October 7, 2014

Antum Sudahkan punya Binaan?

Antum, sudahkah punya binaan?
...
Sejatinya kekaderan seseorang tdk diukur dari seberapa reaktif ia melakukan pembelaan ketika kafilah dakwah dikritik di media sosial,
Atau seberapa ia membuat isu2 politis di dunia maya,
Kader dakwah sejatinya adalah mereka yg memiliki binaan. Yg tanpa lelah meluangkan waktu utk mengisi halaqah. Membangun umat, mempersiapkan generasi baru utk melanjutkan biduk dakwah di masa depan. Krn dakwah membutuhkan penerus di dunia nyata, bukan sekadar maya.
Benarlah yg dikatakan Syaikh Ahamd Qadiri al-'Ahdal: innal akhi shadiq laa budda an yakuuna murabbiyan., "Seorang al-akh yg benar, tidak bisa tidak, ia harus mjd Murabbi"
Seandainya setiap ikhwah cukup membina satu orang pertahun, semestinya jumlah kader dakwah bertambah 500% pada tiap hajat 5 tahunan.
Namun senyatanya tidak. Ini artinya banyak ikhwah yg melabeli dirinya dengan identitas 'kader', namun tak mampu merekrut kader baru meski hanya 1 orang pertahun.
Banyak yg merasa sudah "benar2 kader", hanya krn sudah merasa melakukan pembelaan atas setiap kritik atau pandangan berbeda thd kafilah dakwah di sosial media, bahkan tak jarang meragukan kekaderan orang lain yg tak lakukan pembelaan serupa. Padahal orang lain itu sdh mencetak banyak kader baru.
Bagus nian pertanyaan ini: "antum, sudah punya berapa binaan?"
@mistersigit

Tuesday, September 16, 2014

Jangan Menyia-nyiakan Makanan

#‎KisahSejati‬
MENGHARGAI TIAP BUTIR NASI
Jerman adalah sebuah negara industri terkemuka. Di negara seperti ini, banyak yang mengira warganya hidup foya-foya. Ketika saya tiba di Hamburg, saya bersama rekan-rekan masuk ke restoran. Kami lihat banyak meja kosong.
Ada satu meja di mana sepasang anak muda sedang makan. Hanya ada 2 piring makanan & 2 kaleng bir di meja mereka. Saya bertanya dalam hati apa hidangan yang begtu simple dapat disebut romantis & apa si gadis akan meninggalkan si pemuda kikir tsb?
Kemudian ada lagi beberapa wanita tua di meja lainnya. Ketika makanan dihidangkan, pelayan membagi makanan tersebut & mereka menghabiskan tiap butir makanan yang ada di piring mereka.
Karena kami lapar, rekan kami pesan lebih banyak makanan. Saat selesai, tersisa kira-kira sepertiganya yang tidak dapat kami habiskan di meja.
Begitu kami hendak meninggalkan restoran, wanita tua yang dari meja sebelah berbicara pada kami dalam bahasa Inggris, kami paham bahwa mereka tidak senang kami memubazirkan makanan.
"Kami yang bayar kok, bukan urusan kalian berapa banyak makanan yg tersisa," kata rekanku pada para wanita tua tsb. Wanita-wanita itu meradang. Salah satunya segera mengeluarkan HP & menelpon seseorang.
Sebentar kemudian seorang lelaki berseragam Sekuritas Sosial pun tiba. Setelah mendengar tentang sumber masalah pertengkaran, ia menerbitkan surat denda Euro 50 pd kami. Kami semua terdiam.
Petugas tsb berkata dgn suara yang galak, “PESAN HANYA YANG SANGGUP ANDA MAKAN, UANG ITU MILIKMU TAPI SUMBER DAYA ALAM INI MILIK BERSAMA. ADA BANYAK ORANG LAIN DI DUNIA YANG KEKURANGAN. KALIAN TIDAK PUNYA ALASAN UTK MENSIA-SIAKAN SUMBER DAYA ALAM TSB.”
Pola pikir dari masyarakat di negara makmur tsb membuat kami semua malu benar, KAMI SUNGGUH HARUS MERENUNGKAN HAL INI. Kita ini dari negara yang tdk makmur-makmur amat. Untukk gengsi, kita sering pesan banyak & sering berlebihan saat menjamu orang.
PELAJARAN INI MENGAJARI KITA UNTUK SERIUS MENGUBAH KEBIASAAN BURUK KITA. “MONEY IS YOURS BUT RESOURCES BELONG TO THE SOCIETY.”
Jadi mari mulai mengurangi pemubaziran, karena uang memang milikmu, tapi sumber daya alam itu milik bersama.
Sahabat Ummi... jangan lupa menghabiskan tiap butir nasi yang telah kita ambil, Rasulullaah Saw bahkan menganjurkan kita untuk menjilati sisa-sisa makanan yang ada di jari jemari kita, karena keberkahan mungkin saja ditemukan dari butir-butir terakhir tersebut...
Selamat makan siang...

