Showing posts with label kafir. Show all posts
Showing posts with label kafir. Show all posts

Wednesday, March 11, 2015

Dunia itu adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits yang berasal dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
"Dunia itu adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir".
Sabda Rasulullah itu sangat terang saat ini.
Bila orang kafir melakukan apapun sesuka hatinya, bicara kasar sampai mengabsen penduduk hutan satu parsatu, tetap dianggap pahlawan. Diberi titel "tegas, pemberani, jujur, dsb".
Namun bila seorang mukmin tergelincir bicara sedikit saja "qamatid dun-ya wa lam taq'ud", kata orang Arab. Maksudnya, seluruh dunia akan berdiri menghujat, dan tidak akan duduk atau berhenti sampai lenyap. Setelah dicek kembali ternyata bukan si mukmin yang mengatakan itu. Tapi cacian tetap berjalan sesuai selera si kafir.
Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan. Tapi ingat, di sana ada pengadilan yang akan menyelesaikan urusan antara kita.
"Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentang apa yang selalu mereka perselisihkan padanya". (As Sajdah: 25)
".....Dan orang-orang kafir itu bersenang-senang di dunia dan mereka makan seperti binatang-binatang makan. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka". (Muhammad: 12)

Sunday, December 14, 2014

Begini Canda Ulil Abshar Abdalla Lecehkan Allah




Bukan Ulil Abshar Abdalla jika tidak mencari sensasi dengan berbagai tingkahnya. Pada 14 November 2014 lalu, ia sengaja mengutip humor ala Gus Dur di timeline Facebooknya:
Seorang lelaki tua mengadu kepada Tuhan.
“Tuhan, saya punya tiga anak. Alhamdulillah, mereka adalah Muslim yang baik. Kecuali satu, Tuhan. Anak saya yang terakhir masuk Kristen. Kenapa Engkau takdirkan dia menjadi Kristen, Ya Tuhan? Kenapa? Bisa kasih pencerahan kah?”
Jawab Tuhan:
“Masih mending anakmu tiga orang, dan hanya satu yang masuk Kristen. Lha Aku punya anak satu-satunya dan masuk Kristen pula”.
Selamat pagi. Ini humor dari alm. Gus Dur.
Rekan-rekan Ulil pun berkomentar dengan tertawa, bahkan satu dua ikut memanas-manasi canda yang melecehkan tersebut.
Menanggapi candanya yang melecehkan Allah itu, Ustadz Hasan Al Jaizy, mendokan baginya, “Semoga Allah mencelakakan tangannya. Ya Allah, celakakanlah tangannya.”
Sementara, pengguna Facebook yang lain mengutip ayat Al Quran mengomentari candaan itu.
“Kaum Yahudi berkata, ‘Uzair adalah anak Allah.’ Itulah pernyataan mereka dengan lisan mereka yang menyerupai perkataan orang-orang kafir sebelumnya. Allah melaknat mereka. Oleh karena itu, kemana mereka itu dipalingkan? Mereka telah menjadikan pendeta dan ulama mereka sebagai sesembahan selain Allah, begitu pula terhadap Isa bin Maryam. Padahal mereka tidaklah diperintah kecuali supaya hanya menyembah Tuhan Yang Esa, tidak ada tuhan kecuali Dia, Tuhan Yang Mahasuci dari perbuatan syirik mereka.” (QS. At-Taubah: 30-31)
“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu) tentulah mereka akan menjawab: ”Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian berolok-olok? Tidak usah kalian meminta maaf, karena sungguh kalian telah kafir sesudah beriman.” (At Taubah: 65-66)

Sumber : here

================================================================

Semoga Allah membalas apa yang ia lakukan dengan balasan yang semestinya.

Gw sedikit bersyukur ketika menyadari bahwa Ulil telah kafir, dan itu telah ditetapkan oleh Alquran.

