Showing posts with label masehi. Show all posts
Showing posts with label masehi. Show all posts

Tuesday, January 1, 2013

Selamat Tahun baru 2013!!

Post pertama gw di tahun baru 2012 :).

Selamat Tahun Baru 2013 buat yang merayakannya.
gw nggak bilang kalo gw nggak ngerayain. Cuma ya nggak perlu bakar-bakar uang buat beli kembang api, petasan, tiket konser dan sebagainya. Juga nggak perlu temenin pacar ampe pagi kelewat malem. Duit gw nggak cukup buat bayar-bayar hal seperti itu. 
Kayaknya cukup refleksi tahun 2012 lalu dilupakan dan digantikan target tahun baru 2013 ini.

Akhirul kata, target dan tujuan sudah di depan mata, tinggal diri kita yang harus menggapainya.
Jangan pernah menyerah.



M Luthfan Mursyidan
http://permatakebaikan.blogspot.com/
Selasa, 1-1-2013


Thursday, January 5, 2012

Tahun baru dan perayaannya

Sebenarnya udah lama saya mau posting artikel ini, tapi belum sempat berhubung banyaknya tugas dan pekerjaan, anyway akhirnya bisa posting artikel ini juga.


Tidak terasa tahun 2011 sudah berlalu. Dan tibalah tahun 2012 menggantikan tahun sebelumnya. Satu hal yang tidak berubah setiap tahunnya adalah perayaan tahun baru dengan ledakan dan tiupan terompet. Ramai ketika malam pergantian tahun dimulai dan menyajikan suasana yang meriah di tempat-tempat yang telah ditentukan.


Aneh memang, karena melihat kondisi rakyat Indonesia yang bergelut dengan himpitan ekonomi namun memaksakan untuk mengikuti acara yang pastinya memakan waktu dan hanya membuang waktu itu. Manusia hanya memikirkan kesenangan dunia yang jelas-jelas pasti akan ditinggalkannya. Hidup yang hanya sekali dan jiwa yang hanya satu tidak menunjukkan bukti jelas bahwa kehidupan ini hanyalah sebuah kefanaan belaka.


Kenapa kita harus bersukaria ketika malam pergantian tahun masehi, padahal jelas-jelas budaya kembang api dan sebagainya bukanlah milik kita?


Kenapa harus begitu? Apa kita sudah tidak berpikir dan tidak mau perduli lagi?


Saya berpikir…


Seandainya, ketika malam pergantian tahun, ditengah ledakan kembang api, dan tiupan terompet, terjadilah sesuatu yang sama; Malaikat Israfil tiba-tiba iseng ikut meniup terompetnya(sangkakala), kemudian terdengarlah letusan gunung berapi(baca: petasan/ kembang api), kira-kira apa yang akan terjadi?


-Kepada Diriku yang selalu naïf terhadap kehidupan-

Tahun baru dan perayaannya

Sebenarnya udah lama saya mau posting artikel ini, tapi belum sempat berhubung banyaknya tugas dan pekerjaan, anyway akhirnya bisa posting artikel ini juga.


Tidak terasa tahun 2011 sudah berlalu. Dan tibalah tahun 2012 menggantikan tahun sebelumnya. Satu hal yang tidak berubah setiap tahunnya adalah perayaan tahun baru dengan ledakan dan tiupan terompet. Ramai ketika malam pergantian tahun dimulai dan menyajikan suasana yang meriah di tempat-tempat yang telah ditentukan.


Aneh memang, karena melihat kondisi rakyat Indonesia yang bergelut dengan himpitan ekonomi namun memaksakan untuk mengikuti acara yang pastinya memakan waktu dan hanya membuang waktu itu. Manusia hanya memikirkan kesenangan dunia yang jelas-jelas pasti akan ditinggalkannya. Hidup yang hanya sekali dan jiwa yang hanya satu tidak menunjukkan bukti jelas bahwa kehidupan ini hanyalah sebuah kefanaan belaka.


Kenapa kita harus bersukaria ketika malam pergantian tahun masehi, padahal jelas-jelas budaya kembang api dan sebagainya bukanlah milik kita?


Kenapa harus begitu? Apa kita sudah tidak berpikir dan tidak mau perduli lagi?


Saya berpikir…


Seandainya, ketika malam pergantian tahun, ditengah ledakan kembang api, dan tiupan terompet, terjadilah sesuatu yang sama; Malaikat Israfil tiba-tiba iseng ikut meniup terompetnya(sangkakala), kemudian terdengarlah letusan gunung berapi(baca: petasan/ kembang api), kira-kira apa yang akan terjadi?


-Kepada Diriku yang selalu naïf terhadap kehidupan-