Tuesday, September 9, 2014

Tetap Semangat Berusaha

Saya akan memberikan sedikit ilustrasi :
Anda tahu pohon bambu cina? Jika anda termasuk orang yang tidak sabar menunggu pertumbuhan sebuah tanaman, mungkin pohon bambu tersebut sudah menjadi korban anda.
Pohon bambu cina tidak akan menunjukkan pertumbu
han berarti selama 6-7 tahun pertama, mungkin hanya tumbuh beberapa puluh cm saja. Namun setelah waktu tersebut, pertumbuhan pohon bambu cina tidak dapat dibendung, ia tumbuh begitu cepatnya dan ukurannya bukan lagi cm melainkan meter.
Sebetulnya apa yang terjadi pada pohon bambu cina tersebut? …. Selama 6-7 tahun pertama, ia bukannya tidak mengalami pertumbuhan, hanya saja kita memang tidak melihat pertumbuhannya dengan kasat mata. Fokus pertumbuhan pohon bambu cina pada waktu tersebut adalah pada akar, bukan pada batang. Pohon bambu cina sedang menyiapkan pondasi yang kuat agar ia bisa menopang ketinggiannya yang berpuluh-puluh meter.
Bayangkan apa yang terjadi jika pohon bambu cina tidak mempunyai akar yang cukup kuat untuk menopang ketinggiannya? Sedikit tiupan angin saja akan membuatnya tumbang.

Jika anda seringkali mengalami kegagalan dan merasa koq jauh sekali dari kesuksesan yang anda impikan, bukan berarti anda tidak mengalami perkembangan. Justru anda sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam diri anda. Mental anda sedang ditempa dan dipersiapkan menuju kesuksesan anda. Sama halnya dengan pohon bambu cina tersebut.
Jika anda hanya mengharapkan sebuah hasil yang instan, apapun itu, nasib anda akan seperti pohon bambu yang tidak memiliki akar yang kuat. Sedikit goncangan saja, anda akan jatuh begitu kerasnya.

Jadi sekali lagi bersyukurlah dengan segala kemalangan dan kegagalan anda, anda akan memperoleh kekuatan karenanya.

Tuesday, September 2, 2014

Rumus Truk Sampah

Suatu kali aku menaiki taksi menuju bandara.
Sopirnya mengemudi dengan sangat sopan dan mematuhi aturan lalu lintas. Ia berjalan pada posisi yang benar.
Namun tiba-tiba sebuah mobil menyerobot ke depan kami dari arah tempat parkir dengan cara sangat mengejutkan.
Dengan reflek sopir taksi menekan rem sekencang-kencangnya. Taksi berhenti mendadak dan slip. Untung saja taksi itu berhenti ketika sedikit lagi akan bertabrakan dengan mobil yang datang tiba-tiba itu.
Sopir mobil tersebut memutar kepalanya ke arah kami. Sambil berlalu ia berteriak mengeluarkan caci maki dan sumpah serapah, seperti biasanya yang dilakukan sebagian orang Mesir.
Akan tetapi, anehnya sopir taksi hanya tersenyum dan melambaikan tangannya. Beda kali ini, tidak seperti biasanya.
Aku jadi heran sekali atas sikapnya. Lalu aku bertanya: Kenapa anda melakukan itu? Bukan kah orang itu hampir saja mengirim kita ke rumah sakit dengan keugal-ugalannya?
Di sini lah sopir taksi itu mengajariku suatu pelajaran yang sangat berharga. Hingga aku namai apa yang ia ajarkan itu dengan: "Rumus Truk Sampah".
Dia berkata: "Kebanyakan manusia seperti truk sampah. Ia berkeliling ke seluruh sudut kota dengan membawa tumpukan sampah. Sampah keterbelakangan, frustasi, kebodohan, kemarahan, kekecewaan, kegerahan dan kebosanan.
Ketika seluruh sampah itu sudah terakumulasi di dalam diri mereka, mereka butuh untuk mengeluarkannya pada suatu tempat. Boleh jadi pada saat tertentu, terjadi penumpahannya terhadap dirimu".
Pelajaran:
Jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati. Barangkali kamu lewat bertepan di saat penumpahan sampah-sampah itu. Senyum sajalah, lalu lambaikan tangan. Do'akan mereka supaya baik-baik saja. Selanjutnya berlalulah dengan hati damai.
Hati-hati, jangan sampai kamu mengantongi sampah-sampah itu, yang nantinya mesti pula kamu tumpahkan kepada orang lain. Baik itu di tempat kerjamu, di rumah atau juga di jalan.
Rumus ini berlaku bukan hanya di jalan, tapi di mana saja kita berinteraksi dengan orang lain. Semua orang mengalami tumpukan sampah di dalam dirinya, kecuali orang yang dirahmati Allah. Orang yang selalu membersihkan jiwanya dengan zikir dan istighfar.