Terima kasih 

Tuesday, December 9, 2014

'TEST THE WATER' terhadap UMAT ISLAM

'TEST THE WATER' terhadap UMAT ISLAM
(Studi Kasus Anies Baswedan & Ust. YM)

Kasus Menteri Anies Baswedan yang merumuskan kebijakan Tata Tertib berdoa di sekolah, kemudian publik bereaksi keras, lalu akhirnya Menteri klarifikasi dan ngeles itu hanya wacana, semakin menguatkan dugaan berbagai pihak kalau Umat Islam sedang mengalami 'Test The Water'. Sejauh mana reaksi umat Islam terhadap kebijakan. Kalau diam, maka kebijakan dilanjutkan. Kalau berekasi keras, maka tinggal klarifikasi dan bilang 'itu hanya wacana'.

"Test case seperti melempar batu ke dalam air seberapa riak ummat ini. Satu-Satu. Ada tesa-antitesa, aksi-reaksi, sebab-akibat," ujar bu Wirianingsih Mutammimul Ula melalui akun twitternya @wirianingsih, Selasa (10/12/2014).

Tras Rustamaji (@rustamaji), seorang konsultan IT, juga menyatakan serupa:

1. Sudah makin kentara polanya. Mereka sedang melakukan "test the water" thd umat Islam.

2. Mereka membuat 'kebijakan', kalau para ulama kalem, kebijakan lanjut. Kalau ulama teriak tinggal ngeles 'wartawan salah nangkep! gak gitu'.

3. Dulu pas umat di ‪#‎testTheWater‬ dgn pelarangan takbir, ulama kalem. Akhirnya jadi deh itu kebijakan jalan.

4. Ingat #testTheWater perubahan dari pakaian muslim ke pakaian encim di sekolah (DKI)? umat protest, mereka ngeles 'itu cuma gosip! gak ada rencana'.

5. Dan, kalau ust. @Yusuf_Mansur nggak teriak, mereka nggak akan ngeles kayak gini.

6. Kita siap-siap aja sepanjang 5 tahun di #testTheWater. qurban & adzan dilarang, khotbah diatur, iman masjid mesti sertifikasi, dll.

"Iya persis spt rncana pnghapusan kemenag. Angkat isu lalu lihat reaksi tokoh2 "kunci". Kl dtolak ngeles kl diam ya bablas," tambah @surodilagan.

Maka menjadi tugas publik dan terutama para ulama untuk terus 'hadir' tidak berdiam.

"Ulama harus ada di setiap masa, mengikuti jejak para Nabi dan Rasul yg dihadirkan Tuhan Maha Pencipta agar manusia selamat sampai tujuan," demikian ungkap ibu Wirianingsih.

KEBIJAKAN ---> UMAT DIAM ---> REALISASI
KEBIJAKAN ---> UMAT PROTES ---> TINGGAL NGELES

Sumber : here

Saturday, November 8, 2014

Komentar FPI tentang Pandji Pragiwaksono



Hinaan dari komedian Katolik, Pandji Pragiwaksono: "FPI jangan dibubarkan dan harus tetap ada. Biar kita tahu kalo orang yang gak pernah sekolah jadinya kayak apa".

Maksud hinaan aktivis Gereja Katolik ini kita paham, namun herannya... Apakah dia TIDAK SADAR bahwa Yesus Kristus pun tidak pernah sekolah namun malah dia sembah menjadi Tuhan??? Lulusan manakah Tuhan dia itu? Bahkan untuk sekedar tau kapan musim buahpun tuhannya dia ini TIDAK TAU! :

[Markus 11:12] "Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridnya meninggalkan Betania,Yesus merasa lapar.

[Markus 11:13] Dan dari jauh ia melihat pohon Ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat KALAU-KALAU ia mendapat apa-apa pada pohon itu.Tetapi waktu ia tiba di situ, ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab MEMANG BUKAN MUSIM BUAH ARA."