Tuesday, July 15, 2014

Orang kaya yang memilih hidup miskin

Jika kebanyakan orang bekerja keras mencari uang agar menjadi kaya raya, salah satu miliarder terkaya di dunia ini justru susah payah mengumpulkan harta untuk hidup miskin. Adalah Sulaiman Al Rajhi, salah satu orang terkaya di dunia yang memilih menyumbangkan seluruh hartanya termasuk uang tunai, saham dan propertinya.
Meski demikian, dia tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia dan sukses mencetak uang hingga US$ 6 miliar atau Rp 73,16 triliun (kurs: Rp 12.193 per dolar AS) dari industri perbankan yang dipimpinnya. Di usianya yang ke-93 tahun, dia merasa harta dan kekayaan bukanlah hal yang penting.
Padahal, dia pernah jatuh miskin sebanyak dua kali dalam hidupnya. Uniknya, sekarang saat dia telah memiliki semua yang dikejarnya, Al Rajhi melepaskan semua hartanya begitu saja.
Diakuinya berbeda dengan kondisi melarat sebelumnya, kemiskinan yang menimpanya kali ini disertai rasa bahagia, tenang dan damai. Bagi pria yang hanya lulus Sekolah Dasar (SD) ini, seluruh kekayaan yang dimiliki manusia hanyalah titipan Tuhan semata.
Mengapa pria tua kaya raya ini rela melepas semua hartanya dan senang hidup miskin? Berikut kisah unik kehidupan Sulaiman Al Rajhi seperti dikutip dari Forbes, Al Rajhi Bank, Arab News, dan sejumlah sumber lainnya, Kamis (9/1/2014):
- Seluk beluk kehidupan dan bisnis Al Rajhi di masa muda
Pria bernama lengkap Sulaiman Abdul Aziz Al Rajhi ini lahir di Jeddah, pada 1920. Dia tidak lahir dari keluarga kaya yang membuatnya hanya mampu belajar hingga jenjang Sekolah Dasar.
Setelah itu, kondisi penuh kemiskinan membuat dia bersama dua saudara laki-lakinya berjuang sekuat tenaga mencetak pundi-pundi uang. Bersama dua saudara kandungnya tersebut, Al Rajhi berhasil mendirikan bank syariah terbesar di dunia, Al Rajhi Bank.
Dari industri perbankan dan sejumlah perusahaan yang didirikannya, Al Rajhi juga aktif berinvestasi di bursa saham Arab Saudi. Dia berhasil meyakinkan perbankan di wilayah Eropa dan Amerika untuk ikut bekerja sama di bidang perbankan syariah dan terus berhasil menambah jumlah kekayaannya.
- Konglomerat yang pilih hidup miskin tanpa uang
Sulaiman Al Rajhi merupakan miliarder yang terkenal pemurah dan sangat memegang teguh ajaran-ajaran Islam. Kemurahan hatinya membuat miliarder yang satu ini tampak sangat unik.
Uniknya, di saat para konglomerat lain berlomba-lomba menumpuk kekayaan, pria berusia 93 tahun ini justru melimpahkan seluruh harta kekayaan yang dia miliki pada anak-anaknya. Hingga saat ini, Al Rajhi tidak memiliki uang tunai, properti atau saham-saham yang biasa menghiasi kehidupannya.
Harta yang dia sisakan untuk hidupnya hanyalah pakaian yang sehari-hari dikenakannya. Semasa hidupnya dia pernah dua kali merasakan hidup melarat tanpa uang sedikitpun. Kondisi itu membuatnya sangat paham mengenai hal sekecil apapun tentang uang.
Berbeda dengan dulu, kemiskinan yang saat ini dialaminya justru disertai perasaan bahagia, tenang dan damai. Hidup miskin yang kini dijalaninya murni merupakan pilihan dan keputusannya sendiri.
- Alasan Al Rajhi memilih hidup miskin
Hanya satu alasan yang membuat Al Rajhi memutuskan untuk hidup miskin, sesuai dengan keyakinan yang dianutnya, seluruh kekayaan di muka bumi ini adalah milik Allah semata. Bagi Al Rajhi, manusia yang dipercaya untuk menjaganya dan tidak pantas merasa memilikinya.
Sementara alasan membagi hartanya sebelum dia tutup usia adalah guna meningkatkan rasa persaudaraan dan kasih sayang antar anak-anaknya. Menurut dia, keharmonisan keluarganya jauh lebih penting dibandingkan harta dan kekayaan.
Selain itu, dia juga tak mau menghabiskan masa tuanya hanya untuk mencari uang. Dia ingin menikmati waktu yang sangat berharga dalam hidupnya untuk hal-hal yang lebih berguna. Dia juga dengan aktif membagi setiap uang yang mengalir ke kantongnya untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.
Uniknya, miliarder yang satu ini bekerja sekuat tenaga untuk keluar dari kemiskinan dan setelah kaya raya justru memilih menyumbangkan semua hartanya dan kembali hidup tanpa uang.
- Miliarder yang memiliki 23 anak
Tidak banyak yang menyebutkan berapa jumlah istri Al Rajhi, yang jelas, pria lanjut usia ini tercatat memiliki 23 anak. Dia sangat mencintai seluruh anak-anaknya dan selalu mendorong semua keturunannya untuk bekerja keras.
Al Rajhi sangat yakin bahwa untuk menjadi kaya raya setiap orang harus berusaha sekuat tenaga. Alasan dia membagi hartanya pada seluruh anaknya agar keturunannya tidak tinggal diam dan bekerja mengelolanya.
Dia juga tipikal ayah yang tidak mau bekerja seumur hidupnya hanya untuk menyuapi anak-anaknya. Menurut dia, seluruh keturunannya harus berusaha mengembangkan bisnis yang diwariskannya guna terus bertahan hidup.
Sejauh ini seluruh anaknya mengaku puas dengan keputusannya tersebut. Namun bukan hanya Al Rajhi yang memiliki banyak anak, saudara kandungnya, Saleh Al Rajhi bahkan memiliki 61 anak dari hubungan pernikahannya dengan tujuh wanita.
- Miliarder lulusan SD yang lebih suka bergaya hidup sederhana
Hingga menginjak usia 80-an tahun, Al Rajhi masih sangat aktif bekerja layaknya orang-orang berusia muda. Dia mulai menunaikan tugasnya sejak subuh hingga larut malam.
Semasa menjalani bisnisnya, dia tidak pernah memiliki pesawat pribadi dan selalu bepergian menggunakan kelas ekonomi. Menurut dia, Allah tidak menyukai umatnya yang angkuh dan bersikap secara berlebihan.
Uniknya, meski dia menumpang pesawat milik maskapainya sendiri, dia tetap mengeluarkan uang untuk membeli tiket layaknya penumpang lain. Tanpa pesawat pribadi sekalipun, lewat maskapainya dia tetap memiliki banyak pesawat komersial yang beroperasi atas namanya.
Bahkan semasa hidupnya, dia tak pernah keluar negeri dalam rangka berlibur. Al Rajhi lebih suka menikmati perjalanan melintasi gunung dibandingkan menikmati tempat wisata di tempat lain.
- Prestasi dan kehidupannya di hari tua
Sulaiman Al Rajhi merupakan salah satu miliarder tertua di dunia. Saat ini, dia telah berusia 93 tahun dan masih aktif mengurus lembaga amal yang didirikannya.
Setiap hari, pria lansia ini tak pernah terlihat berpangku tangan. Dia memusatkan konsentrasinya pada yayasan amal tersebut dan bepergian ke Riyadh, Qassim, Al-Jouf, dan Al-Laith untuk sekadar mengawasi jalannya badan amal yang dipimpinnya.
Semasa bergelut di dunia bisnis, dia memiliki peranan yang luar biasa dalam membangun bank syariah terbesar di dunia. Selain itu, dia juga terkenal sebagai konglomerat yang aktif memerangi kemiskinan hingga memperoleh penghargaan internasional bergengsi karena tindakannya tersebut.
Dia juga berhasil meyakinkan para pemimpin bank sentral dunia termasuk Bank of England, bahwa perbankan syariah mampu berperan sebagai penggerak perekonomian global.

Wednesday, June 18, 2014

Penjual Kemoceng Tunanetra


Kemarin siang selepas shalat Dhuhur di Masjid Kampus, saya rebahan sejenak salah satu tiang masjid. Di sebelah saya ada tumpukan keset dan kemoceng. Beberapa saat kemudian, seorang pria paruh baya yang tunanetra berjalan mendekati saya. Ternyata keset dan kemoceng itu barang dagangannya.

Pak Suwaji namanya. Usianya 55 tahun, tinggal di Sewon, Bantul. Dengan kondisi fisiknya yang tidak bisa melihat, setiap hari ia memanggul keset dan kemoceng berjalan kaki menyusuri jalanan kota Jogja. Itu sudah dilakukannya bertahun-tahun untuk menghidupi keenam anaknya. Saat ditanya alasan mengapa ia tetap keluar rumah untuk berdagang, ia menjawab sederhana, "Saya ndak mau menyusahkan orang lain, mas."

Yang membuat saya kagum, Pak Suwaji ini selalu rutin shalat Dhuhur di masjid kampus shalat Ashar di masjid Mardiyah dekat RSUP dr. Sardjito. Kondisinya yang kehilangan penglihatan tak menghalanginya untuk tertib melangkahkan kaki ke masjid saat mendengar kumandang adzan. Masya Allah.

Bagi saya, orang-orang seperti pak Suwaji ini adalah orang mulia. Dengan keterbatasan fisiknya, ia tidak menistakan dirinya dengan meminta-minta. Apalagi ia selalu rajin shalat ke masjid menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim, meski harus meraba-raba jalan yang ia lalui.

Rasulullah bersabda:
“Sungguh salah seorang diantara kalian pergi mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu di punggungnya, itu lebih baik baginya dari pada ia meminta-minta kepada orang lain, baik orang lain itu memberi ataupun tidak memberinya.” ~HR Al Bukhari

Jika Pak Suwaji yang tunanetra saja rajin shalat jama'ah ke masjid dan semangat bekerja, lantas bagaimana dengan Anda?


Sumber : here

Monday, June 2, 2014

How Angry Birds Started Story

Hari ini gw benar-benar tersentak karena sebuah gambar.
Gambar apakah itu?


Gambar yang menyadarkan gw untuk tetap berusaha menggapai cita-cita gw untuk membuat game studio. Walau lingkungan sekitar gw merendahkannya.


SEMANGAT!

There is no failure except in no longer trying..
Tidak ada kegagalan selain ketika tidak lagi mencoba.