Ayat ini menunjukkan dengan jelas, bahwa YESUS TIDAK MENGETAHUI MUSIM, oleh sebab itu Yesus bukan Tuhan, karena TUHAN ITU MAHA MENGETAHUI SEGALA SESUATU YANG DICIPTAKANNYA TERMASUK MUSIM dan buah yang terdapat pada sebuah pohon.

Kalau dia mau mengatakan aksi amar makruf nahi munkar oleh FPI itu adalah "anarkis" atau bahkan "kekerasan", walaupun FPI dan umat Islam lainnya melakukan aksi itu demi memberantas penyakit masyarakat macam lokalisasi pelacuran dan penjualan miras dan narkoba. COBA DONG BUKA BIBLEMU dan baca pake mata bahwa Yesus sendiri lebih parah melakukan "aksi anarkis" ketika melakukan "amar makruf nahi munkar"!

Bahkan Yesus lebih niat lagi melakukannya! Terbukti dengan membikin cambuk made in tangannya sendiri dari tali, yang kemudian dipergunakan untuk menyiksa dan mengusir para pedagang yang sedang mencari nafkah secara HALAL.

Bukan pedagang miras atau narkoba dan penyakit masyarakat lainnya yang diserang SECARA BRUTAL oleh Yesus, namun para pedagang merpati dll. Ini buktinya:

(Matius 21:12) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan MENGUSIR semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia MEMBALIKKAN MEJA-MEJA PENUKAR UANG DAN BANGKU-BANGKU PEDAGANG MERPATI

(Markus 11:15) Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia MENGUSIR orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. MEJA-MEJA PENUKAR UANG DAN BANGKU-BANGKU PEDAGANG MERPATI DIBALIKKANNYA.

(Lukas 19:45) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia MENGUSIR SEMUA PEDAGANG DI SITU.

(Yohanes 2:15) Ia MEMBUAT CAMBUK DARI TALI LALU MENGUSIR MEREKA SEMUA dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; UANG PENUKAR-PENUKAR DIHAMBURKANNYA KE TANAH DAN MEJA-MEJA MEREKA DIBALIKNYA.

Giliran Yesus melakukan "aksi anarkis" ala cowboy preman from Bethlehem... Dibelain dan dicari-cari alasan untuk membenarkannya!


Sumber : here

====================================================================

Manusia itu menarik.. Selalu dan gw selalu percaya itu.
Gw bukan tipe orang yang perduli terhadap perbedaan beragama, walau memang islam dan agama lain berbeda, tapi gw menghargai saja. Toh hidup adalah pilihan, dan hanya satu kali. 

Gw pun tak bisa menghakimi pendapat orang, pemikiran orang. Mereka bukan gw, dan gw bukan mrk.

Anyway, komentar abang satu ini, Pandji, terdengar nggak enak aja.
Kebanyakan membaca pemberitaan yang "keras" ?

Jika anda berkunjung ke markas FPI di ciputat, anda akan menemukan perbedaan bahwa fpi tidak seperti yang selama ini diberitakan media.

Memang di berita diberitakan FPI konflik dengan polisi, bla bla bla.
Tapi tahukah kalian, bahwa kalau mereka itu bertindak bukan tanpa sebab?
Ketika melakukan penutupan suatu tempat pelacuran missalnya, itupun atas laporan warga yang resah.
Dan prosedur untuk penutupan itu pun melalui surat peringatan.
Jika tidak didengar baru FPI "turun" bertindak.

Mengapa jika FPI mengadakan santunan untuk anak yatim tidak diberitakan media?
Jawabannya mudah, 
berita tersebut tidak menjual.

Always interesting, human.

Gw berharap FPI semakin solid, maupun banyak orang yang memandang mereka dari hal yang lebih mulia dan murni.

salah satu teman berkata,
kaum kafir berencana membubarkan FPI, tapi mereka tahu, jika mereka membubarkan FPI, yang ada hanyalah muncul FPI FPI baru dengan nama yang berbeda.
Karena itulah digunakan perang mental seperti ini.
membuat citra FPI seakan buruk.
Innalillah..