Thursday, April 24, 2014

Juara Olimpiade Pun Bisa Lahir dari "Kotak Amal"


JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pria berperawakan gempal menapaki panggung berukuran besar. Langkahnya tenang, setenang pancaran wajahnya. Dia, Raden Ridwan Hasan Saputra, salah satu peraih anugerah Tokoh Perubahan 2013 dari salah satu harian nasional.

Setelah menerima trofi, Ridwan berjalan menuju podium yang telah disediakan di sisi kiri panggung. Di hadapannya ada banyak tokoh, termasuk pejabat sekelas menteri. Ia tak berhenti tersenyum. Sepertinya, itu cara dia supaya tak grogi.

"Saya bingung kenapa saya dipilih," ujar Ridwan membuka kalimat dari atas podium di Gedung Teater Jakarta, Senin (21/4/2014) malam. Dia merasa tak pernah berbuat hal istimewa. Tawa hadirin pun pecah. Tepuk tangan riuh menyusul.

Ini kisah Ridwan

Ridwan adalah pengajar Matematika di lembaga les yang dia bangun pada 2001, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), di Bogor, Jawa Barat. Pada tahun yang sama, ia menyelesaikan studi di Pascasarjana Teknologi Pertanian IPB.

Pada awalnya, KPM hanya punya dua murid usia sekolah dasar. Dia sulap rumah tipe 21 miliknya menjadi tempat belajar bagi para siswa KPM. Ridwan mengaku saat itu tak berkecil hati. Dengan telaten dia bagikan ilmu yang dia punya kepada para siswa.

Dua tahun berlalu. Ridwan pun mulai membuat terobosan istimewa. Dia hapus patokan tarif untuk siswa. Sebagai ganti, dia sediakan sebuah keropak untuk menampung uang dari siswa. Nominalnya? Seikhlasnya.

Keropak adalah semacam kotak amal. Dari foto yang diperlihatkan dalam penghargaan itu, kotak tersebut tampak berbahan kardus biasa. Agar rapi, sampul kertas coklat melapisi kotak itu.

Isi dari keropak dipakai Ridwan untuk menutup biaya operasional lembaga les tersebut. Bila masih ada lebih, barulah dia pakai untuk kepentingan lain. Dia berkeyakinan, niat baik memang tak selalu mudah dijalani. "(Namun) kesibukan ini seperti hobi yang dikerjakan dengan senang hati."

Hasil mulai terlihat

Hari berlalu, tahun pun berganti. Ketelatenannya mulai menampakkan hasil. Pada medio 2007, ia berhasil membawa empat anak didiknya bertanding dalam Olimpiade Matematika tingkat SD di India. Di sana, rombongan kecil Ridwan ini menyabet tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Kabar baik itu menyebar dari mulut ke mulut warga di sekitar rumahnya. Orang yang awalnya menggunjing kini berbalik memujinya. Banyak orangtua yang kemudian tertarik menitipkan anak mereka mengikuti les di KPM.

Jumlah murid Ridwan terus bertambah. Namun, sistem pembayaran di lembaga lesnya tetap tak berubah. Keropak dan seikhlasnya.

Kini, 2014, KPM sudah punya cabang di enam kota. Selain di Bogor, KPM juga ada di Surabaya, Solo, Depok, Bekasi, dan Semarang. Jumlah muridnya 2.500 orang, dari tingkat SD dan SMP.

Dari jumlah siswa itu, 1.100 anak masuk kategori kelas khusus. Bila dulu Ridwan mengajar sendirian bak hobi, sekarang Ridwan punya 25 karyawan dan 100-an staf pengajar.

Rahasia metode pengajaran

Ada dua hal yang diterapkan Ridwan di KPM. Pertama, metode seikhlasnya. Prinsip ini berlaku bagi semua murid dan staf pengajar. Tujuannya, kata Ridwan, memberikan ruang yang lebar untuk anak miskin mendapatkan hak pendidikan.

Kedua, metode Matematika nalaria realistik. Dengan metode ini, Ridwan mengedepankan belajar Matematika yang menyenangkan dan tidak fokus pada hafalan. Semua siswa dilatih menggunakan soal-soal yang terkait kehidupan sehari-hari.

Di luar itu, Ridwan juga mewajibkan semua siswa yang beragama Islam untuk mengaji dan mendirikan shalat. Ia ingin membentuk pribadi yang seimbang, yaitu unggul secara akademis dan memiliki kedalaman religius.

"Kadang-kadang saya suka bilang, yang nggak shalat dan ngaji nggak boleh belajar di sini. Akhirnya semua pada shalat," kelakar Ridwan. Tentu saja, itu hanya cara dia mengingatkan para siswa dan mengajak mereka membangun kesadaran.

Paling berkesan, ungkap Ridwan, adalah saat tim dari lembaganya berhasil menorehkan hasil baik pada Junior Balkan Mathematical Olympiad (JBMO) di Turki, beberapa tahun lalu. Dalam kompetisi itu, siswa-siswanya mengalahkan pesaing kuat dari Amerika Serikat dan Rusia dengan mendapatkan dua emas dan dua perunggu.

"Dengan rendah hati, maaf Pak Menteri, kami juga pernah mengalahkan tim dari Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) di Olimpiade Matematika," ucap Ridwan malu-malu. Salah satu tamu dalam penghargaan malam itu adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh.

Risiko dan rezeki

Segala hal punya risiko dan konsekuensi logis. Tak terkecuali aktivitas Ridwan. Pada saat bersamaan dia bergelut dengan idealisme dan realitas kehidupan keluarga.

Ridwan sekarang sudah berkeluarga, dengan satu istri dan tiga anak. Putri pertamanya duduk di bangku kelas III SD.

Dengan metode bayar seikhlasnya, Ridwan tentu saja tak dapat berbuat banak. Uang keropak yang dia buka setiap dua pekan sekali kerap hanya habis untuk biaya operasional, termasuk honor karyawan dan staf pengajar.

Bukan sekali dua kali, Ridwan mendapati keropak-nya kosong melompong. Tak ada satu pun siswa yang memasukkan uang ke sana. Nombok, tentu saja.

Beruntung, kehidupan rumah tangga Ridwan berjalan harmonis. Kesulitan yang datang silih berganti tak menggoyahkan bahtera tersebut.

Sebagai gambaran, Ridwan berpindah kontrakan sebanyak enam kali sejak pertama mendirikan KPM. Dia memilih pindah kontrakan bila tak punya biaya untuk memperpanjang sewa.

Akhirnya, Ridwan membawa istri dan tiga anak mereka ke rumah orangtuanya di Ciomas, Bogor, Jawa Barat. "Sebenarnya yang lebih pantas dapat penghargaan itu ibu saya atau istri saya," ujar dia.

Ridwan pun bercerita lagi. Pada suatu ketika dia sangat terdesak kebutuhan keluarga. Uang yang dia miliki tak seberapa. Beberapa ikat singkong menjadi solusi untuk mengisi perut keluarga ini.

"Saya bilang sama istri saya, hidup dengan saya itu tegang. Kadang-kadang harus siap jual motor atau jual rumah," ucap Ridwan. Meski begitu, dia bertekad melanjutkan apa yang sudah di lakoni lebih dari satu dasawarsa.

Ridwan berharap ada banyak tempat belajar seperti KPM di tempat lain. Tujuannya satu saja, "Memberikan hak yang sama untuk anak-anak Indonesia." Ridwan mengaku tak pernah khawatir mengenai rezeki.

"Ini adalah cara yang saya pilih untuk bersyukur kepada Tuhan," kata Ridwan. "Dengan begitu, tak ada lagi yang perlu dirisaukan." Dia berkeyakinan, Tuhan hadir menemani setiap langkahnya.

"Ibu saya bilang, jadi laki-laki jangan lembek karena kita punya mimpi besar. Dengan beribadah, maka rezeki di langit dan di dalam bumi akan turun dan keluar," tutur Ridwan.

Sumber : here

----------------------------------------------xXx--------------------------------------------------------

Harapan saya? Semoga semakin banyak orang yang membawa bangsa ini yang dapat memotivasi dan mengamalkan ilmu "keihklasan"

Terima kasih pak. Semangat anda layak ditiru

Tuesday, April 22, 2014

KISAH SEPIRING NASI dan SEGELAS TEH MANIS YANG LUAR BIASA

Dikutip dari kaskus
Inspiratif Story..
Sebuah cerita inspiratif yang gw harap ada pengemis-pengemis palsu yang baca, tukang parkir yang baca, dan manusia-manusia lainnya.

Bismillah......
----------------------------------------------------xXx----------------------------------------------------




 "SAYA BELUM MAKAN SEJAK KEMARIN, TAPI SAYA BELUM DAPAT UANG DARI HASIL CARI SAMPAH DAN SAYA TIDAK MAU MINTA, KARENA SAYA BUKAN PENGEMIS" Tutur seorang bapak tua.

silahkan dibaca bagus banget untuk renungan.

Kisah mengharukan tentang kehidupan seorang tukang sampah di Jakarta ini diceritakan oleh seorang kaskuser yang merupakan pegawai kantor di daerah sana. Sang tukang sampah tidak banyak bicara, namun perilaku beliau sungguh menusuk hati kita semua. Derajat moralnya jauh lebih tinggi daripada moral tokoh-tokoh politik negeri ini yang terlibat kasus korupsi. Mari kita simak kisah nyata singkat tentang seorang Tukang Sampah ini.

Barusan ane istirahat makan di kantor ane, kebetulan kantor ane di daerah yang lumayan 'minus' sih gan.. kalo agan-agan yang ada di Jakarta mungkin tau daerah Stasiun Kota kaya gimana. Banyak pengemis, gelandangan dan orang-orang yang tingkat kehidupannya (maaf) dibawah
kesejahteraan.