Gw bukan anggota FPI,
atau mungkin lebih gw sebut, gw belum tergabung di dalamnya.
Tapi melihat suatu hal yang mengganggu, menggelitik jiwa gw untuk menulis tulisan tentang nya.


***
gw respect sama pandji.
gw terkesan sama dia karena gaya bicara nya dalam stand up yang unik.
Tapi karena kasus macam ini, yang mungkin ia bicara dengan niat lawakan, hilang seketika respek gw.
Btw gw baru tau kalau dia kafir..





Wednesday, May 28, 2014

Ada Aura Anti Islam Dalam Tubuh Metro TV

Lihat kebunku, penuh dengan bunga


penulis Editorial Media Indonesia, melalui akun jejaring sosialnya
membeberkan borok anti Islam di dalam tubuh perusahaan media tersebut.
Dalam kicauan yang dipostingnya pasca merebak polemik tudingan Metro TV bahwa Rohis Sekolah merupakan sumber perekrutan terorisme, ia banyak membeberkan berbagai pengalaman yang ditemuinya selama ia bekerja di Media Group. Pada era 2000-an, saat Edy A Effendi bekerja di Media Group, ada empat sekawan yang berperan dalam soal isu agama.
“Mereka adalah Andy F Noya, Saur Hutabarat, Elman Saragih, dan Laurens Tato, kebetulan mereka adalah non muslim dan pengendali Media Group,” paparnya.
“Empat petinggi inilah yang punya peran penting mengakses berita. Surya Paloh tidak tahu menahu. Surya Paloh juga tidak tahu kalau beberapa kali disomasi.”
Edy menjelaskan bahwa di Metro TV posisi-posisi setrategis, pegawai Muslim disingkirkan.
“Sebagai mantan penulis editorial, saya tahu persis, bagaimana berita dipermainkan. Saya protes soal rekruitmen yg berbau SARA. Rekruitmen reporter sangat berbau SARA. Di rapat besar, saya protes ke Elman (Siregar). Rekruitmen reporter yang diterima banyak Non Muslim? Elman kaget. Dia bilang: ‘Sepanjang saya kerja di media, baru kali ini dikritisi soal ini.’ Jika ada 6 reporter yg diterima, komposisinya, 2 Protestan, 2 Katolik, 2 Islam. Ini fakta bukan fiksi. Saksi banyak.”
Edy juga menjelaskan bahwa Metro TV tidak menyukai PKS, sehingga berita-berita tentang PKS dinegasikan.
“Ketika menyudutkan demo PKS. Elman di Editorial Pagi Metro bilang (bahwa) yang demo anti AS (itu) tak beradab dan bodoh. Pernah juga soal editorial yang menghina umat Islam Palestina. Umat Islam Indonesia tak perlu bela Palestina, Penulisnya Laurens Tato. Jadi, kalau ada demo PKS, meski sangat massif, tak boleh dipajang di halaman pertama,” tuturnya.
“Pernah PKS demo besar-besaran memprotes Bill Clinton ke Indonesia. Pas rapat redaksi, Yohanes Widad, asisten redaksi pelaksana, meminta foto jangan dipasang (di) halaman 1. Mereka tak suka PKS.”
Edy menyatakan bahwa apa yang ia ungkapkan tersebut bukanlah karena ia membenci agama selain Islam, baginya urusan agama adalah soal privasi, yang ia inginkan dari apa yang disamaaikannya ini adalah demi objektivitas dan anti diskriminasi.
“Sudah lama, saya siap lahir batin melawan Elman cs. Kultwit saya soal Media Group bukan dendam atau apapun. Tapi ulah mereka sudah di luar batas,” pungkasnya.


Sumber : here