Sebelum nyari makan, ane beli rokok dulu gan biar tar abis makan ga bingung nyari rokok.. Ane nyalain satu batang.. Sambil nge-rokok ane jalan buat nyari tempat yang enak buat duduk dan makan. sampe akhirnya ane nemu sebuah tempat yang menurut ane enak dan teduh,ane celingukan soalnya
semua tempat duduk uda dipake orang-orang. Di sela-sela celingukan ane, seorang bapak tua bilang ke ane:

"Silakan pak, disini aja duduk sama saya" katanya.. ane iyain aja gan, meskipun rada panas tapi yang ada cuman disitu doang.. Ane perhatiin bapak itu gan, orangnya uda tua banget, kurus, giginya uda ompong,rambutnya uda putih semua, bawa-bawa tas besar ama kresek isinya plastik-plastik gitu. Dimulailah obrolan ane ama bapak
itu gan.

A : Ane, B : Bapak --------------------------------
A: lagi nunggu apa pak?
B: nggak mas, ini cuma duduk-duduk aja abis cari sampah seharian.. capek..
A: Jalan dari jam brapa pak?
B: dari pagi mas, uda lumayan banyak dapetnya ini..
A: oohhh...

Obrolan sempat brenti bentar gan, ane nikmatin rokok, bapaknya ngerapiin plastik2nya gitu.. Sampe pada akhirnya ane liat si Bapak pijet2in kepalanya gitu sambil hela napas panjang..

A: pusing ya pak? siang2 panas gini emang bikin pusing..
B: (ketawa kecil) iya mas.. agak pusing kepala saya..
A: bapak ngerokok? ini kalau bapak mau..
(sambil ane sodorin rokok ane yang tinggal sebatang)
B: nggak mas makasih, saya nggak ngerokok.. sayang uangnya, mending buat makan daripada beli rokok.. lagian ga bagus juga buat badan.
Dalem ati gw rada tertohok juga gan..
A: iya juga sih pak.. (nginjek rokok ane) Abis itu gw denger suara perut gan.. *kruuuuukk*
gitu. Gw spontan noleh ke arah si bapak.

A: Bapak belum makan pak?
B: (senyum) belum mas, aga nanti mungkin..
A: wah, tar tambah pusing pak?
B: iya mas, saya udah biasa kok..
ga lama, kedengeran lagi bunyi perutnya gan..
A: Bapak beneran ga mau makan pak?
B: iya mas,nanti aja...
gw uda ngerasa kalo bapak ini bukannya ga mau makan gan,tapi beliau ga punya uang buat makan..
A: bentar ya pak, saya ke warung dulu pesen makan..
B: oh.. iya mas, silakan..
ane nyamperin tukang nasi padang terdekat, ane pesen buat ane sendiri ama ane inisiatif beliin nasi ma ayam buat si bapak. Selese pesen, ane bawa tu nasi dua piring ke tempat duduk tadi, trus duduk.. Ane mau langsung ngasi tapi kok ane takut kalo bapaknya salah tangkep ato tersinggung gan, jadi ane akting dikit. Ane pura-pura dapet telpon dari temen ane.

A: (pura2 telpon) yaaah? ga jadi kesini? uda gw beliin
nih... ooohh.. gitu... yauda deh gapapa.. *belaga tutup telpon*
A: wah payah nih temen saya,uda dibelikan makanan ternyata ga jadi..
B: (senyum) ya ga papa mas,dibungkus aja nanti bisa dimakan sore..

A: wah, keburu basi pak kalo nanti sore.. dimakan sekarang pasti ga abis.. gimana ya? mmmm... Bapakkan belum makan siang,ini makanan daripada sayang ga ada yang makan gimana kalo bapak aja yang makan pak? nemenin saya makan sekalian pak..
B: waduh mas, saya ga punya uang buat bayarnya..
A: gapapa pak, makan aja.. saya bayarin dah! saya lagi ulang taun hari ini..(bo'ong)
B: wah.. beneran ga papa mas? saya malu..
A: lho? ngapain malu pak? udah bapak makan aja..
B: iya mas, selamat ulang tahun ya mas..
A: iya pak.. bapak mau mesen minum sekalian nggak? saya mau pesen..
B: nggak mas.. nggak usah.. Ane manggil tukang minuman, ane mesen 2 es teh manis..
B: lho mas? saya nggak pesen.
A: iya pak, saya beli dua.. haus banget soalnya..(ane bo'ong lagi gan) Tanpa gw duga gan, si bapak netes aermatanya.. beliau ngucap syukur berkali kali.. beliau ngomong ke ane..
B: mas, saya makasih sudah dibelikan makanan.. saya belum makan dari kemarin sebetulnya. cuma saya malu mas, saya inginnya beli makan sama uang sendiri karena saya bukan pengemis.. saya sebetulnya lapar sekali mas, tapi saya belum dapet uang hasil nyari sampah..

Ane tertegun denger omongan beliau gan, ga sadar ane ikut ngerasa perih banget dalem ati.. nyesek banget dalem ati ane,ane secara ga sadar hampir netesin aermata.. tapi ane berlagak cool..

A: yauda, bapak makan aja nasinya.. nanti kalau kurang saya pesankan lagi ya pak? jangan malu- malu..

B: (masi nangis) iya mas.. makasih banyak ya mas.. nanti yang diatas yang bales..

A: iya pak makasi doanya.. Akhirnya ane makan berdua ama beliau,sambil cerita-cerita.

Dari cerita beliau ane tau kalo beliau punya dua anak, yang atu uda meninggal karena kecelakaan. yang atunya uda pergi dari rumah ga pulang-pulang udah 3tahun. istri beliau uda meninggal kena kanker tahun lalu. dan parahnya lagi rumahnya diambil ama orang kredit gara-gara ga bisa ngelunasin uang pinjaman buat ngobatin istrinya.. Miris banget ane dengerin cerita beliau gan, sebatang kara, ga punya rumah, anaknya durhaka, jarang makan.. malah beliau crita pernah dipalak preman waktu mulung di jakarta..

Rasanya ane beruntung banget ama kondisi ane sekarang, ane nyesel pernah ngeluh tentang kerjaan ane, tentang kondisi kosan ane, dsb.. sedangkan bapak ini dengan kondisi yang serba kekurangan masih selalu tersenyum.. rasanya sepiring nasi padang dan segelas es teh yang ane kasi ga setimpal banget ama pelajaran yang ane dapet.. Tadi ane belum ambil uang, jadi ane cuma ngasi seadanya kembalian dari warung padang ke bapak
itu,itupun pake eyel2an dulu ma bapaknya soalnya beliau ga mau dikasi uang. tapi akhirnya dengan sedikit maksa ane kasi uang ke beliau. ane didoain banyak banget ama bapak tadi..

Dan ada satu hal yang bikin ane tercengang waktu mau ninggalin tempat tadi.. sambil jalan ane noleh ke belakang, si bapak udah ga ada.. ane cariin bentar,ternyata si bapak ada di depan kotak amal masjid masukin duit ke dalem kotakan itu! gw makin tersentuh ma beliau.. di tengah-tengah kesulitan yang beliau alami, beliau masi sempet amal! berbagi dengan orang lain..

Ane mewek gan.. ane ngerasa kecil banget sebagai manusia.. ane ngerasa ditunjukin sesuatu yang bener-bener hebat! Ane berdoa semoga bapak itu dilancarkan segala urusannya, diberi kemudahan dan rejeki berlimpah, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan.






Monday, March 17, 2014

Golongan Darah Apakah Anda??

Di Jepang, ramalan tentang
seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah
daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya,
golongan darah itu ditentukan oleh protein-
protein tertentu yang membangun semua sel di
tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan
psikologi kita.

SIFAT SECARA UMUM :

A : Terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama
tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg
kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan
politik: ‘destra’
B: nyantai, easy going, bebas, dan paling
menikmati hidup, kecenderungan politik:
‘sinistra’
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi
pada yg detil, kecenderungan politik:
‘centro’
AB : unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian
ganda, kecenderungan politik

Yg paling gampang ngaret soal waktu
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan
org :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu
besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Yg paling disukai utk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/
tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)

MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN

Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

Yg paling banyak meraih medali di
olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar.
Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat
jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan
pemimpin:
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-
solver)
2 A (krn berpribadi ‘minute’ dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan
darah :
1 O (berjiwa pemimpin)

Yg paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya:
1 O
2 AB
3 A
4 B

MENYANGKUT KESEHATAN:

Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling
joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut:
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi
suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring,
terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena
anoressia)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/
pilek:
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit
menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah
dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan
membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur:
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil
berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah
mengantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)

 










Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit
perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap
sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah
sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali
perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga
mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari
kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas
(berdasarkan data kepolisian)
1 A
2 B
3 O
4 AB


Sumber : here

Saturday, January 11, 2014

Dahsyatnya Sholat Malam

Fudhail bin ‘Iyâdh berkata, “Bila engkau tidak sanggup melaksanakan shalat (tahajjud) di malam hari dan puasa di siang hari, maka ketahuilah bahwa engkau orang yang terhalang (dari kebaikan) lagi banyak dosa.”

Seorang lelaki berkata kepada Hasan al-Bashri , “Sesungguhnya aku tidur dalam keadaan sehat, aku sangat ingin bangun mela…ksanakan shalat malam dan telah ku persiapkan air untuk bersuci, namun mengapa aku tetap tidak bisa bangun (disepertiga malam terakhir) ? ” Beliau menjawab, “Engkau telah dibelenggu oleh dosa-dosamu.”

Bila seseorang tidak bisa mengerjakan shalat malam, maka hendaklah dia merenungi pernyataan seorang dari generasi Salaf, “Bila engkau belum bisa mengambil bagian di waktu malam, maka janganlah engkau bermaksiat kepada Rabbmu di waktu siang.”

Sahl bin Sa’ad menuturkan,
“Jibril pernah datang menemui Nabi seraya berkata, “Hai Muhammad! Hiduplah sesukamu, sesungguhnya kematian pasti akan menjemputmu. Cintailah siapa saja yang engkau senangi, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengannya. Dan beramallah semaumu, sesungguhnya engkau akan menuai balasannya”.

Kemudian Jibril berpesan,
“Hai Muhammad, kemuliaan seorang Mukmin terletak pada shalat malam dan kehormatannya adalah pada saat ia tak lagi bergantung pada manusia.” (HR. Thabrani no. 831).